Review
Selasa, 14 Juli 2020 | 14:35 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP HESTU YOGA SAKSAMA:
Selasa, 14 Juli 2020 | 06:51 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & alat
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:55 WIB
STATISTIK KINERJA PENERIMAAN PPN
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Reportase

50% Tunggakan Pajak Muncul Karena Kendaraan Bermotor Dipindahtangankan

A+
A-
1
A+
A-
1
50% Tunggakan Pajak Muncul Karena Kendaraan Bermotor Dipindahtangankan

Ilustrasi.

PURWAKARTA, DDTCNews – Tingkat kesadaran masyarakat dalam membayar pajak disebut masih rendah. Kondisi ini terjadi dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Kepala Seksi Penerimaan dan Penagihan Kantor P3D Bapenda Jawa Barat wilayah Kabupaten Purwakarta Ahmad Solihat mengatakan sebagian besar masyarakat belum menunaikan pembayaran pajak kendaraan bermotor ke kas daerah. Kontributor terbesar penunggak pajak dari pemilik motor.

"Data penunggak pajak didominasi pengendara roda dua dengan rincian 80%, sementara sisanya roda empat," katanya Rabu (26/2/2020).

Baca Juga: Deadline Pembayaran Pajak PBB Diundur Dua Bulan

Ahmad menjabarkan pada periode 2019—2020, sebanyak 125.538 kendaraan bermotor yang terdaftar di Kabupaten Purwakarta belum membayar pajak. Sementara itu, total kendaraan yang terdaftar mencapai 322.466 unit baik roda dua dan roda empat.

Dia menyebutkan alasan utama masyarakat enggan membayar pajak kendaraan bermotor dengan rutin karena faktor ekonomi. Masyarakat mampu untuk membeli motor atau mobil tapi tidak mempunyai kapasitas untuk bayar pajak tahunan.

Selain itu, tunggakan pajak kendaraan bermotor antara lain berasal dari kendaraan yang sudah beralih kepemilikan. Selain itu, ada pula kendaraan yang sudah rusak berat sehingga tidak layak jalan.

Baca Juga: Begini Kondisi Penerimaan Pajak di Calon Ibu Kota Baru

"Dari alasan itu, kebanyakan kriterianya dipindahtangankan sekitar 50%. Sebanyak 40% indikasinya karena faktor ekonomi, 10% lainnya alasan beragam," paparnya.

Untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat, Bapenda Jabar kerap kali melakukan sosialisasi kesadaran pajak bagi masyarakat. Selain itu, operasi gabungan digelar bersama TNI/Polri dan dinas perhubungan menjaring pemilik yang tidak tertib dalam membayar pajak.

"Meningkatkan kesadaran akan bayar pajak terus kami lakukan dengan berbagai upaya termasuk operasi gabungan, mudah-mudahan tahun ini jumlahnya meningkat," harapnya dilansir ayo Purwakarta. (kaw)

Baca Juga: Gojek Buka Layanan Aplikasi Pembayaran Pajak Kendaraan
Topik : pajak kendaraan bermotor, pajak daerah, operasi gabungan, Kabupaten Purwakarta, PKB
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 06 Juli 2020 | 13:19 WIB
PAJAK DAERAH (6)
Senin, 06 Juli 2020 | 11:04 WIB
KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Senin, 06 Juli 2020 | 10:40 WIB
DKI JAKARTA
berita pilihan
Rabu, 15 Juli 2020 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 14 Juli 2020 | 19:19 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:13 WIB
TPA MODUL RAS
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:06 WIB
KABUPATEN MIMIKA
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:55 WIB
STATISTIK KINERJA PENERIMAAN PPN
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:45 WIB
KAWASAN EKONOMI KHUSUS
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:33 WIB
INSENTIF PAJAK
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:13 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Selasa, 14 Juli 2020 | 15:47 WIB
EKONOMI DIGITAL
Selasa, 14 Juli 2020 | 15:45 WIB
KEBIJAKAN BEA MASUK