Berita
Jum'at, 01 Juli 2022 | 21:15 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Jum'at, 01 Juli 2022 | 20:17 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Jum'at, 01 Juli 2022 | 19:01 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Jum'at, 01 Juli 2022 | 18:35 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Fokus
Data & Alat
Rabu, 29 Juni 2022 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 26 JUNI - 5 JULI 2022
Selasa, 28 Juni 2022 | 19:00 WIB
STATISTIK CUKAI DUNIA
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Komunitas
Kamis, 30 Juni 2022 | 11:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Rabu, 29 Juni 2022 | 16:01 WIB
DDTC ACADEMY - EXCLUSIVE SEMINAR
Rabu, 29 Juni 2022 | 11:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Selasa, 28 Juni 2022 | 20:01 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Reportase
Perpajakan ID

Wah, Pendaftar Kartu Prakerja Capai 62,79 Juta Orang

A+
A-
1
A+
A-
1
Wah, Pendaftar Kartu Prakerja Capai 62,79 Juta Orang

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan paparan dalam konferensi video, Rabu (19/5/2021).

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah mencatat jumlah pendaftar program kartu prakerja hingga saat ini telah mencapai 62,79 juta orang.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan program kartu prakerja. Pendaftar tersebut berasal dari 34 provinsi di Indonesia.

"Kartu prakerja ini pendaftarannya sudah 62,7 juta orang, mencakup 513 kabupaten/kota," katanya melalui konferensi video, Rabu (19/5/2021).

Baca Juga: Rancang Target Penerimaan Pajak 2023, Sri Mulyani: Kami Akan Hati-Hati

Tahun ini, lanjut Airlangga, pemerintah telah memberikan manfaat kartu prakerja kepada 2,73 juta orang, melalui pembukaan pendaftaran gelombang ke-12 hingga ke-16. Mereka telah menyelesaikan pelatihan sesuai pilihan masing-masing.

Sementara itu, peserta yang telah menerima insentif sebanyak 2,6 juta orang dengan total nilai Rp4,09 triliun. Untuk paruh pertama tahun ini, pemerintah juga telah menyiapkan pagu Rp10 triliun untuk diberikan kepada 2,7 juta peserta penerima manfaat kartu prakerja.

Airlangga menjelaskan pemerintah merancang program kartu prakerja sebagai semibansos yang akan memberikan keterampilan dan bantuan untuk menjaga daya beli masyarakat. Menurutnya, program itu telah efektif meningkatkan keterampilan masyarakat.

Baca Juga: Target Penerimaan Pajak Dinaikkan, Sri Mulyani Yakin Bisa Terlampaui

Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 89% peserta mengaku keterampilan kerjanya meningkat. Lalu, sekitar 81,2% peserta merasa terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan 94% peserta menilai kartu prakerja membantu dalam menambah keterampilan baru.

Survei tersebut juga menunjukkan 35% peserta berubah status dari pengangguran pada Februari 2021 kini menjadi pekerja setelah mengikuti kartu prakerja. Lalu, sekitar 17% peserta memilih menjadi wirausaha dari yang sebelumnya pengangguran.

Program prakerja tergolong inklusif karena telah menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Tercatat 5% peserta adalah penyandang disabilitas, 9% peserta berpendidikan SD ke bawah, 2% peserta mantan pekerja migran.

Baca Juga: APBN Surplus Rp73,6 Triliun, Sri Mulyani Singgung Dampaknya ke Utang

Selain itu, sekitar 25% peserta tak punya rekening bank, 2% peserta berasal dari kabupaten tertinggal, serta 2% peserta masuk kelompok lansia. "Kemudian yang belum pernah mengikuti pelatihan khusus sebanyak 84%, dan 45% adalah kalangan wanita," ujar Airlangga.

Pemerintah telah menganggarkan Rp20 triliun untuk program kartu prakerja tahun ini. Setiap peserta akan memperoleh fasilitas senilai total Rp3,5 juta.

Fasilitas itu meliputi bantuan pelatihan Rp1 juta, dana insentif pascapelatihan Rp2,4 juta yang dibayarkan Rp600.000 per bulan selama 4 kali, dan dana insentif Rp150.000 yang dibayarkan masing-masing Rp50.000 setelah peserta mengisi survei evaluasi. (rig)

Baca Juga: Kena Sanksi Negara Barat, Rusia Mau Ringankan Pajak Aset Kripto

Topik : kartu prakerja, bantuan sosial, menko perekonomian airlangga hartarto, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 28 Juni 2022 | 17:54 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Anggarkan Rp35,5 Triliun, Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Segera Cair

Selasa, 28 Juni 2022 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Perpanjang Lagi Waktu Lapor SPT Tahunan? DJP Ingatkan Aturan Ini

Selasa, 28 Juni 2022 | 17:00 WIB
DENMARK

Redam Lonjakan Harga Energi, Negara Ini Pangkas Pajak Listrik

Selasa, 28 Juni 2022 | 16:00 WIB
REFORMASI PERPAJAKAN

Pinjaman World Bank Bakal Dipakai untuk Optimalisasi Pajak Orang Kaya

berita pilihan

Jum'at, 01 Juli 2022 | 21:15 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Mau Tahu Hasil Pelaksanaan PPS 2022? Simak Data dari Ditjen Pajak Ini

Jum'at, 01 Juli 2022 | 20:17 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Mayoritas Harta Luar Negeri PPS Tak Direpatriasi, Ini Kata Sri Mulyani

Jum'at, 01 Juli 2022 | 19:01 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Pasca-PPS, Sri Mulyani Mulai Fokus ke Pengawasan dan Penegakan Hukum

Jum'at, 01 Juli 2022 | 18:35 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Wajib Pajak Peserta Tax Amnesty Ungkap Harta Rp399 Triliun Lewat PPS

Jum'at, 01 Juli 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Valuation Ruling dalam Kepabeanan?

Jum'at, 01 Juli 2022 | 17:00 WIB
KPP PRATAMA BENGKULU SATU

Gali Potensi Pajak, Petugas KPP Kunjungi Gudang Beras

Jum'at, 01 Juli 2022 | 16:45 WIB
DATA PPS HARI INI

PPS Ditutup! Ini Rekapitulasi Lengkap Peserta dan Harta yang Diungkap

Jum'at, 01 Juli 2022 | 16:30 WIB
KP2KP BENTENG

Datangi Alamat WP, Petugas Pajak Gali Informasi Soal Omzet Usaha

Jum'at, 01 Juli 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Buat Faktur Pajak dengan Kode Transaksi 09 Lewat e-Faktur 3.2