Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Toko Kelontong Siap Jadi Pengecer Meterai Elektronik

A+
A-
2
A+
A-
2
Toko Kelontong Siap Jadi Pengecer Meterai Elektronik

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyebut toko-toko kelontong siap menjadi pengecer meterai elektronik atau e-meterai.

Kepala Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Kadin Bambang Brodjonegoro mengatakan banyak toko kelontong yang sudah memanfaatkan sistem digital untuk memasok atau memasarkan barangnya. Karenanya, toko kelontong diyakini memiliki kemampuan untuk menjual produk digital seperti meterai elektronik. Apalagi saat toko menjadi mitra suatu marketplace.

"Ada yang komentar ke saya, 'Wah, kasihan dong warung-warung kecil yang biasa jual meterai sekarang kehilangan pasar.' Terus saya bilang 'Oh, mereka tidak kehilangan. Mereka tinggal mendigitalisasi, ikut program mitra, sehingga bisa jualan meterai elektronik,'" katanya, Rabu (6/10/2021).

Baca Juga: DJP Terbitkan Surat Edaran Baru Soal Pemeteraian Kemudian

Bambang mengatakan Kadin mulai menggandeng beberapa startup digital untuk mendukung program ekonomi kerakyatan. Salah satu perusahaan yang berpartisipasi yakni Bukalapak. Unicorn ini memiliki program Mitra Bukalapak untuk memberdayakan UMKM.

Melalui program-program tersebut, Bambang menilai toko kelontong tetap dapat berkompetisi karena ikut memanfaatkan teknologi digital. Ketika pemerintah mulai memperkenalkan meterai elektronik, toko-toko yang sebelumnya hanya menjual meterai fisik kini justru dapat merambah e-meterai.

"Malah lebih bagus lagi. Kalau mau beli meterai, [ditanyakan] mau pilih mana, mau meterai elektronik atau meterai fisik?" ujarnya.

Baca Juga: Dokumen Perdata yang Dikenakan Bea Meterai

Pemerintah melalui UU 10/2020 mengatur penggunaan meterai berbentuk tempel, elektronik, dan bentuk lainnya. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kemudian merilis PMK 133/2021 yang mengatur pengadaan, pengelolaan, dan penjualan meterai.

Pada meterai elektronik, Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) ditugaskan membuat dan mendistribusikan meterai elektronik. Kemudian, ada distributor yang harus mendistribusikan meterai elektronik kepada pemungut bea meterai dan menjual meterai elektronik kepada pengecer dan masyarakat umum.

Pengecer, yang dalam hal ini termasuk toko-toko kelontong, dapat menjual meterai elektronik dengan harga jual yang berbeda dengan nilai nominal meterai elektronik. (sap)

Baca Juga: Pembebasan Bea Meterai Transaksi Properti Kamboja Diberikan Lagi
Topik : meterai elektronik, produksi meterai, meterai peruri, bea meterai, produsen meterai, penjual meterai

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 11 Januari 2022 | 13:30 WIB
PER-26/PJ/2021

DJP Terbitkan Aturan Pemungutan Bea Meterai Bila Terjadi Gagal Sistem

Senin, 10 Januari 2022 | 15:00 WIB
UU BEA METERAI

Ingat! Meterai Rp3.000 dan Rp6.000 Sudah Tidak Lagi Berlaku

Jum'at, 31 Desember 2021 | 09:30 WIB
KILAS BALIK SEPTEMBER 2021

September 2021: Diskon Pajak Mobil Diperpanjang & Uji Coba e-Meterai

Selasa, 07 Desember 2021 | 16:30 WIB
METERAI ELEKTRONIK

Simak Perbedaan Cara Pembubuhan Meterai Tempel dan Elektronik

berita pilihan

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:30 WIB
KANWIL DJP DI YOGYAKARTA

Rekening, Tanah Hingga Perhiasan Bos Sembako Ini Disita Petugas Pajak

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis Jaminan untuk Penundaan Pembayaran Cukai

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:30 WIB
KOREA SELATAN

Presiden Baru Korea Selatan Bakal Rasionalisasi Tarif Pajak Korporasi

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Perusahaan AS yang Bayar Pajak ke Rusia Bakal Dapat Disinsentif

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:30 WIB
KPP MADYA SURAKARTA

Tak Kunjung Lunasi Utang Pajak, 7 Mobil Akhirnya Disita Sekaligus

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:00 WIB
KOREA SELATAN

Lindungi Konsumen Korea Selatan, Pengenaan Pajak Aset Kripto Ditunda

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Bangun IKN Nusantara, Kriteria Penerima Insentif Pajak Bisa Diperluas

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA

Ini 3 Tantangan Penerimaan Perpajakan yang Bakal Dihadapi pada 2023

Minggu, 22 Mei 2022 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

UU HKPD Diharapkan Jadi Solusi Tumpang Tindih Objek Pajak Restoran

Minggu, 22 Mei 2022 | 06:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Bisa Untung Lebih Besar, Wajib Pajak Kembali Disarankan Ikut PPS