Fokus
Data & Alat
Selasa, 24 Mei 2022 | 20:00 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Sri Mulyani Soroti Dana Simpanan Pemda di Bank yang Masih Tinggi

A+
A-
4
A+
A-
4
Sri Mulyani Soroti Dana Simpanan Pemda di Bank yang Masih Tinggi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/1/2022). Rapat kerja tersebut terkait evaluasi APBN tahun 2021 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 serta rencana PEN 2022. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.

JAKARTA, DDTCNews - Kementerian Keuangan mencatat dana simpanan pemerintah daerah di perbankan pada Desember 2021 mencapai Rp113,38 triliun, naik 21% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan tingginya dana simpanan pemerintah daerah (pemda) di bank sangatlah disayangkan. Sebab, hal itu menunjukkan belanja daerah masih belum dapat diserap secara optimal.

"Ketika pusat dengan syok besar ingin ngegas countercyclical, daerah yang memegang peranan hampir sepertiga dari belanja kami bahkan tidak mengakselerasi countercyclical. Dampaknya ke ekonomi jauh lebih kecil dari yang kami bayangkan," katanya, dikutip pada Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: IMF Komentari Sistem Pajak di Portugal, Ada Apa?

Dalam rapat kerja bersama Komisi XI, Sri Mulyani menyebut dana pemda di bank pada Desember 2021 sebenarnya turun 44% dari posisi bulan sebelumnya senilai Rp203,95 triliun. Namun, saldo pada Desember 2021 tersebut menjadi yang tertinggi dalam 3 tahun terakhir.

Jika dilihat berdasarkan wilayah, nominal dana di bank yang tertinggi berada di Jawa Timur senilai Rp16,99 triliun. Sementara itu, simpanan dana di bank yang terendah terjadi di Sulawesi Barat senilai Rp331,18 miliar.

Menurut Sri Mulyani, pemda harus terus mengoptimalkan serapan belanja agar dampaknya pada pemulihan ekonomi daerah makin kuat. Apalagi, dana transfer ke daerah dan dana desa juga naik 3% pada tahun lalu.

Baca Juga: Tanda Pengenal Wajib Pajak Pakai NIK, NPWP Bakal Dihapus Bertahap

Di sisi lain, ia berharap implementasi UU Harmonisasi Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) dapat mendorong percepatan mengakselerasi belanja antara pemerintah pusat dan daerah.

"Kami harapkan dengan UU HKPD yang baru, sinkronisasi akan lebih cepat," ujar Sri Mulyani. (rig)

Baca Juga: Restitusi Pajak Diprediksi Meningkat, DJP: Berkat Tingginya Impor
Topik : menkeu sri mulyani, dana simpanan, pemda, perbankan, belanja daerah, ekonomi, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Sabtu, 28 Mei 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Kode Objek Pajak dan Tarif PPh Final Jasa Konstruksi

Sabtu, 28 Mei 2022 | 10:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Wah! 10 Kanwil DJP Catatkan Penerimaan Pajak di Atas Capaian Nasional

Sabtu, 28 Mei 2022 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Demi Hal Ini, Pemerintah Perlu Lanjutkan Insentif Pajak Tahun Depan

Sabtu, 28 Mei 2022 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

DJP Incar WP Pakai Data Rekening dan Poin Ketentuan Baru Faktur Pajak

Sabtu, 28 Mei 2022 | 07:30 WIB
PORTUGAL

IMF Komentari Sistem Pajak di Portugal, Ada Apa?

Sabtu, 28 Mei 2022 | 07:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Cerita Gisel Dapat Surat Cinta dari Ditjen Pajak dan Rencana Ikut PPS

Sabtu, 28 Mei 2022 | 06:30 WIB
PENERIMAAN BEA CUKAI

Ekspor Sempat Dilarang, Penerimaan Bea Keluar CPO Tetap Bisa Tumbuh 3%

Jum'at, 27 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tanda Pengenal Wajib Pajak Pakai NIK, NPWP Bakal Dihapus Bertahap

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:54 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa PPN Perbedaan Waktu Pengakuan Transaksi Pembelian