Berita
Minggu, 17 Januari 2021 | 16:01 WIB
INSENTIF PEMBIAYAAN
Minggu, 17 Januari 2021 | 15:01 WIB
NIGERIA
Minggu, 17 Januari 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN LEBONG
Minggu, 17 Januari 2021 | 13:01 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Review
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 10 Januari 2021 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA PUSAT ESTU BUDIARTO:
Rabu, 06 Januari 2021 | 16:38 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:37 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 15 Januari 2021 | 15:31 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 14 Januari 2021 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & Alat
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 13 JANUARI - 19 JANUARI 2021
Jum'at, 08 Januari 2021 | 18:40 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 06 Januari 2021 | 17:06 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Komunitas
Minggu, 17 Januari 2021 | 08:01 WIB
BUDIJANTO ARDIANSJAH:
Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:30 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Rabu, 13 Januari 2021 | 11:15 WIB
DDTC PODTAX
Reportase
Perpajakan.id

Sri Mulyani Sebut UU Cipta Kerja Bikin Ekonomi Indonesia Lebih Efisien

A+
A-
1
A+
A-
1
Sri Mulyani Sebut UU Cipta Kerja Bikin Ekonomi Indonesia Lebih Efisien

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara Serap Aspirasi Implementasi UU Cipta Kerja Sektor Perpajakan, Kamis (19/11/2020). (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA, DDTCNews – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai pengesahan UU Cipta Kerja akan membuat ekonomi di Indonesia lebih efisien.

Sri Mulyani mengatakan selama ini investor memerlukan modal besar untuk memperoleh keuntungan di Indonesia karena hampir semua aspek tidak efisien. Efisiensi tersebut misalnya dapat diukur melalui incremental capital output ratio (ICOR).

"Ekonomi Indonesia harus efisien sehingga tidak butuh 6 kali modal untuk mendapatkan 1 output," katanya, Kamis (19/11/2020).

Baca Juga: Swasta Penyalur Pembiayaan Murah untuk UMK Bisa Raih Insentif Pajak

Sri Mulyani menyebut ICOR Malaysia hanya pada level 4, yang artinya hanya membutuhkan 4 kali modal untuk memperoleh 1% pertumbuhan ekonomi. Sementara ICOR Filipina hanya 3,7, yang menunjukkan efisiensinya jauh lebih baik ketimbang Indonesia.

Pada 2019, ICOR Indonesia berada di level 6,77 atau lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 6,44. Meski demikian, Sri Mulyani menilai UU Cipta Kerja bisa menjadi peluang membuat ekonomi Indonesia lebih efisien dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara.

Sri Mulyani mengatakan UU Cipta Kerja setidaknya akan membereskan dua masalah yang selama ini dianggap sebagai ganjalan utama masuknya investasi di Indonesia. Keduanya adalah regulasi yang berbelit dan kebijakan perpajakan yang kurang menarik bagi investor.

Baca Juga: Begini Kinerja Penanganan Pencucian Uang Bidang Pajak 2016-2020

Melalui pengesahan UU Cipta Kerja, regulasi berusaha di Indonesia akan lebih sederhana dan kebijakan perpajakannya juga menguntungkan jika investor menanamkan modal di Indonesia. Salah satu perubahan pada bidang perpajakan adalah pembebasan pajak penghasilan (PPh) atas dividen sepanjang diinvestasikan atau digunakan untuk kegiatan usaha produktif di Indonesia.

"Pelaku usaha tidak perlu pergi ke negara lain untuk menanamkan modalnya. Di Indonesia, Anda menanamkan modal dan Anda bisa dijamin menjadi produktif," ujarnya. (kaw)

Baca Juga: Siapkan Insentif Pajak, Pemerintah Bakal Atur Kriteria UMK Tertentu
Topik : UU 11/2020, UU Cipta Kerja, UU KUP, UU PPN, UU PPh, Sri Mulyani, investasi
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 08 Januari 2021 | 09:54 WIB
PER-22/PJ/2020
Kamis, 07 Januari 2021 | 18:38 WIB
PENERIMAAN PAJAK 2020
Kamis, 07 Januari 2021 | 17:44 WIB
VAKSIN COVID-19
Kamis, 07 Januari 2021 | 11:05 WIB
KINERJA FISKAL
berita pilihan
Minggu, 17 Januari 2021 | 16:01 WIB
INSENTIF PEMBIAYAAN
Minggu, 17 Januari 2021 | 15:01 WIB
NIGERIA
Minggu, 17 Januari 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN LEBONG
Minggu, 17 Januari 2021 | 13:01 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Minggu, 17 Januari 2021 | 12:01 WIB
KENYA
Minggu, 17 Januari 2021 | 11:30 WIB
PODTAX
Minggu, 17 Januari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 17 Januari 2021 | 10:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Minggu, 17 Januari 2021 | 09:01 WIB
KEUANGAN DAERAH
Minggu, 17 Januari 2021 | 08:01 WIB
BUDIJANTO ARDIANSJAH: