Review
Jum'at, 09 April 2021 | 11:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 06 April 2021 | 09:23 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 04 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA BARAT SUPARNO:
Selasa, 30 Maret 2021 | 09:10 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Rabu, 31 Maret 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 31 MARET - 6 APRIL 2021
Rabu, 24 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 24 MARET - 30 MARET 2021
Komunitas
Senin, 12 April 2021 | 12:59 WIB
UNIVERSITAS SURABAYA
Minggu, 11 April 2021 | 08:01 WIB
KETUA UMUM ASPAKRINDO TEGUH KURNIAWAN HARMANDA
Sabtu, 10 April 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 15:15 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Sebulan Lagi Pemutihan Pajak Bumi dan Bangunan Berakhir

A+
A-
2
A+
A-
2
Sebulan Lagi Pemutihan Pajak Bumi dan Bangunan Berakhir

Ilustrasi. 

PEKANBARU, DDTCNews – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Riau mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan insentif pembebasan denda keterlambatan pada pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) yang berakhir 31 Maret 2021.

Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan pemkot memberikan insentif untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Insentif itu telah berlangsung sejak pertengahan tahun lalu dan seharusnya berakhir pada Desember 2020, tetapi diperpanjang 3 bulan.

"Misalnya utang pajaknya 10 tahun, dendanya kami hapuskan selama 10 tahun itu," katanya, dikutip Jumat (26/2/2021).

Baca Juga: Pemprov DKI Diminta Sesuaikan Lagi Revisi Perda Pajak Penerangan Jalan

Zulhelmi mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan insentif pajak tersebut dan cukup membayar pokok pajak yang terutang. Soal pembayarannya pun bisa dilakukan secara tunai atau diangsur. Selain itu, masih ada potongan pajak berdasarkan nilai pada Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). \

Adapun pada masyarakat dengan tagihan PBB-P2 Rp100.000 ke bawah, akan bebas bayar pajak. Sementara masyarakat yang memiliki tagihan PBB-P2 antara Rp100.000 hingga Rp500.000, mendapat keringanan pajak 50%.

Pada wajib pajak dengan tagihan Rp500.000 hingga Rp2 juta, akan mendapat diskon 25%. Wajib pajak dengan tagihan PBB-P2 antara Rp2 juta hingga Rp5 juta memperoleh diskon 20%. Adapun pada wajib pajak dengan tagihan PBB-P2 senilai Rp5 juta ke atas, diskon yang diberikan sebesar 15%.

Baca Juga: Pemkab Bakal Lunasi Tunggakan Pajak Ratusan Kendaraan Dinas

Zulhelmi menyebut saat ini Bapenda akan mengoptimalkan penagihan PBB-P2 terhadap wajib pajak buku IV dan buku V. Wajib pajak buku IV yakni yang nilai pajaknya antara Rp2 juta hingga Rp5 juta. Sementara untuk buku V, nilai pajaknya di atas Rp5 juta.

Dia berharap Bapenda bisa mengumpulkan lebih banyak PBB pada bulan terakhir pemberian insentif pajak. Adapun realisasi penerimaan PBB-P2 sejak Januari hingga 25 Februari 2021 sudah mencapai sekitar Rp5 miliar.

"Target triwulan pertama ini Rp10 miliar. Mudah-mudahan bisa terkejar," ujarnya, seperti dilansir riau1.com. (kaw)

Baca Juga: Tagih Tunggakan Pajak Galian C, Kejaksaan Siap Bantu

Topik : Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pajak daerah, pemutihan pajak, PBB-P2
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 08 April 2021 | 10:45 WIB
PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Rabu, 07 April 2021 | 14:48 WIB
KOTA KENDARI
Rabu, 07 April 2021 | 11:58 WIB
KABUPATEN BANGLI
berita pilihan
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
SEKOLAH KEDINASAN
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
PENGAWASAN KEUANGAN NEGARA
Senin, 12 April 2021 | 18:01 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Senin, 12 April 2021 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 12 April 2021 | 16:33 WIB
SURVEI PENJUALAN ECERAN
Senin, 12 April 2021 | 16:30 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN
Senin, 12 April 2021 | 16:19 WIB
CUKAI (9)
Senin, 12 April 2021 | 16:01 WIB
TIPS PAJAK