Review
Jum'at, 03 April 2020 | 20:18 WIB
MEMO PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 03 April 2020 | 17:38 WIB
ANALISIS PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 18:59 WIB
ANALISIS TRANSFER PRICING
Rabu, 01 April 2020 | 18:28 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Data & alat
Jum'at, 03 April 2020 | 17:01 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 14:31 WIB
PROFESI
Rabu, 01 April 2020 | 09:14 WIB
KURS PAJAK 1 APRIL-7 APRIL 2020
Rabu, 25 Maret 2020 | 07:34 WIB
KURS PAJAK 25 MARET-31 MARET 2020
Komunitas
Kamis, 02 April 2020 | 15:11 WIB
LEE JI-EUN:
Selasa, 31 Maret 2020 | 09:52 WIB
PROGRAM BEASISWA
Senin, 30 Maret 2020 | 17:29 WIB
UNIVERSITAS PANCASILA
Senin, 30 Maret 2020 | 16:19 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Kolaborasi
Senin, 06 April 2020 | 09:40 WIB
KERJA SAMA PERPAJAKAN
Senin, 06 April 2020 | 07:00 WIB
SAMBUTAN KETUM KADIN
Reportase

Satu Faktur Pajak untuk Dua Tagihan, Boleh?

A+
A-
0
A+
A-
0
Satu Faktur Pajak untuk Dua Tagihan, Boleh?

Pertanyaan:

SAYA adalah karyawan di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang elektronik. Salah seorang pembeli saya membeli dua unit televisi dengan merek yang berbeda. Mengingat mereknya yang berbeda, maka saya membuat dua tagihan untuk masing-masing unit televisi tersebut.

Namun ketika saya membuat faktur pajak, jatah nomor seri yang tersisa hanya satu. Pertanyaan saya, apakah saya bisa menerbitkan satu faktur pajak untuk kedua tagihan tersebut?

Robert, Jakarta.

Jawaban:

TERIMA kasih atas pertanyaannya, Bapak Robert. Dalam ketentuan yang mengatur tentang pembuatan faktur pajak, tidak ada klausul yang mewajibkan bahwa satu faktur pajak hanya dapat digunakan untuk satu transaksi/tagihan saja.

Aturan tentang pembuatan faktur pajak hanya mengatur tentang pemenuhan formal dan material penerbitan faktur pajak yang diatur dalam Pasal 13 ayat (5), (6) dan (9) UU PPN, serta pemenuhan saat diterbitkannya faktur pajak yang diatur dalam Pasal 13 ayat (1) dan (1a) UU PPN.

Hal yang sama juga ditemukan dalam aturan pelaksanaan UU PPN yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2012 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 151/PMK.03/2013.

Dalam PP 1/2012 dan PMK 151/2013 juga hanya terdapat aturan tentang pemenuhan formal dan material penerbitan faktur pajak dan pemenuhan saat diterbitkannya faktur pajak, misalnya dalam Pasal 17 dan Pasal 19 ayat (1) PP 1/2012, serta Pasal 2 dan Pasal 3 PMK 151/2013.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan satu faktur pajak untuk lebih dari satu transaksi/tagihan diperbolehkan sepanjang penerbitan faktur pajak dimaksud telah memenuhi persyaratan formal dan material dan diterbitkan sesuai dengan jangka waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Demikian jawaban kami. Semoga membantu kesulitan Bapak Robert. (Disclaimer)

Topik : konsultasi pajak, faktur pajak, PPN
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
0/1000
artikel terkait
Senin, 23 Maret 2020 | 08:11 WIB
KONSEP DASAR PPN (BAGIAN III)
Sabtu, 21 Maret 2020 | 13:13 WIB
KONSEP DASAR PPN (BAGIAN II)
Sabtu, 21 Maret 2020 | 08:30 WIB
KONSEP DASAR PPN (BAGIAN I)
Sabtu, 21 Maret 2020 | 08:07 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
berita pilihan
Senin, 06 April 2020 | 09:40 WIB
KERJA SAMA PERPAJAKAN
Senin, 06 April 2020 | 09:27 WIB
KELAS PPN
Senin, 06 April 2020 | 07:05 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 06 April 2020 | 07:00 WIB
SAMBUTAN KETUM KADIN
Minggu, 05 April 2020 | 14:03 WIB
KAMUS DEFINISI PAJAK
Minggu, 05 April 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 05 April 2020 | 09:00 WIB
SE 09/2020
Minggu, 05 April 2020 | 08:39 WIB
KELAS PPN
Minggu, 05 April 2020 | 08:05 WIB
EFEK VIRUS CORONA