Review
Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:47 WIB
PERSPEKTIF
Jum'at, 29 Mei 2020 | 05:58 WIB
Seri Tax Control Framework (11)
Kamis, 28 Mei 2020 | 05:22 WIB
Seri Tax Control Framework (10)
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Fokus
Literasi
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN BANYUWANGI
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Saatnya Memetakan Perilaku Wajib Pajak

A+
A-
0
A+
A-
0
Saatnya Memetakan Perilaku Wajib Pajak

DENGAN berakhirnya program pengampunan pajak, apa yang mendesak harus dilakukan oleh otoritas pajak? Jawabannya adalah pembuatan peta perilaku wajib pajak. Pemetaan perilaku ini dimaksudkan untuk mempermudah penentuan jenis perlakuan yang akan diberikan kepada masing-masing kelompok wajib pajak. Pemetaan kelompok dapat dilakukan melalui piramida kelompok wajib pajak sebagaimana yang disarankan oleh OECD (2004) sebagai berikut ini:

Kelompok Pertama, adalah kelompok wajib pajak yang selalu mengikuti ketentuan pajak yang berlaku atau dengan kata lain selalu patuh. Untuk wajib pajak kelompok ini perlakuan yang diberikan adalah dengan memberikan kemudahan dan pelayanan yang prima.

Kelompok Dua, adalah kelompok wajib pajak yang memiliki keinginan yang besar untuk patuh. Namun, keinginan tersebut tidak selalu membuahkan hasil yang positif terutama karena adanya kendala-kendala, misalkan sistem pelaporan yang kompleks ataupun tingginya biaya kepatuhan (cost of compliance). Jenis kelompok ini tidak memiliki perilaku yang konsisten, yaitu kadang patuh dan kadang tidak patuh. Perlakuan yang harus diberikan kepada kelompok ini dengan pemberian bimbingan dan menghilangkan kendala-kendala yang dihadapi oleh mereka, misalnya dengan meminimalkan biaya kepatuhan dan membuat aturan yang sederhana.

Baca Juga: Kata DJP, 96% Peserta Amnesti Pajak Sudah Lapor SPT. Anda Sudah?

Kelompok Tiga, adalah kelompok wajib pajak yang memiliki kecenderungan untuk tidak patuh. Namun, bisa berubah menjadi patuh jika ketidakpatuhan yang mereka lakukan terdeteksi oleh otoritas pajak. Secara perilaku, Kelompok Tiga ini sama dengan Kelompok Dua. Terhadap kelompok ini, agar mereka menjadi patuh bisa dilakukan melalui pemeriksaan yang didukung dengan data valid.

Kelompok Empat, adalah kelompok wajib pajak yang memang telah memutuskan untuk tidak patuh. Untuk kelompok ini, otoritas pajak dapat menggunakan segala upaya untuk memaksa mereka patuh, termasuk pemberian sanksi pidana perpajakan.

Dari pemetaan kelompok wajib pajak di atas, pesan pentingnya adalah setiap kelompok wajib pajak akan mendapatkan perlakuan yang sesuai dengan perilakunya. Dengan kata lain, jangan sampai wajib pajak patuh diberi perlakuan seperti wajib pajak tidak patuh. Atau sebaliknya, wajib pajak yang tidak patuh atau bahkan selama ini berada di luar sistem administrasi pajak (tidak memiliki NPWP) tidak dilakukan tindakan penegakan hukum pajak apapun.

Baca Juga: Paling Lambat Besok! Peserta Amnesti Pajak Harus Lapor Ini ke DJP

Gambar di atas menunjukkan piramida kelompok perilaku wajib pajak yang disarankan oleh OECD.

Topik : Tax Amnesty
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 05 Agustus 2019 | 08:38 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Sabtu, 03 Agustus 2019 | 15:29 WIB
TAX AMNESTY II
Jum'at, 02 Agustus 2019 | 19:03 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 02 Agustus 2019 | 18:39 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
berita pilihan
Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:47 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 30 Mei 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:00 WIB
PMK 56/2020
Sabtu, 30 Mei 2020 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Sabtu, 30 Mei 2020 | 07:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 22:19 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:58 WIB
EKONOMI DIGITAL
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR