Review
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 10 Januari 2021 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA PUSAT ESTU BUDIARTO:
Rabu, 06 Januari 2021 | 16:38 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 18 Januari 2021 | 17:51 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 18 Januari 2021 | 15:54 WIB
TAX HOLIDAY (6)
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:37 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Senin, 18 Januari 2021 | 09:10 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 13 JANUARI - 19 JANUARI 2021
Jum'at, 08 Januari 2021 | 18:40 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Komunitas
Minggu, 17 Januari 2021 | 08:01 WIB
BUDIJANTO ARDIANSJAH:
Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:30 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Rabu, 13 Januari 2021 | 11:15 WIB
DDTC PODTAX
Reportase
Perpajakan.id

Presiden Trump Ingin Pangkas Pajak Gaji, Tetapi..

A+
A-
1
A+
A-
1
Presiden Trump Ingin Pangkas Pajak Gaji, Tetapi..

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

WASHINGTON, DDTCNews—Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menyuarakan dukungannya untuk memangkas pajak gaji yang selama ini menjadi sumber utama pendanaan program Jaminan Sosial dan Perawatan Kesehatan.

Presiden Trump mengatakan dirinya akan menyerukan pemotongan seperti itu, bahkan jika AS saat ini tidak berada di tengah-tengah situasi darurat kesehatan dan ekonomi nasional. Ia mengklaim Partai Demokrat di Kongres telah menghalangi niatnya memangkas pajak tersebut.

“Saya akan senang melihat pemotongan pajak gaji. Ini akan cepat. Ada banyak orang yang suka melihat itu sebagai pemotongan pajak yang permanen,” katanya seusai memberi pengarahan pada Task Force Coronavirus di Washington, Selasa malam (7/4/2020).

Baca Juga: Demokrat Ingin Orang Kaya Dikenai Pajak Capital Gains Lebih Tinggi

Trump, yang telah berulang kali bersumpah untuk ‘menyelamatkan’ program Jaminan Sosial dan Perawatan Kesehatan, juga mendukung gagasan pemotongan pajak gaji secara permanen itu. “Pemotongan pajak gaji akan menjadi hal yang hebat bagi negara ini. Saya ingin memilikinya, terlepas dari krisis virus Corona ini,” katanya.

Kelompok advokasi Progresif Pekerjaan Jaminan Sosial mengangkat kekhawatiran tentang pernyataan Trump tersebut. Mereka memperingatkan bahwa ‘liburan pajak gaji’ yang disebut Presiden tidak ada hubungannya dengan membantu pekerja dan segala sesuatu yang melemahkan Jaminan Sosial.

“Presiden Trump ingin secara permanen memangkas kontribusi penggajian. Ini adalah kode untuk mengerahkan dana berdedikasi Jaminan Sosial sebagai alasan menuntut pemotongan tunjangan tersebut,” kata kelompok itu dalam satu pernyataannya, seperti dilansir reddit.com.

Baca Juga: AS Sebut Pajak Digital 3 Negara Ini Diskriminatif

Seperti diketahui, UU Stimulus Virus Corona yang ditandatangani Trump akhir Maret lalu mencakup ketentuan yang memungkinkan pengusaha berhenti membayar ke Jaminan Sosial setidaknya untuk sisa tahun ini. Hal ini kemudian dikecam sebagai serangan ‘berbahaya’ terhadap Jaminan Sosial.

“Jika Trump menang setelah Pemilu November, ia akan membuat perusahaan tidak membayar Jaminan Sosial. Lalu, Partai Republik akan menggunakan dana perwalian yang susut sebagai alasan untuk menghancurkan Jaminan Sosial,” kata Wakil Direktur Pekerjaan Jaminan Sosial Michael Phelan.

Washington Post pada Minggu melaporkan Gedung Putih sedang mempertimbangkan untuk mengusulkan pemotongan pajak gaji serta pemotongan pajak capital gain sebagai bagian dari paket stimulus tambahan atas pandemi virus Corona. (Bsi)

Baca Juga: Atasi Masalah Tunawisma, Tarif Pajak Korporasi Besar Diusulkan Naik

Topik : trump, pajak gaji, amerika serikat
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 30 Oktober 2020 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT
Minggu, 25 Oktober 2020 | 07:01 WIB
MAROKO
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 17:33 WIB
GENE SIMMONS:
Senin, 19 Oktober 2020 | 13:39 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Senin, 18 Januari 2021 | 18:56 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Senin, 18 Januari 2021 | 18:04 WIB
KABUPATEN KUDUS
Senin, 18 Januari 2021 | 17:51 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 18 Januari 2021 | 17:41 WIB
VAKSINASI
Senin, 18 Januari 2021 | 17:08 WIB
NUSA TENGGARA BARAT
Senin, 18 Januari 2021 | 17:03 WIB
PEMBATASAN KEGIATAN
Senin, 18 Januari 2021 | 16:48 WIB
PROVINSI RIAU
Senin, 18 Januari 2021 | 16:40 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 18 Januari 2021 | 16:40 WIB
KEPATUHAN PAJAK