Review
Kamis, 01 Desember 2022 | 16:52 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 30 November 2022 | 11:27 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 29 November 2022 | 15:48 WIB
KONSULTASI UU HPP
Kamis, 24 November 2022 | 09:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 05 Desember 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 05 Desember 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 02 Desember 2022 | 21:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 02 Desember 2022 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Jum'at, 02 Desember 2022 | 12:00 WIB
KMK 63/2022
Rabu, 30 November 2022 | 10:11 WIB
KURS PAJAK 30 NOVEMBER - 06 DESEMBER 2022
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Komunitas
Senin, 05 Desember 2022 | 09:00 WIB
SEKRETARIS I PERTAPSI CHRISTINE TJEN:
Minggu, 04 Desember 2022 | 07:40 WIB
WAKIL KETUA I PERTAPSI TITI MUSWATI PUTRANTI:
Sabtu, 03 Desember 2022 | 09:34 WIB
KETUA BIDANG KERJA SAMA PERTAPSI BENY SUSANTI:
Sabtu, 03 Desember 2022 | 07:30 WIB
SELEBRITAS
Reportase

Percepat Pemulihan, Subsidi Gaji Disiapkan untuk Pekerja Pariwisata

A+
A-
0
A+
A-
0
Percepat Pemulihan, Subsidi Gaji Disiapkan untuk Pekerja Pariwisata

Ilustrasi.

RABAT, DDTCNews – Efek pandemi Covid-19 nyatanya dirasakan seluruh sektor bisnis, termasuk pariwisata. Guna membantu sektor pariwisata agar tidak makin terpuruk, pemerintah Maroko menyiapkan bantuan senilai MAD2 miliar, setara Rp3 triliun.

Menteri Pariwisata Fatima Zahra Ammor menyampaikan penganggaran dana bantuan sudah mendapat persetujuan dalam rapat terbatas kabinet yang juga dihadiri oleh perdana menteri dan menteri keuangan.

"Bantuan ini diberikan untuk mengurangi dampak krisis pada sektor pariwisata yang telah terjadi selama 2 tahun. Selain itu, bantuan ini ditujukan untuk membantu bisnis pariwisata agar tetap dapat berjalan dan pulih," ujar Fatima, dikutip Rabu (19/1/2022).

Baca Juga: Ciptakan Lapangan Kerja, Asosiasi Pengusaha Ini Minta Keringanan Pajak

Ada 5 jenis bantuan yang akan dibiayai dengan anggaran tambahan ini. Salah satunya, MAD1 miliar disiapkan untuk membantu pengusaha hotel untuk meningkatkan daya tarik dan memperbaiki infrastrukturnya.

Selain itu, bantuan subsidi gaji juga diberikan kepada pekerja sektor pariwisata. Bagi pekerja yang terdaftar dalam program bantuan pemerintah, uang tunai senilai MAD2000 akan diterima per bulannya hingga Maret 2022.

Sementara itu, perusahaan pariwisata akan mendapat manfaat dari penundaan pembayaran pinjaman dan pengampunan pajak.

Baca Juga: Khawatir Ganggu Investasi, Hungaria Kukuh Tolak Pajak Minimum Global

Sebelum adanya pandemi, sektor pariwisata mampu mempekerjakan 500 ribu orang dan secara tidak langsung memberi pekerjaan bagi 2 juta orang. Pada 2019 silam, sektor pariwisata Maroko berhasil mendulang US$ 8 miliar. Saat itu, setidaknya terdapat 13 juta orang yang berwisata ke Maroko.

Sayangnya, setelah adanya pandemi Covid-19 penerimaan dari sektor pariwisata ditaksir bank sentral tak akan melebihi US$3 miliar. Dilansir The North Africa Post, hal ini terjadi setelah pemerintah menutup perbatasan untuk melawan varian baru Covid-19. (sap)

Baca Juga: Asosiasi Industri Minta Pemerintah Inggris Tunda Pajak Minimum Global

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : pajak internasional, pemulihan ekonomi, pandemi, pariwisata, subsidi gaji, Maroko

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 22 November 2022 | 13:30 WIB
INGGRIS

Ada Windfall Tax, Shell Pikir Ulang Rencana Investasi

Selasa, 22 November 2022 | 12:00 WIB
INGGRIS

Inggris Resmi Naikkan Tarif Windfall Tax Migas, Berlaku Hingga 2028

Senin, 21 November 2022 | 16:00 WIB
YUNANI

Danai Subsidi, Yunani Kenakan Windfall Tax dengan Tarif 60%

Senin, 21 November 2022 | 14:11 WIB
KPP PRATAMA TARAKAN

Ekonomi Pulih, UMKM Pariwisata Mulai Jadi 'Sasaran' Petugas Pajak

berita pilihan

Senin, 05 Desember 2022 | 21:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penerapan Exit Tax Bisa Menahan Gerusan Basis Pajak, Ini Analisisnya

Senin, 05 Desember 2022 | 19:18 WIB
PMK 175/2022

Ada Perubahan Ketentuan Soal Penyelenggara Sertifikasi Konsultan Pajak

Senin, 05 Desember 2022 | 18:37 WIB
PMK 175/2022

Sri Mulyani Terbitkan Peraturan Baru Soal Konsultan Pajak

Senin, 05 Desember 2022 | 18:01 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Salah Isi NPWP dan Nama Wajib Pajak dalam SSP? Bisa Pbk

Senin, 05 Desember 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Business Intelligence dalam Ranah Pajak?

Senin, 05 Desember 2022 | 17:39 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Ingat! Kepatuhan Wajib Pajak Diawasi DJP, Begini Penjelasannya

Senin, 05 Desember 2022 | 17:30 WIB
PER-13/BC/2021

Daftar IMEI Bisa di Kantor Bea Cukai tapi Tak Dapat Pembebasan US$500

Senin, 05 Desember 2022 | 17:00 WIB
KP2KP SANANA

Dapat SP2DK, Pengusaha Pengolahan Ikan Tuna Datangi Kantor Pajak

Senin, 05 Desember 2022 | 16:51 WIB
KINERJA FISKAL DAERAH

Sisa Sebulan, Mendagri Minta Pemda Genjot Pendapatan Daerah

Senin, 05 Desember 2022 | 16:30 WIB
KPP PRATAMA SUKOHARJO

Data e-Faktur Hilang, Begini Solusi dari Ditjen Pajak