Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Penerimaan Pajak Semester I Naik 18% dari Target

0
0

PHNOM PENH, DDTCNews – Otoritas pajak Kamboja atau General Department of Taxation (GDT) berhasil mengumpulkan penerimaan pajak US$828.78 juta selama tengah tahun pertama ini.

Direktur Umum GDT Kong Vibol mengatakan angka tersebut menunjukkan adanya kenaikan 18% atau US$126.51 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Para pejabat GDT terus berusaha keras untuk mengumpulkan pajak untuk mendukung anggaran nasional,” ujarnya.

Baca Juga: Negara Ini Ambil Posisi Non-Binding Terkait Laba Usaha BUT

Dalam perincian pajak total yang diperoleh, Kong Vibol mengatakan capaian US$828.78 juta tersebut merepresentasikan kenaikan atas beberapa jenis pajak, yaitu 57.85% dalam pajak penghasilan, pajak atas gaji 19.1%, pajak pertambahan nilai 2.9% dan kenaikan  25% atas pengumpulan pajak-pajak khusus.

Menteri Ekonomi dan Keuangan Aun Pormoniroth mengungkapkan dirinya puas dengan kinerja dan manajemen pajak yang diterapkan GDT pada semua level.

“Saya terkesan dengan hasil kinerja  aparat GDT dalam kurun waktu enam bulan pertama tahun ini,” tambahnya.

Baca Juga: Kurang Efektif, Negara Ini Akhirnya Hapus Pajak Kekayaan

Pormoniroth menjelaskan jumlah pajak yang dikumpulkan dalam kurun waktu enam bulan pertama tahun ini melebihi target pendapatan yang diproyeksikan untuk periode itu.

“Pencapaian ini saya kira karena para pejabat GDT memberikan pelayanan yang lebih baik dan usaha-usaha GDT untuk menjangkau dan mendorong masyarakat membayar pajak dengan mudah. (Amu)

Baca Juga: Insentif Pajak Penggunaan Lahan Dirilis

“Para pejabat GDT terus berusaha keras untuk mengumpulkan pajak untuk mendukung anggaran nasional,” ujarnya.

Baca Juga: Negara Ini Ambil Posisi Non-Binding Terkait Laba Usaha BUT

Dalam perincian pajak total yang diperoleh, Kong Vibol mengatakan capaian US$828.78 juta tersebut merepresentasikan kenaikan atas beberapa jenis pajak, yaitu 57.85% dalam pajak penghasilan, pajak atas gaji 19.1%, pajak pertambahan nilai 2.9% dan kenaikan  25% atas pengumpulan pajak-pajak khusus.

Menteri Ekonomi dan Keuangan Aun Pormoniroth mengungkapkan dirinya puas dengan kinerja dan manajemen pajak yang diterapkan GDT pada semua level.

“Saya terkesan dengan hasil kinerja  aparat GDT dalam kurun waktu enam bulan pertama tahun ini,” tambahnya.

Baca Juga: Kurang Efektif, Negara Ini Akhirnya Hapus Pajak Kekayaan

Pormoniroth menjelaskan jumlah pajak yang dikumpulkan dalam kurun waktu enam bulan pertama tahun ini melebihi target pendapatan yang diproyeksikan untuk periode itu.

“Pencapaian ini saya kira karena para pejabat GDT memberikan pelayanan yang lebih baik dan usaha-usaha GDT untuk menjangkau dan mendorong masyarakat membayar pajak dengan mudah. (Amu)

Baca Juga: Insentif Pajak Penggunaan Lahan Dirilis
Topik : berita pajak internasional, pajak internasional, kamboja
artikel terkait
Rabu, 29 Maret 2017 | 15:50 WIB
MALAYSIA
Jum'at, 24 Maret 2017 | 10:56 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 14 Februari 2017 | 11:55 WIB
THAILAND
Senin, 29 Agustus 2016 | 11:02 WIB
INGGRIS
berita pilihan
Kamis, 15 September 2016 | 06:02 WIB
ZIMBABWE
Senin, 31 Desember 2018 | 14:35 WIB
ZIMBABWE
Senin, 12 September 2016 | 17:01 WIB
ZIMBABWE
Rabu, 15 Agustus 2018 | 12:10 WIB
ZAMBIA
Senin, 10 September 2018 | 09:45 WIB
YUNANI
Jum'at, 15 Juni 2018 | 17:42 WIB
ARAB SAUDI
Jum'at, 27 Juli 2018 | 16:21 WIB
JEPANG
Senin, 03 September 2018 | 15:12 WIB
INDIA
Senin, 11 Juni 2018 | 15:50 WIB
VIETNAM