Berita
Rabu, 03 Maret 2021 | 19:38 WIB
INTEGRASI DATA PERPAJAKAN
Rabu, 03 Maret 2021 | 18:36 WIB
PELAPORAN SPT
Rabu, 03 Maret 2021 | 17:45 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 03 Maret 2021 | 17:30 WIB
KABUPATEN SERANG
Review
Rabu, 03 Maret 2021 | 15:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 02 Maret 2021 | 09:40 WIB
OPINI PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB
TAJUK PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:00 WIB
ANALISIS PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 03 Maret 2021 | 17:33 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 16:55 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 16:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Selasa, 02 Maret 2021 | 15:13 WIB
WIDJOJO NITISASTRO:
Data & Alat
Rabu, 03 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 3 MARET - 9 MARET 2021
Senin, 01 Maret 2021 | 10:15 WIB
KMK 13/2021
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Reportase
Perpajakan.id

Pemulihan Cepat Jadi Satu-Satunya Cara Pembatalan Kenaikan Tarif Pajak

A+
A-
0
A+
A-
0
Pemulihan Cepat Jadi Satu-Satunya Cara Pembatalan Kenaikan Tarif Pajak

Salah satu sudut jalan di London, Inggris. Pemerintah Inggris menghadapi dilema untuk menutup belanja jumbo penanganan pandemi Covid-19 dalam anggaran negara. Opsi kenaikan pajak mendapatkan banyak penolakan untuk diterapkan pada anggaran 2021/2022 dimulai pada Maret 2021. (Foto: huesofdelahaye.com)

LONDON, DDTCNews - Pemerintah Inggris menghadapi dilema untuk menutup belanja jumbo penanganan pandemi Covid-19 dalam anggaran negara. Opsi kenaikan pajak mendapatkan banyak penolakan untuk diterapkan pada anggaran 2021/2022 dimulai pada Maret 2021.

Menteri Perbendaharaan Inggris Jesse Norman mengatakan pemerintah memiliki satu opsi tersisa untuk menghindari menerapkan kenaikan pajak. Menurutnya, opsi tersebut adalah jika Inggris mampu mencatat pertumbuhan ekonomi dengan cepat.

"Jika Inggris kembali ke level pertumbuhan yang cukup cepat, tidak ada kebutuhan yang mendesak untuk kenaikan pajak," katanya di London, seperti dikutip Selasa (19/1/2021).

Baca Juga: Pemerintah Diminta Batalkan Rencana Kenaikan Tarif Pajak Perusahaan

Norman menerangkan dari sisi pengelolaan anggaran negara pada tahun fiskal 2020/2021 pemerintah berusaha keras agar tingkat utang tidak melebihi £400 miliar. Jika agenda tersebut bisa dilakukan maka akan menjadi modal bagi pemulihan keuangan publik.

Menurutnya, pemerintah memiliki 3 skenario bagi prospek pemulihan ekonomi . Ketiga skenario tersebut adalah dalam rentang optimis, moderat dan pesimis. Dia menyatakan kebutuhan untuk melakukan konsolidasi fiskal akan tergantung seberapa cepat ekonomi bisa bangkit dan tumbuh positif.

Norman menyampaikan sulit melakukan proyeksi ekonomi Inggris menjelang pergantian tahun anggaran pada Maret 2021. Setiap analis fiskal baru akan terbit pada awal Maret dengan melihat situasi terkini dari perekonomian nasional.

Baca Juga: Para Menteri Ekonomi ASEAN Sepakati Upaya Pemulihan Ekonomi Kawasan

"Skenario optimis membuat kita kembali ke jalur pertumbuhan. Hal itu mungkin tidak sepenuhnya jelas karena ada kebutuhan untuk melakukan konsolidasi di masa depan terutama tentang kebijakan pajak," terangnya seperti dilansir dailymail.co.uk.

Sementara itu, aliansi pembayar pajak Inggris/TaxPayers Alliance menentang keras wacana Menkeu Rishi Sunak untuk meningkatkan tarif PPh badan dari angka 19%. Kebijakan tersebut akan kontraproduktif bagi proses pemulihan ekonomi Inggris setelah pandemi Covid-19 bisa dikendalikan.

"Dengan ekonomi yang menurun dan jutaan orang menghadapi risiko pengangguran, kebijakan memukul pengusaha akan menjadi kegilaan. Pembayar pajak tidak akan pernah memaafkan Rishi jika dia merusak pemulihan," terang Ketua TaxPayers Alliance John O'Connell. (Bsi)

Baca Juga: Pengusaha Properti Minta Insentif Bea Meterai Diperpanjang

Topik : inggris, kenaikan tarif pajak, pemulihan ekonomi
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 26 Januari 2021 | 09:30 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Kamis, 21 Januari 2021 | 14:56 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Kamis, 21 Januari 2021 | 13:15 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Senin, 18 Januari 2021 | 14:42 WIB
INGGRIS
berita pilihan
Rabu, 03 Maret 2021 | 19:38 WIB
INTEGRASI DATA PERPAJAKAN
Rabu, 03 Maret 2021 | 18:36 WIB
PELAPORAN SPT
Rabu, 03 Maret 2021 | 17:45 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 03 Maret 2021 | 17:33 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 17:30 WIB
KABUPATEN SERANG
Rabu, 03 Maret 2021 | 17:10 WIB
KOTA MALANG
Rabu, 03 Maret 2021 | 16:55 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 16:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI