Fokus
Literasi
Senin, 17 Januari 2022 | 18:00 WIB
KAMUS BEA METERAI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:45 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:36 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Data & Alat
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Rabu, 29 Desember 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 29 DESEMBER 2021 - 4 JANUARI 2022
Reportase
Perpajakan.id

Pembiayaan Utang Turun 32 Persen, Sri Mulyani: APBN Mulai Sehat

A+
A-
1
A+
A-
1
Pembiayaan Utang Turun 32 Persen, Sri Mulyani: APBN Mulai Sehat

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (25/11/2021).

JAKARTA, DDTCNews - Kementerian Keuangan mencatat pembiayaan utang hingga Oktober 2021 mencapai Rp645,8 triliun atau turun 32,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai Rp956,3 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan realisasi pembiayaan utang tersebut setara dengan 54,9% dari target APBN 2021 senilai Rp1.177,4 triliun. Menurutnya, penurunan pembiayaan utang menunjukkan ekonomi mulai pulih dari tekanan pandemi Covid-19.

"Konsolidasi dan fiscal policy sangat prudent. APBN kita mulai menunjukkan adanya penyehatan," katanya dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (25/11/2021).

Baca Juga: Redam Inflasi, Program Keringanan Pajak Berlaku Mulai 1 Februari

Sri Mulyani menuturkan pembiayaan utang tersebut terdiri atas surat berharga negara (SBN) neto senilai Rp668,7 triliun atau setara 55,4% dari target APBN sejumlah Rp1.207,3 triliun. Sementara itu, pinjaman neto tercatat -Rp22,9 triliun, atau setara 76,4% dari target APBN -Rp29,9 triliun.

Menurut Sri Mulyani, penurunan pembiayaan utang mengalami penurunan tajam walaupun Indonesia masih dalam situasi pandemi Covid-19. Menurutnya, penurunan pembiayaan menjadi tanda yang baik dalam upaya konsolidasi fiskal.

Selama pandemi, lanjut Menkeu, pemerintah telah bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan yang meningkat. BI tercatat membeli SBN melalui skema SKB I senilai Rp143,32 triliun dalam bentuk SUN dan SBSN.

Baca Juga: Produk Deposito Kurang Laku, Asosiasi Bank Minta Relaksasi Pajak

Kemudian, sambungnya, BI melalui skema SKB III tersebut juga membeli SBN, terutama untuk pembiayaan belanja kesehatan yang melonjak tinggi dan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak pandemi. (rig)

Topik : menkeu sri mulyani, pembiayaan utang, utang pemerintah, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 17 Januari 2022 | 13:51 WIB
KEBIJAKAN MONETER

Turun, Utang Luar Negeri Indonesia Rp5.965 Triliun Per November 2021

Senin, 17 Januari 2022 | 13:30 WIB
SWISS

Adopsi Pajak Minimum Global, Konstitusi Bakal Diamendemen

Senin, 17 Januari 2022 | 13:00 WIB
AUSTRALIA

Omzet Menurun, Pengusaha Pub Minta Keringanan Cukai

Senin, 17 Januari 2022 | 12:00 WIB
ALBANIA

Jual Ratusan Ribu Data Pribadi, 2 Pegawai Kantor Pajak Ditangkap

berita pilihan

Selasa, 18 Januari 2022 | 19:37 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pengumuman! Tahun Ini Tak Ada Rekrutmen CPNS, Kecuali untuk Kedinasan

Selasa, 18 Januari 2022 | 18:30 WIB
POLANDIA

Redam Inflasi, Program Keringanan Pajak Berlaku Mulai 1 Februari

Selasa, 18 Januari 2022 | 18:24 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Tanpa Harus ke Kantor Pajak, Ini Solusi Lupa EFIN dari DJP

Selasa, 18 Januari 2022 | 18:07 WIB
INSENTIF PAJAK

Soal Insentif PPN Sewa Toko Ditanggung Pemerintah, Ini Kata DJP

Selasa, 18 Januari 2022 | 17:49 WIB
KP2KP BANAWA

Petugas Pajak Datangi Kantor Kecamatan, Ingatkan ASN Lapor SPT

Selasa, 18 Januari 2022 | 17:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Masuk 2022, Jutaan SPT Tahun Pajak 2020 Masih Belum Diproses

Selasa, 18 Januari 2022 | 17:00 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN

WP Jangan Lupa! Dividen Bebas Pajak Perlu Dilaporkan di SPT Tahunan

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:33 WIB
PENANGANAN COVID-19

Omicron Naik, Jokowi Minta Warga 'Rem' Bepergian & Bekerja dari Rumah

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:30 WIB
THAILAND

Mantan Kepala SEC Beberkan Kelemahan Kebijakan Pajak Cryptocurreny