Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Otoritas Pajak Mulai Audit Kasus Cryptocurrency

2
2

llustrasi gedung IRS. 

JAKARTA, DDTCNews – Otoritas Pajak Amerika Serikat mulai menangani kasus-kasus pajak yang berkaitan dengan cryptocurrency.

Mary Beth Murphy, Komisaris Divisi Usaha Kecil/Wiraswasta (Small Business/Self-Employed Division) Internal Revenue Service (IRS) mengatakan lembaganya mulai mengaudit wajib pajak dengan aset cryptocurrency.

“Dalam operasi ujian kami, kami mulai mengerjakan kasus-kasus itu,” katanya dalam forum kontroversi pajak yang diselenggarakan oleh New York University School of Studi Profesional, seperti dikutip pada Jumat (21/6/2019).

Baca Juga: Soal Rencana Pemangkasan Pajak Capital Gain, Ini Sikap Terbaru Trump

Divisinya, sambung Murphy, akan berkoordinasi dengan Divisi Bisnis Besar dan Internasional (Large Business and International Division) dalam menentukan kelanjutan audit terkait cryptocurrency karena lebih banyak kasus yang muncul.

IRS, sambungnya, telah mengidentifikasi sejumlah kasus pajak cryptocurrency dengan menggunakan program pencocokan dokumennya. Program ini telah membantu mendeteksi pembayar pajak yang tidak melaporkan penghasilannya.

“Kami sedang bersiap untuk mengirimkan pemberitahuan kepada pembayar pajak yang telah diidentifikasi,” katanya.

Baca Juga: Trump Mulai Obral Janji Pemangkasan Tarif Pajak 2.0

Murphy mengatakan divisinya juga tengah melakukan pekerjaan terkait Bank Secrecy Act. Hal ini berhubungan dengan informasi yang diterima IRS di Coinbase Inc., salah satu pertukaran cryptocurrency terbesar di dunia.

Pasalnya, lembaga keuangan di Negeri Paman Sam diharuskan untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam kasus dugaan pencucian uang dan penipuan. Oleh karena itu, seperti dilansir Bloombergtax, pedoman pajak baru tentang transaksi cryptocurrencyharus segera keluar. (kaw)

Baca Juga: Kandidat Presiden AS Ini Berencana Pungut Pajak Robot

“Dalam operasi ujian kami, kami mulai mengerjakan kasus-kasus itu,” katanya dalam forum kontroversi pajak yang diselenggarakan oleh New York University School of Studi Profesional, seperti dikutip pada Jumat (21/6/2019).

Baca Juga: Soal Rencana Pemangkasan Pajak Capital Gain, Ini Sikap Terbaru Trump

Divisinya, sambung Murphy, akan berkoordinasi dengan Divisi Bisnis Besar dan Internasional (Large Business and International Division) dalam menentukan kelanjutan audit terkait cryptocurrency karena lebih banyak kasus yang muncul.

IRS, sambungnya, telah mengidentifikasi sejumlah kasus pajak cryptocurrency dengan menggunakan program pencocokan dokumennya. Program ini telah membantu mendeteksi pembayar pajak yang tidak melaporkan penghasilannya.

“Kami sedang bersiap untuk mengirimkan pemberitahuan kepada pembayar pajak yang telah diidentifikasi,” katanya.

Baca Juga: Trump Mulai Obral Janji Pemangkasan Tarif Pajak 2.0

Murphy mengatakan divisinya juga tengah melakukan pekerjaan terkait Bank Secrecy Act. Hal ini berhubungan dengan informasi yang diterima IRS di Coinbase Inc., salah satu pertukaran cryptocurrency terbesar di dunia.

Pasalnya, lembaga keuangan di Negeri Paman Sam diharuskan untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam kasus dugaan pencucian uang dan penipuan. Oleh karena itu, seperti dilansir Bloombergtax, pedoman pajak baru tentang transaksi cryptocurrencyharus segera keluar. (kaw)

Baca Juga: Kandidat Presiden AS Ini Berencana Pungut Pajak Robot
Topik :  cryptocurrency, Amerika Serikat, IRS
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Rabu, 29 Maret 2017 | 15:50 WIB
MALAYSIA
Jum'at, 24 Maret 2017 | 10:56 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 14 Februari 2017 | 11:55 WIB
THAILAND
Senin, 29 Agustus 2016 | 11:02 WIB
INGGRIS
berita pilihan
Jum'at, 26 April 2019 | 15:54 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 15 September 2016 | 06:02 WIB
ZIMBABWE
Senin, 31 Desember 2018 | 14:35 WIB
ZIMBABWE
Senin, 12 September 2016 | 17:01 WIB
ZIMBABWE
Jum'at, 10 Mei 2019 | 16:37 WIB
ZAMBIA
Rabu, 15 Agustus 2018 | 12:10 WIB
ZAMBIA
Senin, 10 September 2018 | 09:45 WIB
YUNANI
Jum'at, 15 Juni 2018 | 17:42 WIB
ARAB SAUDI
Jum'at, 27 Juli 2018 | 16:21 WIB
JEPANG
Jum'at, 24 Mei 2019 | 17:11 WIB
NEPAL