Review
Selasa, 26 Mei 2020 | 10:00 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 14:42 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Sabtu, 23 Mei 2020 | 12:52 WIB
ANALISIS PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 MEI-2 JUNI 2020
Reportase

Negara Ini Bakal Pungut Retribusi Latte, Apa Itu?

A+
A-
2
A+
A-
2
Negara Ini Bakal Pungut Retribusi Latte, Apa Itu?
Ilustrasi.

DUBLIN, DDTCNews – Pemerintah Irlandia akan menerapkan retribusi latte (latte levy) yang merupakan pungutan pada cangkir (cups) kopi sekali pakai.

Richard Bruton, Minister for Climate Action mengatakan pungutan ini akan diaplikasikan mulai 2021 sebagai upaya untuk mengubah kebiasaan konsumen serta mengurangi dampak lingkungan dari penggunaan plastik sekali pakai.

“Salah satu hal yang jelas harus kita lakukan adalah mengurangi kemasan sekali pakai dan yang paling nyata adalah gelas sekali pakai,” ujar Bruton, Rabu (7/11/2019).

Baca Juga: Cukai Kantong Plastik, DJBC: Masih Menunggu Pembahasan Dengan DPR

Retribusi ini, sambung Burton, juga menyasar gelas kompos yang terbuat dari bahan biodegradable. Hal ini dikarenakan minimnya infrastruktur di sektor ritel untuk mendaur ulang kemasan yang telah bersentuhan dengan makanan dan minuman.

Tarif retribusi yang diusulkan senilai 0,25 euro (setara Rp3.877) per cangkir. Pemerintah berharap retribusi ini dapat mendorong penikmat kopi untuk membawa ‘keep cups’ (cangkir kopi daur ulang) yang bahkan memungkinkan pelanggan mengklaim diskon di beberapa kedai kopi.

Latar belakang pengenaan pungutan ini adalah berdasarkan hasil temuan penelitian yang didanai pemerintah tahun lalu. Laporan penelitian itu menyebut jumlah cangkir kopi sekali pakai dibuang oleh 4,9 juta warga Irlandia mencapai 200 juta cangkir setiap tahunnya.

Baca Juga: Pemulihan Ekonomi, OECD Sebut Penerimaan Pajak Penting Dinaikkan

Terlebih Pemerintah Irlandia memang tengah meningkatkan aksinya untuk mengurangi dampak lingkungan di seluruh seluruh sektor ekonomi. Hal ini lantaran negara ini telah melampaui alokasi emisi gas rumah kaca tahunan.

Oleh karena itu, pemerintah mendorong tindakan lebih jauh guna merealisasikan komitmen yang diamanatkan Uni Eropa (UE). Selain retribusi, sejumlah tindakan lain juga akan diterapkan untuk mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan.

Tindakan tersebut seperti menerapkan kenaikan atas pungutan kantong plastik menjadi 0,25 euro untuk kantong plastik dengan berat menengah yang dijual di supermarket. Irlandia pertama kali memperkenalkan pajak untuk kantong plastik pada 2002 silam.

Baca Juga: Dana Sengketa Pajak Tidak Bisa Dipakai untuk Penanganan Corona

Selain itu, pemerintah akan mengembangkan pungutan tahap kedua mulai 2022 dengan berfokus pada wadah makanan yang dapat dibawa pulang. Kemudian, pada fase ketiga pemerintah akan berfokus untuk menangani pengemasan makanan di gerai ritel seperti kemasan untuk roti, buah-buahan, maupun sayuran.

“Kebijakan ini sebenarnya untuk membuat orang mengubah kebiasaannya seumur hidup,” imbuh Burton, seperti dilansir nytimes.com.

Pada tahun lalu negara tetangga Irlandia, Inggris, menolak seruan dari para pegiat dan anggota parlemen untuk memberlakukan pungutan serupa pada cangkir kopi sekali pakai. Sebagai gantinya, negara ini memilih untuk mengurangi penggunaan cangkir sekali pakai melalui tindakan sukarela. (kaw)

Baca Juga: DPR Usul Botol Plastik Kena Cukai, Ini Kata Sri Mulyani
Topik : latte, latte levy, Irlandia, kantong plastik
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 22 Juli 2019 | 11:07 WIB
IRLANDIA
Sabtu, 13 Juli 2019 | 15:26 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Sabtu, 06 Juli 2019 | 12:50 WIB
CUKAI KANTONG PLASTIK
berita pilihan
Selasa, 26 Mei 2020 | 10:00 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 26 Mei 2020 | 08:04 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 25 Mei 2020 | 14:33 WIB
PENGADILAN PAJAK (12)
Senin, 25 Mei 2020 | 13:52 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 25 Mei 2020 | 13:12 WIB
KINERJA FISKAL
Senin, 25 Mei 2020 | 12:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 11:38 WIB
PELAYANAN PEMERINTAH
Senin, 25 Mei 2020 | 11:00 WIB
TIPS PAJAK UMKM
Senin, 25 Mei 2020 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK