Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Masuk 2022, Jutaan SPT Tahun Pajak 2020 Masih Belum Diproses

A+
A-
0
A+
A-
0
Masuk 2022, Jutaan SPT Tahun Pajak 2020 Masih Belum Diproses

Ilustrasi.

WASHINGTON D.C., DDTCNews - Jelang masa pelaporan SPT 2021, Internal Revenue Service (IRS) tak kunjung dapat menyelesaikan masalah backlog SPT.

Hingga pertengahan Desember 2021 terdapat 8,6 juta SPT orang pribadi dan 3 juta SPT badan yang belum diproses. Selanjutnya, terdapat 5 juta surat masuk dari wajib pajak yang belum ditanggapi oleh IRS. Mayoritas SPT yang belum diproses adalah SPT tahun pajak 2020.

"IRS saat ini sedang dalam masa krisis dan harus mengalihkan sumber dayanya untuk menjalankan misi utamanya, yakni memproses SPT dan membayar restitusi," tulis National Taxpayer Advocate dalam laporannya, dikutip Selasa (18/1/2022).

Baca Juga: Unggul di Pemilu 2022, Capres Ini Dituntut Lanjutkan Reformasi Pajak

Keterlambatan IRS dalam memproses SPT pun berimplikasi terhadap stimulus yang diberikan Pemerintah AS kepada rumah tangga, yakni child tax credit payments.

Untuk diketahui, child tax credit adalah kredit pajak yang diberikan kepada wajib pajak atas tanggungan anak. Pada 2021, kredit pajak senilai US$3.600 diberikan atas anak berusia di bawah 6 tahun dan senilai US$3.000 atas anak berusia 6 hingga 17 tahun.

Kredit pajak yang diberikan ini bisa direstitusi oleh wajib pajak dan menjadi instrumen pemerintah AS dalam memberikan jaring pengaman sosial kepada rumah tangga terdampak pandemi Covid-19.

Baca Juga: Presiden Baru Korea Selatan Bakal Rasionalisasi Tarif Pajak Korporasi

Akibat keterlambatan IRS dalam memproses SPT, masih terdapat masyarakat AS yang belum mendapatkan stimulus tersebut.

"Bagi beberapa wajib pajak, stimulus memiliki peran besar dalam memenuhi kebutuhan harian. Bagi sebagian wajib pajak lainnya, SPT yang belum diproses memiliki implikasi atas akses pembiayaan," tulis National Taxpayer Advocate.

Kurangnya kemampuan IRS dalam memproses SPT disebabkan oleh beberapa hal, antara lain akibat pandemi Covid-19, berkurangnya anggaran dan SDM IRS, dan banyaknya perubahan aturan dalam 2 tahun terakhir. (sap)

Baca Juga: Perusahaan AS yang Bayar Pajak ke Rusia Bakal Dapat Disinsentif

Topik : pajak internasional, SPT Tahunan, lapor SPT, IRS, Amerika Serikat

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Minggu, 22 Mei 2022 | 20:00 WIB
DATA PPS HARI INI

Rilis 55.643 Surat Keterangan PPS, DJP Dapat Setoran Rp9,53 Triliun

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pemerintah Fokus Lakukan Konsolidasi Fiskal, Ternyata Ini Alasannya

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Dorong Ekspor, Sri Mulyani: Eksportir Tidak Sendirian

Minggu, 22 Mei 2022 | 17:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Setoran PPh Badan dan Migas Berkorelasi Positif dengan Harga Komoditas

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:30 WIB
KANWIL DJP DI YOGYAKARTA

Rekening, Tanah Hingga Perhiasan Bos Sembako Ini Disita Petugas Pajak

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis Jaminan untuk Penundaan Pembayaran Cukai

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:30 WIB
KOREA SELATAN

Presiden Baru Korea Selatan Bakal Rasionalisasi Tarif Pajak Korporasi

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Perusahaan AS yang Bayar Pajak ke Rusia Bakal Dapat Disinsentif

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:30 WIB
KPP MADYA SURAKARTA

Tak Kunjung Lunasi Utang Pajak, 7 Mobil Akhirnya Disita Sekaligus