Fokus
Literasi
Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 03 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 03 Oktober 2022 | 17:11 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 03 Oktober 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 05 Oktober 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 5 OKTOBER - 11 OKTOBER 2022
Selasa, 04 Oktober 2022 | 16:15 WIB
KMK 50/2022
Rabu, 28 September 2022 | 09:39 WIB
KURS PAJAK 28 SEPTEMBER - 04 OKTOBER 2022
Rabu, 21 September 2022 | 08:33 WIB
KURS PAJAK 21 SEPTEMBER - 27 SEPTEMBER 2022
Reportase

Layani Wajib Pajak, Otoritas Ini Mulai Gunakan Teknologi AI

A+
A-
1
A+
A-
1
Layani Wajib Pajak, Otoritas Ini Mulai Gunakan Teknologi AI

Ilustrasi.

RABAT, DDTCNews – Otoritas pajak Maroko resmi meluncurkan layanan asisten virtual yang dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya melalui percakapan Chatbox.

Chatbox menjadi salah satu upaya pemerintah untuk merampingkan administrasi dan menjawab pertanyaan tentang pajak. Berdasarkan penjelasan salah seorang anggota DJP, fitur ini menyediakan dua bahasa, yaitu bahasa Arab dan Prancis.

“Agen virtual, yang memakai teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), ini memungkinkan untuk berinteraksi dengan wajib pajak dalam dua bahasa, 24 jam sehari, 7 hari sepekan, dan untuk membantu dalam hal urusan perpajakan,” katanya, Rabu (26/1/2022).

Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Pegawai Pajak, DJP Gandeng OECD

Seperti dilansir voicebot.ai, fitur Chatbox tersebut dapat diakses melalui laman resmi otoritas pajak Maroko dan aplikasi Daribati. Fitur ini dapat menjawab pertanyaan tentang pembayaran pajak melalui portal online pemerintah.

Versi pertama chatbot dirancang untuk menjawab pertanyaan yang paling sering diajukan oleh wajib pajak. Ke depannya, cakupan aspek pertanyaan akan diperluas, lebih banyak sumber daya, dan kemampuan percakapan yang lebih baik.

“Versi pertama dari chatbot ini dirancang untuk menjawab pertanyaan yang paling sering diajukan terkait dengan layanan pajak online SIMPL, dengan maksud untuk secara bertahap memperluas cakupannya ke aspek lain,” jelas otoritas pajak.

Baca Juga: DJP Sebut Ada Kepastian Waktu Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak

Sebagai informasi, otoritas pajak Maroko menjadi negara pertama yang menerapkan teknologi chatbot dalam pelayanan pajak. Rencananya, proyek nasional untuk mendigitalisasi layanan administrasi akan dilakukan secara menyeluruh.

Pada masa depan, diperkirakan makin banyak pemerintah yang beralih memakai kecerdasan buatan dalam bentuk teks dan suara untuk terhubung dengan warga, baik yang dibangun oleh lembaga publik seperti Maroko maupun pengembang aplikasi suara seperti Voicify. (vallen/rig)

Baca Juga: DJP Sebut Realisasi Restitusi PPN Dipercepat Tembus Rp8 Triliun

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : maroko, pelayanan pajak, teknologi, artificial intelligence, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 06 Oktober 2022 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Jokowi Sebut Industri Kreatif Bakal Jadi Tulang Punggung Ekonomi

Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:30 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR

Dorong Warga Pakai Kendaraan Listrik, Pemprov Beri Diskon Pajak 90%

Kamis, 06 Oktober 2022 | 08:39 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

BPK Rekomendasikan Pengujian Insentif Pajak yang Telah Disetujui

Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:40 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Perseroan Perorangan Pakai PPh Final, DJP: Ada Kewajiban Pelaporan

berita pilihan

Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tingkatkan Kapasitas Pegawai Pajak, DJP Gandeng OECD

Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:27 WIB
LAYANAN PAJAK

DJP Sebut Ada Kepastian Waktu Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak

Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP Sebut Realisasi Restitusi PPN Dipercepat Tembus Rp8 Triliun

Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:33 WIB
LAYANAN PAJAK

Pengajuan Pemindahbukuan Bakal Bisa Online, DJP Siapkan Layanan e-Pbk

Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:30 WIB
PMK 197/2013

Omzet Melebihi Rp4,8 M Tak Ajukan Pengukuhan PKP, Ini Konsekuensinya

Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:00 WIB
KPP PRATAMA PAREPARE

Tunggak Pajak, Saldo Rp348 Juta Milik WP Dipindahbukukan ke Kas Negara

Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:41 WIB
KP2KP SIAK SRI INDRAPURA

Beri Efek Kejut, Kantor Pajak Gelar Penyisiran Lapangan Selama 2 Pekan

Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:30 WIB
KP2KP PELABUHAN RATU

Usaha WP Tidak Aktif, DJP: Tetap Lapor SPT Masa PPN Selama Masih PKP

Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:03 WIB
PRESIDENSI G-20 INDONESIA

Jokowi Titip Pesan untuk Pimpinan Parlemen Anggota G-20, Ini Isinya