Fokus
Data & Alat
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Rabu, 09 November 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 09 NOVEMBER - 15 NOVEMBER 2022
Rabu, 02 November 2022 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 02 NOVEMBER - 08 NOVEMBER 2022
Reportase

Jokowi Teken Undang-Undang Baru Soal Pengesahan Persetujuan RCEP

A+
A-
0
A+
A-
0
Jokowi Teken Undang-Undang Baru Soal Pengesahan Persetujuan RCEP

Tampilan awal Undang-Undang No. 24/2022.

JAKARTA, DDTCNews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menandatangani UU 24/2022 tentang Pengesahan Regional Comprehensive Economic Partnership Agreement (Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional).

Pemerintah menyebut Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) disepakati demi mendukung program pembangunan ekonomi dan mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional di negara anggota, termasuk Indonesia.

“Berdasarkan pertimbangan…, perlu membentuk Undang-Undang tentang Pengesahan Regional Comprehensive Economic Partnership Agreement,” bunyi pertimbangan dalam UU 24/2022, dikutip pada Selasa (4/10/2022).

Baca Juga: Ada Kenaikan Harga BBM, Realisasi Belanja K/L Turun 9,5 Persen

Melalui UU 24/2022, pemerintah dan DPR resmi mengesahkan persetujuan RCEP yang telah ditandatangani pemerintah Indonesia pada 15 November 2020 di Bogor. UU 24/2022 mulai berlaku pada tanggal diundangkan 27 September 2022.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menjelaskan bahwa skema RCEP merupakan perjanjian perdagangan bebas, yang mencakup 10 negara Asean dan 5 negara mitra Asean antara lain China, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru.

RCEP merupakan inisiatif Indonesia pada keketuaan Asean sejak 2011. RCEP akan menjadi blok perdagangan terbesar yang mencakup 27% dari perdagangan dunia, 29% dari PDB dunia, 30% dari populasi dunia, serta 29% dari investasi dunia.

Baca Juga: Topang Penerimaan, Sri Mulyani: PPN Produk Digital Bakal Makin Penting

Airlangga menjelaskan negara-negara yang tergabung dalam persetujuan RCEP merupakan negara-negara mitra utama Indonesia dalam perdagangan dan investasi yang mencakup setidaknya 60% dari total ekspor, 71% dari total impor, serta 47% dari total investasi asing pada 2021.

Persetujuan RCEP diyakini membuka akses pasar baru, terutama di sektor pertanian dan perkebunan, perikanan, otomotif dan elektronik, makanan dan minuman, hingga sektor bahan kimia dan mesin di pasar China, Jepang, dan Korea Selatan.

"Persetujuan RCEP diperkirakan meningkatkan PDB sebesar 0,07% pada 2040 dengan kenaikan ekspor mencapai US$5,01 miliar dan surplus perdagangan diperkirakan naik 2,5 kali lipat," katanya seusai RUU RCEP disetujui DPR menjadi undang-undang. (rig)

Baca Juga: Terjerat Kasus Tindak Pidana Pajak, 2 Truk Milik Korporasi Disita DJP

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : uu 24/2022, RCEP, perjanjian dagang internasional, presiden jokowi, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 21 November 2022 | 12:00 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

BPS Beri Warning Potensi Kenaikan Harga Pangan di Akhir Tahun

Senin, 21 November 2022 | 11:30 WIB
TAIWAN

Taiwan Naikkan Insentif Kredit Pajak Demi Dukung Riset Teknologi

Minggu, 20 November 2022 | 20:57 WIB
SURVEI POLLING INSTITUTE

Layanan Pajak Dipandang Sudah Baik, Begini Hasil Surveinya

Minggu, 20 November 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Angkatan Kerja Ber-NPWP Masih Rendah, NIK sebagai NPWP Diperlukan

berita pilihan

Sabtu, 26 November 2022 | 15:00 WIB
PP 23/2018

Pakai PPh Final UMKM, Perhatikan Status Perpajakan Suami Istri PH-MT

Sabtu, 26 November 2022 | 14:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

DJP Ingatkan Lagi, Nama NPWP Cabang Harus Sama Dengan Pusat

Sabtu, 26 November 2022 | 13:00 WIB
PMK 54/2021

Ingat! Jika Sudah Pakai Pembukuan, Tak Bisa Kembali Gunakan Pencatatan

Sabtu, 26 November 2022 | 12:30 WIB
PENGAWASAN KEPABEANAN DAN CUKAI

Periksa Kapal Pesiar Masuk Wilayah RI, Bea Cukai Lakukan Boatzoeking

Sabtu, 26 November 2022 | 12:00 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

Tarif CHT 2023 Naik, DJBC Antisipasi Industri Rokok Borong Pita Cukai

Sabtu, 26 November 2022 | 11:30 WIB
PAJAK DAERAH

Biar Orang Mau Balik Nama, Provinsi Diminta Hapus BBNKB Mobil Bekas

Sabtu, 26 November 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Tata Cara Pengajuan Permohonan Penetapan Tarif Bea Masuk USDFS

Sabtu, 26 November 2022 | 10:30 WIB
PER-04/PJ/2020

Data Alamat NPWP Berubah, Masih Perlu Cetak SPPKP? Ini Penjelasan DJP

Sabtu, 26 November 2022 | 10:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Waduh! Libatkan 14 Perusahaan, Bos Tekstil Bikin Faktur Pajak Fiktif

Sabtu, 26 November 2022 | 09:30 WIB
SELEBRITAS

Tak Cuma Soleh, Ini Sederet Kucing yang 'Diangkat' Jadi Pegawai DJP