Review
Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:15 WIB
WAKIL MENTERI KEUANGAN SUAHASIL NAZARA:
Senin, 06 Desember 2021 | 15:43 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 08 Desember 2021 | 15:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Data & Alat
Rabu, 08 Desember 2021 | 08:31 WIB
KURS PAJAK 8 DESEMBER - 14 DESEMBER 2021
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Irlandia Akhirnya Teken Perjanjian Pajak OECD

A+
A-
1
A+
A-
1
Irlandia Akhirnya Teken Perjanjian Pajak OECD

Menteri Keuangan Paschal Donohoe (foto: Dara Mac Dónaill/irish times)

DUBLIN, DDTCNews – Pemerintah Irlandia akhirnya menandatangani perjanjian perihal kerangka inklusif pajak baru untuk mengatasi tantangan pajak digital sebagaimana diusung oleh Organization for Economic Co-Operation and Development (OECD).

“Selama dua tahun terakhir, kami melihat manfaat inovasi dan peran teknologi dalam menjaga bisnis tetap terbuka. Sistem perpajakan dapat mendukung hal ini,” kata Menteri Keuangan Irlandia Paschal Donohoe dalam keterangan resmi, Jumat (08/10/2021).

Dengan perjanjian tersebut, tarif pajak minimum perusahaan yang berpenghasilan lebih dari €750 juta selama setahun di Irlandia sebesar 15%. Sementara itu, bagi perusahaan yang berpenghasilan di bawah €750 juta selama setahun tarif pajak minimumnya sebesar 12,5%.

Baca Juga: Belanja Online Barang Impor Melonjak, Aturan Kepabeanan Bakal Direvisi

Kebijakan itu merupakan bagian dari kesepakatan dua pilar OECD. Pilar 1 berfokus pada realokasi proporsi pajak keuntungan ke yurisdiksi konsumen, sedangkan Pilar 2 berfokus pada penerapan pajak minimum bagi perusahaan multinasional.

Tarif pajak 15% akan berlaku bagi 56 perusahaan multinasional Irlandia yang mempekerjakan sekitar 100.000 orang dan 1.500 perusahaan asing yang berbasis di Irlandia dan mempekerjakan 400.000 orang.

Sementara itu, tarif pajak 12,5% akan menyasar 160.000 bisnis yang beroperasi di Irlandia dengan pendapatan kurang dari €750 juta per tahun. Pada sektor tersebut, terdapat 1,8 juta pekerja yang menggantungkan penghasilannya.

Baca Juga: Eks Menkeu Nasihati Otoritas: Tak Perlu Tambah Pajak Berbasis Konsumsi

“Saya yakin, Irlandia akan tetap kompetitif di masa depan. Kami akan tetap menjadi lokasi yang menarik dan terbaik di kelasnya, bagi perusahaan multinasional yang mencari lokasi investasi,” ujarnya.

Menkeu juga menyebutkan tiga alasan mengapa Irlandia bergabung dalam perjanjian OECD tersebut. Pertama, Irlandia merupakan ekonomi terbuka kecil yang sangat terhubung dengan negara Uni Eropa, Amerika Serikat, serta anggota G-20. Untuk itu, sistem pajak Irlandia harus sejalan dengan konsensus global demi keberlangsungan bisnis.

Kedua, jika tidak setuju Irlandia akan kehilangan pengaruh dalam diskusi kritis mengenai konsensus pemajakan digital global. Ketiga, ketidaksetujuan menyebabkan ketidakpastian bisnis yang selama ini beroperasi di Irlandia. (rizki/rig)

Baca Juga: Daftar 10 Negara Tujuan Investasi UKM Terfavorit di Eropa, Apa Saja?

Topik : irlandia, oecd, konsensus pajak global, pajak digital, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK FOKUS AKHIR TAHUN

Perkembangan APBN Sebelum Defisit Kembali Maksimal 3% PDB

Rabu, 08 Desember 2021 | 09:00 WIB
KABUPATEN SIDOARJO

Kejar Setoran PBB Akhir Tahun, Camat Dikerahkan ke Lapangan

Rabu, 08 Desember 2021 | 08:31 WIB
KURS PAJAK 8 DESEMBER - 14 DESEMBER 2021

Rupiah Lanjutkan Tren Pelemahan Terhadap Dolar AS

berita pilihan

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:39 WIB
RUU HKPD

RUU HKPD Turunkan Tarif Maksimal Pajak Hiburan, Begini Detailnya

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:30 WIB
APARATUR SIPIL NEGARA

Tjahjo Kumolo Ingatkan ASN Soal 8 Area Rawan Korupsi

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Begini Tren Rasio Kepatuhan Laporan SPT Tahunan 2016-2021

Rabu, 08 Desember 2021 | 15:43 WIB
KPP PRATAMA MEDAN POLONIA

Sosialisasi UU HPP, Wajib Pajak Dapat Penjelasan Soal PPS dari DJP

Rabu, 08 Desember 2021 | 15:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Perusahaan Bisa Dijatuhi Hukuman Pidana Perpajakan, Simak Ketentuannya