Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Insentif Pajak Jadi Alasan Mobil Listrik China Masuk Makau

A+
A-
1
A+
A-
1
Insentif Pajak Jadi Alasan Mobil Listrik China Masuk Makau

MAKAU, DDTCNews – NIO, salah satu mobil listrik mewah asal China, lebih memilih menjual mobil listrik terlebih dahulu di Makau daripada di kota-kota lain karena insentif pajak yang lebih menguntungkan.

Di bawah peraturan setempat, 88 model kendaraan ramah lingkungan yang memenuhi standar lingkungan untuk emisi gas dapat menikmati subsidi hingga 50% dari pajak yang terutang, dengan pemilik yang dibebaskan dari pajak mulai 2016.

“Di Singapura, Anda harus membayar pajak 500% hanya untuk membeli satu mobil, sedangkan di Makau mobil listrik bebas pajak. Itu salah satu alasan mengapa kami memutuskan bergabung dengan pasar Macau," ujar General Manager NIO Macau Chong Kin, Jumat (25/10/2019).

Baca Juga: Negara Ini Siap Beri Insentif Pajak untuk Mobil Listrik

Ia menambahkan di Hong Kong transportasi hanya mengizinkan impor kendaraan yang menggunakan kemudi kanan. Sementara di Makau, mengizinkan impor mobil dengan kemudi kiri seperti yang digunakan di China.

NIO saat ini sedang berusaha untuk mendapatkan pangsa pasar mobil listrik premium yang sejauh ini dimonopoli oleh perusahaan AS, Tesla. Walaupun sama-sama mobil listrik, tetapi terdapat satu fungsi utama yang membedakan pabrikan China, yaitu sistem Artificial Intellegence (AI) yang unik.

Sistem AI dalam mobil keluaran China ini memungkinkan pengemudi mengontrol semua fungsi kendaraan melalui perintah suara, seperti memutar musik, menyalakan AC atau menempatkan mobil pada drive otomatis.

Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik di Negara ini Melesat Pasca Bebas PPN

Fungsi unik lain dari merek ini adalah layanan pertukaran baterai gratis, tetapi hanya untuk model NIOES8 dengan driver yang dapat berkendara ke salah satu stasiun NIO dan mengganti baterai lengkap dalam waktu sekitar 3 menit.

Pemilik NIO dapat mengisi ulang baterai kendaraan di stasiun pengisian listrik kota mana pun, dengan menunjukkan saat ini terdapat 172 ruang pengisian daya yang berlokasi di 35 tempat parkir mobil umum dan lima jalan di Semenanjung Makau, Taipa, dan Coloane.

Seperti dilansir macaubusiness.com, NIO sendiri didirikan pada 2014 oleh pengusaha Cina William Li setelah mengajukan penawaran publik perdana senilai US$1,8 miliar di New York Stock Exchange pada 2018. (MG-anp/Bsi)

Baca Juga: Negara Ini Bakal Kenakan Pajak Kendaraan Listrik Mulai April 2020

“Di Singapura, Anda harus membayar pajak 500% hanya untuk membeli satu mobil, sedangkan di Makau mobil listrik bebas pajak. Itu salah satu alasan mengapa kami memutuskan bergabung dengan pasar Macau," ujar General Manager NIO Macau Chong Kin, Jumat (25/10/2019).

Baca Juga: Negara Ini Siap Beri Insentif Pajak untuk Mobil Listrik

Ia menambahkan di Hong Kong transportasi hanya mengizinkan impor kendaraan yang menggunakan kemudi kanan. Sementara di Makau, mengizinkan impor mobil dengan kemudi kiri seperti yang digunakan di China.

NIO saat ini sedang berusaha untuk mendapatkan pangsa pasar mobil listrik premium yang sejauh ini dimonopoli oleh perusahaan AS, Tesla. Walaupun sama-sama mobil listrik, tetapi terdapat satu fungsi utama yang membedakan pabrikan China, yaitu sistem Artificial Intellegence (AI) yang unik.

Sistem AI dalam mobil keluaran China ini memungkinkan pengemudi mengontrol semua fungsi kendaraan melalui perintah suara, seperti memutar musik, menyalakan AC atau menempatkan mobil pada drive otomatis.

Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik di Negara ini Melesat Pasca Bebas PPN

Fungsi unik lain dari merek ini adalah layanan pertukaran baterai gratis, tetapi hanya untuk model NIOES8 dengan driver yang dapat berkendara ke salah satu stasiun NIO dan mengganti baterai lengkap dalam waktu sekitar 3 menit.

Pemilik NIO dapat mengisi ulang baterai kendaraan di stasiun pengisian listrik kota mana pun, dengan menunjukkan saat ini terdapat 172 ruang pengisian daya yang berlokasi di 35 tempat parkir mobil umum dan lima jalan di Semenanjung Makau, Taipa, dan Coloane.

Seperti dilansir macaubusiness.com, NIO sendiri didirikan pada 2014 oleh pengusaha Cina William Li setelah mengajukan penawaran publik perdana senilai US$1,8 miliar di New York Stock Exchange pada 2018. (MG-anp/Bsi)

Baca Juga: Negara Ini Bakal Kenakan Pajak Kendaraan Listrik Mulai April 2020
Topik : mobil listrik, Makau, mobil China
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Senin, 22 Juli 2019 | 16:52 WIB
INSENTIF FISKAL
Rabu, 24 Juli 2019 | 18:24 WIB
INSENTIF FISKAL
Kamis, 25 Juli 2019 | 11:48 WIB
INSENTIF FISKAL
Jum'at, 26 Juli 2019 | 11:35 WIB
INSENTIF FISKAL
berita pilihan
Kamis, 20 Februari 2020 | 19:36 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Kamis, 20 Februari 2020 | 19:11 WIB
KOTA BOGOR
Kamis, 20 Februari 2020 | 18:03 WIB
ALOKASI DANA TRANSFER
Kamis, 20 Februari 2020 | 17:50 WIB
PROFIL PAJAK KOTA SURABAYA
Kamis, 20 Februari 2020 | 17:15 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Kamis, 20 Februari 2020 | 16:45 WIB
INSENTIF PAJAK
Kamis, 20 Februari 2020 | 16:26 WIB
SELEKSI CALON PROFESIONAL DDTC
Kamis, 20 Februari 2020 | 16:18 WIB
LOMBA MENULIS ARTIKEL PAJAK
Kamis, 20 Februari 2020 | 16:07 WIB
INDEKS KERAHASIAAN FINANSIAL GLOBAL
Kamis, 20 Februari 2020 | 15:57 WIB
PROYEKSI EKONOMI