Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 17 Januari 2022 | 18:00 WIB
KAMUS BEA METERAI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Reportase
Perpajakan.id

Insentif Pajak Dilanjutkan Tahun Depan, Sasar PPh OP Karyawan dan UMKM

A+
A-
0
A+
A-
0
Insentif Pajak Dilanjutkan Tahun Depan, Sasar PPh OP Karyawan dan UMKM

Ilustrasi.

BUDAPEST, DDTCNews - Pemerintah Hungaria kembali memberikan insentif pajak pada tahun fiskal 2022.

Menteri Keuangan Mihály Varga mengatakan wajib pajak karyawan akan mendapatkan banyak fasilitas diskon pajak mulai tahun depan. Nilai insentif pajak yang digelontorkan pada 2022 mencapai 750 miliar forint Hungaria atau setara Rp33,2 triliun.

"Kabinet Ekonomi telah memutuskan pemotongan sebesar 750 miliar forint dengan pajak atas gaji yang akan dikurangi lebih lanjut," katanya dikutip pada Senin (15/11/2021).

Baca Juga: Berlaku Tahun Ini, Tarif Pajak Pendidikan Tinggi Dinaikkan Jadi 2,5%

Menkeu Verga menuturkan insentif tidak hanya berlaku pada pemotongan pajak atas gaji karyawan. Kelas pekerja juga akan mendapatkan diskon fiskal tambahan dari pemerintah.

Kontribusi iuran jaminan sosial akan dipangkas sebesar 2,5% dan mulai berlaku pada 1 Januari 2022. Iuran untuk pelatihan kompetensi pekerja juga akan dihapuskan oleh pemerintah.

Selain itu, pelaku UMKM juga ikut mendapatkan fasilitas diskon pajak dari pemerintah. Kebijakan tersebut merupakan perpanjangan kebijakan yang dilakukan pada periode pandemi Covid-19.

Baca Juga: Percepat Pemulihan, Subsidi Gaji Disiapkan untuk Pekerja Pariwisata

Pada tahun lalu, tarif pajak UMKM dipotong menjadi hanya 10%. Keringanan pajak tambahan berlaku pada perusahaan lokal dan skala UMKM. Akumulasi insentif tersebut membuat pelaku usaha hanya dikenakan tarif pajak efektif maksimal sebesar 1%.

"Dengan keringanan pajak yang akan diperpanjang maka perusahaan lokal dan UMKM akan membayar pajak maksimum 1% pada tahun depan," terangnya.

Varga menambahkan pemerintah melakukan belanja perpajakan dalam skala besar untuk menghadapi dampak pandemi pada kegiatan usaha. Total nilai insentif pajak pada tahun fiskal 2021 dan 2022 ditaksir mencapai 2 triliun forint Hongaria.

Baca Juga: DJP Luncurkan Buku Panduan Lengkap Cara Ikut PPS, Unduh di Sini

"Total pemotongan pajak pada tahun ini dan 2022 akan mencapai 2 triliun forint," imbuhnya seperti dilansir hungarytoday.hu. (sap)

Topik : pajak internasional, insentif pajak, pandemi, diskon pajak, PPh, UMKM, Hungaria

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA

Warga DKI Bakal Bisa Cicil PBB, Tinggal Tunggu Persetujuan Anies

Selasa, 18 Januari 2022 | 13:00 WIB
AUSTRALIA

Perluas Advanced Pricing Agreement, Otoritas Ajak Wajib Pajak Diskusi

Selasa, 18 Januari 2022 | 11:00 WIB
KINERJA FISKAL

Meski Setoran Pajak Turun, Profitabilitas Jasa Keuangan Membaik

berita pilihan

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Luncurkan Buku Panduan Lengkap Cara Ikut PPS, Unduh di Sini

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:14 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

PPS Diproyeksi Mampu Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Lapor SPT

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Memperpanjang Waktu Penyampaian Tanggapan atas SPHP Pajak

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:39 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! Kalau Sudah Rajin Bayar Pajak, Tak Perlu Ikut PPS

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK

Pembetulan SPT Masa PPh Unifikasi, Seperti Apa Risiko Sanksinya?

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:13 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Sri Mulyani Anggarkan Ibu Kota Baru di PEN 2022, DPR Beri Catatan

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:00 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

Kanwil DJP Ini Bakal Manfaatkan PPS untuk Capai Target Setoran Pajak