Review
Kamis, 29 September 2022 | 16:16 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 27 September 2022 | 11:55 WIB
KONSULTASI UU HPP
Minggu, 25 September 2022 | 11:30 WIB
KEPALA BAPENDA RIAU SYAHRIAL ABDI
Kamis, 22 September 2022 | 13:53 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 September 2022 | 09:39 WIB
KURS PAJAK 28 SEPTEMBER - 04 OKTOBER 2022
Rabu, 21 September 2022 | 08:33 WIB
KURS PAJAK 21 SEPTEMBER - 27 SEPTEMBER 2022
Rabu, 14 September 2022 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 14 SEPTEMBER - 20 SEPTEMBER 2022
Rabu, 07 September 2022 | 09:33 WIB
KURS PAJAK 07 SEPTEMBER - 13 SEPTEMBER
Komunitas
Senin, 03 Oktober 2022 | 16:52 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Senin, 03 Oktober 2022 | 12:25 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Sabtu, 01 Oktober 2022 | 07:00 WIB
ANIMASI PAJAK
Jum'at, 30 September 2022 | 16:15 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Reportase

Ingatkan Bayar THR Karyawan, Ini Pesan Menaker untuk Pengusaha

A+
A-
2
A+
A-
2
Ingatkan Bayar THR Karyawan, Ini Pesan Menaker untuk Pengusaha

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA, DDTCNews – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah kembali mengingatkan para pengusaha untuk segera membayarkan tunjangan hari raya (THR) kepada pekerja paling lambat H-7 Idulfitri.

Ida mengatakan pemerintah telah memberikan banyak insentif kepada pengusaha. Menurutnya, pengusaha dapat berkontribusi lebih besar dalam memulihkan pergerakan ekonomi dengan membayarkan THR kepada pekerja.

“Karena pemerintah sudah memberikan banyak insentif, harapannya ada kepatuhan dari para pengusaha untuk membayar THR ini sehingga akan mendorong konsumsi masyarakat, yang pada akhirnya dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi kita," katanya dalam dialog FMB 9, Senin (26/4/2021).

Baca Juga: Target Jumlah Penerima Subsidi Upah Dipangkas, Ini Penjelasan Menaker

Ida mengatakan situasi ekonomi saat ini sudah lebih baik dibandingkan dengan periode Lebaran tahun lalu. Dengan perekonomian yang berada pada fase pemulihan, Ida menilai kondisi keuangan pengusaha sudah membaik dan mampu membayar THR secara penuh dan tepat waktu.

Apalagi, pemerintah sejak tahun lalu telah memberikan berbagai insentif kepada pengusaha. Misalnya, pajak penghasilan (PPh) final ditanggung pemerintah (DTP) untuk UMKM, pembebasan PPh Pasal 22 impor, restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) dipercepat, serta pengurangan angsuran PPh Pasal 25.

Pada perusahaan yang masih mengalami kesulitan keuangan, Ida juga memberikan kelonggaran berupa penundaan pembayaran THR paling lambat H-1 Lebaran, asal melakukan dialog dengan para pekerja dan menyampaikan laporan keuangannya.

Baca Juga: Tanggal Pencairan THR & Gaji ke-13 Geser, Konsumsi Pemerintah Tertekan

Hasil kesepakatan antara perusahaan dan pekerja tersebut harus dibuat secara tertulis dan dilaporkan kepada Dinas Ketenagakerjaan sebelum H-7 Lebaran. "Ini tidak menghilangkan kewajiban membayar THR sesuai besaran dalam peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Mengenai besaran THR, Ida menyebut nominalnya senilai 1 bulan upah bagi pekerja yang masa kerjanya 12 bulan atau lebih, serta nilai proporsionalitas bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari 1 bulan tetapi kurang dari 12 bulan.

Pada pengusaha yang telat membayar THR dan melewati tenggat H-1 Lebaran, akan ada sanksi 5% dari besaran THR yang harus dibayarkan kepada pekerja. Adapun pada pengusaha yang tidak membayar THR, sanksinya mulai dari teguran hingga pembatasan aktivitas usaha.

Baca Juga: Ada Pembayaran THR, Setoran Pajak Karyawan Tumbuh 26 Persen

Ida menambahkan saat ini Kemenaker telah membentuk posko untuk penyampaian aduan mengenai pembayaran THR, baik secara online, melalui telepon, atau bertatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan. Pembentukan posko THR juga telah diikuti 34 provinsi di Indonesia. (kaw)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : tunjangan hari raya, THR, Idulfitri, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Mochamad Nezar Gribaldy

Selasa, 27 April 2021 | 00:05 WIB
Betul sekali, dengan adanya thr ini sangat membantu sekali bagi para pekerja ini
1

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 30 Agustus 2021 | 18:45 WIB
BANTUAN SOSIAL

Subsidi Gaji Cair! 2,1 Juta Pemilik Rekening Himbara Dapat Lebih Dulu

Selasa, 10 Agustus 2021 | 10:00 WIB
PROVINSI RIAU

Dorong Kepatuhan, Layanan Drive Thru Pajak Kendaraan Diluncurkan

Jum'at, 30 Juli 2021 | 10:06 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ekonomi Digital Meningkat, World Bank: Threshold PKP Perlu Diturunkan

Jum'at, 30 Juli 2021 | 10:00 WIB
PERMENAKER 16/2021

Pekerja Bergaji di Atas Rp3,5 Juta Bisa Dapat Subsidi Gaji, Asalkan...

berita pilihan

Senin, 03 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Perusahaan Modal Ventura?

Senin, 03 Oktober 2022 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Korlantas Sebut Kendaraan yang Tunggak Pajak Bisa Ditilang

Senin, 03 Oktober 2022 | 17:11 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa PPh Pasal 23 atas Pinjaman Tanpa Bunga

Senin, 03 Oktober 2022 | 17:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

'Email dan NIK Sudah Didaftarkan NPWP' Saat Daftar Online, Ini Artinya

Senin, 03 Oktober 2022 | 16:52 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022

Memanfaatkan Sumber Informasi Terbuka untuk Awasi Kepatuhan Pajak HNWI

Senin, 03 Oktober 2022 | 16:30 WIB
PER-14/PJ/2022

Sudah Ada SPT Masa Unifikasi, Lampiran Formulir 1107 PUT 1 Dihapus

Senin, 03 Oktober 2022 | 16:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Wah! Ada Email Blast Lagi dari DJP, WP Diminta Perbarui Data Pribadi

Senin, 03 Oktober 2022 | 16:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Ingat! e-SPT Sudah Ditutup, Pembetulan SPT Tahunan Badan Pakai e-Form

Senin, 03 Oktober 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Jokowi: Jangan Sampai Pabriknya Besar-Besar, Tapi Lingkungannya Miskin