Berita
Kamis, 09 April 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Kamis, 09 April 2020 | 10:27 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Kamis, 09 April 2020 | 09:57 WIB
DIRJEN PERBENDAHARAAN ANDIN HADIYANTO:
Kamis, 09 April 2020 | 08:20 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 April 2020 | 09:12 WIB
KURS PAJAK 8 APRIL-14 APRIL 2020
Selasa, 07 April 2020 | 13:30 WIB
STATISTIK DAYA SAING PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 17:01 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 14:31 WIB
PROFESI
Komunitas
Selasa, 07 April 2020 | 17:08 WIB
UNIVERSITAS DIPONEGORO
Selasa, 07 April 2020 | 16:45 WIB
STISIPOL PAHLAWAN 12 BANGKA
Kamis, 02 April 2020 | 15:11 WIB
LEE JI-EUN:
Selasa, 31 Maret 2020 | 09:52 WIB
PROGRAM BEASISWA
Reportase

DJP dan Google Incar Pelaku UMKM, Mau Apa?

A+
A-
0
A+
A-
0
DJP dan Google Incar Pelaku UMKM, Mau Apa?

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews—Ditjen Pajak (DJP) menjalin kerja sama dengan Google sebagai upaya meningkatkan kesadaran pajak. Nanti, kalangan yang menjadi prioritas mereka adalah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan edukasi pajak terhadap UMKM akan melalui platform Google Primer. Modul edukasi di platform itu nantinya akan menjadi panduan UMKM melaksanakan kewajiban pajaknya.

"Yang di-launching hari ini adalah modul perpajakan untuk UMKM. Jadi kami berikan panduan kepada UMKM bagaimana cara mendaftar NPWP dan mendapatkan fasilitas PPh Final 0,5%," katanya di Perpustakaan Nasional, Selasa (18/2/2020).

Baca Juga: Soal Unifikasi SPT Masa PPh, DJP Siapkan Aplikasinya

Hestu mengapresiasi Google yang turut meningkatkan kesadaran pajak di kalangan pelaku usaha UMKM, terutama di ranah digital. Menurutnya, aplikasi akan makin memudahkan UMKM dalam mengakses pelbagai fasilitas pajak.

Misal, memanfaatkan fasilitas PPh final 0,5% yang diatur di dalam Peraturan Pemerintah (PP) No.23/2018 terkait pajak penghasilan yang diperoleh oleh wajib pajak yang memiliki peredaran tertentu.

"Ini merupakan kolaborasi yang sangat bagus antara Google dengan DJP untuk menyiapkan edukasi melalui platform Google ini," paparnya.

Baca Juga: Pelaporan SPT Tahunan Secara Manual Turun 52%

Aplikasi Google Primer mencantumkan empat pelajaran singkat terkait kewajiban pajak bagi pelaku usaha yang berada di Indonesia. Ini merupakan kerja sama perdana Google secara global terkait edukasi pajak kepada penggunanya.

Dalam aplikasi tersebut, UMKM dapat belajar cara mengelola keuangan dan memahami bagaimana kewajiban pajak yang harus mereka lakukan. Adapun, Google Primer merupakan aplikasi belajar mandiri yang memiliki 127 pelajaran dalam bahasa Indonesia. (rig)

Baca Juga: Efek Corona, 54 Perusahaan Petrokimia Dapat Relaksasi Pajak

"Yang di-launching hari ini adalah modul perpajakan untuk UMKM. Jadi kami berikan panduan kepada UMKM bagaimana cara mendaftar NPWP dan mendapatkan fasilitas PPh Final 0,5%," katanya di Perpustakaan Nasional, Selasa (18/2/2020).

Baca Juga: Soal Unifikasi SPT Masa PPh, DJP Siapkan Aplikasinya

Hestu mengapresiasi Google yang turut meningkatkan kesadaran pajak di kalangan pelaku usaha UMKM, terutama di ranah digital. Menurutnya, aplikasi akan makin memudahkan UMKM dalam mengakses pelbagai fasilitas pajak.

Misal, memanfaatkan fasilitas PPh final 0,5% yang diatur di dalam Peraturan Pemerintah (PP) No.23/2018 terkait pajak penghasilan yang diperoleh oleh wajib pajak yang memiliki peredaran tertentu.

"Ini merupakan kolaborasi yang sangat bagus antara Google dengan DJP untuk menyiapkan edukasi melalui platform Google ini," paparnya.

Baca Juga: Pelaporan SPT Tahunan Secara Manual Turun 52%

Aplikasi Google Primer mencantumkan empat pelajaran singkat terkait kewajiban pajak bagi pelaku usaha yang berada di Indonesia. Ini merupakan kerja sama perdana Google secara global terkait edukasi pajak kepada penggunanya.

Dalam aplikasi tersebut, UMKM dapat belajar cara mengelola keuangan dan memahami bagaimana kewajiban pajak yang harus mereka lakukan. Adapun, Google Primer merupakan aplikasi belajar mandiri yang memiliki 127 pelajaran dalam bahasa Indonesia. (rig)

Baca Juga: Efek Corona, 54 Perusahaan Petrokimia Dapat Relaksasi Pajak
Topik : kesadaran pajak, kepatuhan pajak, umkm, djp, google, nasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
0/1000
artikel terkait
Selasa, 07 April 2020 | 10:10 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Selasa, 07 April 2020 | 09:53 WIB
KETUA DK OJK WIMBOH SANTOSO:
Selasa, 07 April 2020 | 09:12 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 06 April 2020 | 19:15 WIB
PERPRES 54/2020
berita pilihan
Kamis, 09 April 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Kamis, 09 April 2020 | 10:27 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Kamis, 09 April 2020 | 09:57 WIB
DIRJEN PERBENDAHARAAN ANDIN HADIYANTO:
Kamis, 09 April 2020 | 09:19 WIB
OPINI
Kamis, 09 April 2020 | 08:20 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 08 April 2020 | 19:00 WIB
KOREA SELATAN
Rabu, 08 April 2020 | 18:15 WIB
PROFIL PERPAJAKAN SERBIA
Rabu, 08 April 2020 | 17:20 WIB
MEMO PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 08 April 2020 | 16:42 WIB
EFEK VIRUS CORONA