Fokus
Literasi
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK DAERAH
Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Reportase

Biaya Bangun Infrastruktur Melonjak, Otoritas Ini Naikkan Pajak BBM

A+
A-
0
A+
A-
0
Biaya Bangun Infrastruktur Melonjak, Otoritas Ini Naikkan Pajak BBM

Ilustrasi.

BEIJING, DDTCNews – Pemerintah Selandia Baru memberikan sinyal untuk menaikkan tarif pajak bahan bakar dan retribusi jalan menyusul adanya kenaikan biaya infrastruktur yang terus meningkat secara signifikan.

Departemen Keuangan menjelaskan keputusan menaikkan tarif pajak bahan bakar dan retribusi jalan diambil untuk mengatasi pengeluaran transportasi darat nasional yang makin melonjak.

"Ada risiko pajak bahan bakar (FED) dan/atau biaya pengguna jalan (RUC) perlu ditingkatkan untuk mengelola tekanan pada dana transportasi darat nasional," tulis Departemen Keuangan dikutip dari nzherald.co.nz, Minggu (5/6/2022).

Baca Juga: Belum Punya NPWP, Tempat Tinggal WP Didatangi Petugas Pajak

Menurut Agensi Transportasi Selandia Baru Waka Kotahi yang bertugas mengelola dana transportasi darat nasional, pemerintah setidaknya mengucurkan dana sekitar NZD4 miliar atau setara dengan Rp37,71 triliun setiap tahun.

Dana tersebut digunakan untuk membangun dan memelihara jalan. Selain itu, dana tersebut juga dipakai untuk pembangunan infrastruktur transportasi umum dan memberikan subsidi untuk layanan transportasi umum.

Sebagian besar pendanaan anggaran tersebut berasal dari pajak bahan bakar dan retribusi jalan. Namun, tekanan inflasi menyebabkan dana infrastruktur tersebut makin melonjak. Adapun kenaikan harga paling tinggi terjadi di industri konstruksi.

Baca Juga: Inflasi Tinggi, Otoritas Ini Anggarkan Rp152 T untuk Insentif Pajak

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, Departemen Keuangan berencana menaikkan tarif pajak bahan bakar dan retribusi jalan. Nanti, kenaikan tarif pajak bahan bakar dan retribusi jalan akan dipatok di atas NZD0,25 atau Rp2.357,29 per liter.

Departemen Keuangan belum memastikan waktu pemberlakuan dari kenaikan tarif pajak tersebut. Namun demikian, kenaikan tarif pajak diperkirakan akan berlaku tidak lebih cepat dari 1 Juli 2024. (rig)

Baca Juga: WP Non-Efektif Dikecualikan dari Pengawasan, Begini Penjelasan DJP
Topik : selandia baru, pajak, pajak internasional, tarif pajak, BBM, retribusi jalan

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Kasus Pencucian Uang, Ditjen Pajak Sita 6 Aset Milik Tersangka

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 08:19 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

DJP Makin Leluasa Awasi WP, Muncul Wacana Tak Ada Lagi Pemutihan Pajak

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 07:30 WIB
KOTA MATARAM

Restoran yang Tak Jujur Lapor Omzet Diperiksa, Siap-Siap Kena Denda

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 07:00 WIB
ANIMASI PAJAK

Tanpa Pajak Negara Bisa Apa?

berita pilihan

Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KPP PRATAMA SUKABUMI

Belum Punya NPWP, Tempat Tinggal WP Didatangi Petugas Pajak

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:00 WIB
KP2KP PURWODADI

WP Non-Efektif Dikecualikan dari Pengawasan, Begini Penjelasan DJP

Minggu, 14 Agustus 2022 | 12:30 WIB
HUNGARIA

Beban Pajak Ditanggung Konsumen, Maskapai Ini Kena Denda Rp11 Miliar

Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:30 WIB
KPP PRATAMA CILACAP

Usai Blokir Rekening WP Badan, Kantor Pajak Lakukan Penyitaan

Minggu, 14 Agustus 2022 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Prosedur Pemberitahuan Surat Paksa dalam Penagihan Pajak

Minggu, 14 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KABUPATEN BOJONEGORO

Peringati HUT Ke-77 RI, Pemutihan Pajak Diadakan Hingga 20 Oktober