JAKARTA, DDTCNews - Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) memperkuat peran sebagai industrial assistance dan trade facilitator dengan mengunjungi sekaligus mendampingi pelaku usaha di sejumlah daerah terutama yang berorientasi ekspor.
Kasubdit Humas dan Penyuluhan DJBC Budi Prasetiyo mengatakan upaya itu ditempuh untuk memastikan para pengusaha memperoleh pelayanan, pendampingan, dan solusi menghadapi masalahnya. Menurutnya, sederet aspek tersebut dibutuhkan agar kegiatan ekspor, impor, maupun produksi dapat berjalan efektif dan efisien.
"Dengan komunikasi yang terbuka dan pendampingan yang berkelanjutan, kami optimistis iklim perdagangan dan investasi nasional akan semakin kondusif dan makin berdaya saing," ujarnya, dikutip pada Minggu (24/5/2026).
Budi menjelaskan kegiatan kunjungan dan asistensi kali ini dilaksanakan oleh 4 unit vertikal DJBC di Yogyakarta, Belitung, Tanjungpinang, dan Lampung. Di Yogyakarta, petugas DJBC mengunjungi produsen sarung tangan kulit dalam rangka meninjau proses bisnis, alur produksi dan aktivitas ekspor-impor.
Tak hanya itu, petugas dan pelaku industri juga membahas pelayanan kepabeanan dan cukai, termasuk prosedur administrasi, pemanfaatan fasilitas kepabeanan, serta percepatan layanan.
Sementara itu, DJBC Tanjungpandan melaksanakan kegiatan klinik ekspor di Belitung guna mendorong peluang komoditas unggulan daerah bersaing di pasar internasional. Melalui kliki ekspor, petugas memberikan pendampingan teknis, konsultasi, dan mengambil barang contoh ekspor salah satunya berupa mineral kaolin.
Berikutnya, DJBC Tanjungpinang melaksanakan customs visit customer (CVC) kepada perusahaan yang bergerak di bidang riset, pengembangan, dan manufaktur wing-in-ground vehicle atau ground-effect vehicle dengan merek dagang. Tujuan CVC ialah membangun komunikasi, serta memberikan asistensi kebutuhan ekspor dan impor.
Di Lampung, petugas DJBC melakukan asistensi kepada produsen etanol, meninjau fasilitas produksi, serta mendengarkan masukan dari pihak perusahaan. Budi meyakini langkah-langkah di atas dapat meningkatkan koordinasi, kerja sama, dan komunikasi agar tujuan bersama mudah dicapai.
"DJBC akan terus memperkuat sinergi dengan para pelaku usaha di berbagai sektor," kata Budi. (rig)
