KEBIJAKAN KEPABEANAN

DJBC RI–Singapura Perkuat Kerja Sama di Wilayah Perairan, Ada Apa?

Aurora K. M. Simanjuntak
Minggu, 17 Mei 2026 | 09.00 WIB
DJBC RI–Singapura Perkuat Kerja Sama di Wilayah Perairan, Ada Apa?
<p>Ilustrasi patroli laut Ditjen Bea dan Cukai.&nbsp;<em>(foto: DJBC)</em></p>

JAKARTA, DDTCNews - Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) dan Singapore Police Coast Guard (SPCG) memperkuat kerja sama pengawasan di wilayah perairan yang berbatasan langsung agar penyelundupan bisa lebih cepat dicegah dan ditindak.

Kasubdit Humas dan Penyuluhan DJBC Budi Prasetiyo mengatakan fokus kerja sama otoritas kepabeanan dan cukai Indonesia-Singapura antara lain diarahkan untuk menangani praktik penyelundupan barang kena cukai lintas negara, narkotika, perdagangan ilegal, dan pelanggaran kepabeanan lainnya.

"Kerja sama bilateral antara Bea Cukai dan SPCG dijalankan secara konkret melalui pertukaran informasi, patroli terkoordinasi, rendezvous at sea (pertemuan di laut), dan peningkatan kapasitas petugas," ujarnya, dikutip pada Minggu (17/5/2026).

Selain pertukaran informasi, intelijen dan patroli bersama, kedua belah pihak berencana melakukan capacity building atau training exchange, serta port visit oleh kedua kapal patroli dari DJBC dan SPCG.

Kegiatan ini bertujuan tidak hanya memperkuat pengawasan dan penjagaan keamanan perbatasan laut Indonesia–Singapura, tetapi menjaga hubungan baik di antara aparat penegak hukum. Selain itu, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan kelembagaan dan komunikasi antarpetugas bea cukai kedua negara.

Menurut Budi, kerja sama internasional ini penting untuk mendukung pengawasan yang lebih efektif, menjaga keamanan perbatasan, melindungi masyarakat, melindungi penerimaan negara, serta mendukung perdagangan yang legal dan aman.

Sebagai informasi, DJBC dan SPCG telah menggelar 3rd Bilateral Meeting atau Pertemuan Bilateral Ketiga. Pertemuan ini dihadiri oleh pimpinan kedua institusi, yakni Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama dan Commander SPCG SAC Ang Eng Seng.

Budi memaparkan hasil pertemuan tersebut menunjukkan penguatan pengawasan maritim lintas batas memerlukan kolaborasi yang konsisten, adaptif, dan berbasis pertukaran informasi antarlembaga untuk menjaga keamanan kawasan perbatasan dan mendukung efektivitas pengawasan kepabeanan.

"Melalui pertemuan ini, Bea Cukai menegaskan komitmen untuk memperkuat pengawasan kepabeanan, tidak hanya di pelabuhan dan bandara, tetapi juga secara aktif di wilayah maritim perbatasan," katanya. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.