KEBIJAKAN PEMERINTAH

Ada Wacana Pangkas Gaji Menteri dan Pejabat, Ini Kata Purbaya

Aurora K. M. Simanjuntak
Jumat, 20 Maret 2026 | 13.30 WIB
Ada Wacana Pangkas Gaji Menteri dan Pejabat, Ini Kata Purbaya
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan terkait dengan wacana pemotongan gaji menteri dan pejabat lainnya untuk menghemat anggaran negara di tengah kondisi perang Timur Tengah.

Menurut bendahara negara, tidak masalah bila gaji pejabat negara akan dikurangi. Sebagai informasi, Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto memiliki 49 kementerian dan total 49 menteri, 10 pejabat setingkat menteri, dan 57 wakil menteri.

"Ya enggak apa-apa kalau menteri gajinya dipotong, sudah kegedean juga," ujarnya, dikutip pada Jumat (20/3/2026).

Mengingat masih sebatas wacana, lanjut Purbaya, pemerintah belum mengambil keputusan terkait pemangkasan gaji menteri dan pejabat.

Lebih lanjut, jajaran pimpinan kementerian dan lembaga sudah mendiskusikan 2 aspek penting yang akan dilakukan pada tahun ini, yaitu meningkatkan pendapatan negara dan melakukan efisiensi anggaran.

Purbaya menambahkan perekonomian Indonesia saat ini juga relatif stabil dan kuat. Dia menuturkan langkah pemerintah untuk melakukan penghematan anggaran ataupun memotong gaji pejabat tidak serta merta menandakan negara sedang mengalami krisis.

"Jadi, ekonomi masih baik, semua [sektor usaha] kencang larinya, ekspansi dan segala macam," tuturnya.

Presiden Prabowo sebelumnya menyoroti strategi negara lain seperti Pakistan yang mulai bersiap menghadapi konflik geopolitik. Dia menyebut Pakistan telah menggelar work from home atau bekerja dari rumah atau luar kantor.

Selain itu, pemerintah Pakistan mengurangi gaji milik anggota kabinet dan DPR. Dia menerangkan pemerintah Pakistan memberikan uang hasil efisiensi anggaran tersebut kepada kelompok masyarakat rentan dan lemah.

"Ini hanya contoh, maksud saya ini ada berapa hari saya kira kita bisa mengkaji masalah ini. Saya kira kita juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan," ujar Prabowo. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.