EDINBURGH, DDTCNews - Oxfam Scotland mendesak pemerintah Skotlandia menetapkan tarif pajak jet pribadi setidaknya 10 kali lebih tinggi dibandingkan dengan tarif tertinggi pajak penumpang pesawat yang berlaku saat ini.
Desakan tersebut disampaikan menjelang pengumuman APBN Skotlandia pada 3 Desember 2026. Pemerintah Skotlandia berencana mengenakan pajak atas penerbangan jet pribadi mulai April 2028.
"Pemerintah seharusnya memanfaatkan momentum pengumuman APBN untuk menetapkan pajak jet pribadi setinggi mungkin dan mengirimkan pesan yang jelas bahwa penumpang jet pribadi tidak boleh mencemari lingkungan dengan biaya murah sementara masyarakat lainnya harus menanggung dampaknya," kata Head of Oxfam Scotland Katherine May, dikutip pada Kamis (29/10/2026).
Menurut Oxfam Scotland, kebijakan tersebut diperlukan untuk memastikan pihak yang menghasilkan polusi terbesar turut berkontribusi lebih besar dalam mengatasi dampak perubahan iklim.
Berdasarkan analisis Oxfam Scotland terhadap catatan penerbangan dari Private Jet Tracking Initiative, terdapat 1.101 penerbangan jet pribadi yang tiba di atau berangkat dari Skotlandia selama periode 15 Juli hingga 15 Agustus 2026.
Oxfam memperkirakan penerbangan tersebut menghasilkan emisi karbon dioksida (CO2) sebesar 7.830 ton. Organisasi tersebut menyebut rata-rata 1 penerbangan jet pribadi menghasilkan emisi karbon lebih besar dibandingkan emisi tahunan yang menjadi tanggung jawab seseorang dari separuh penduduk termiskin di Inggris.
Secara kumulatif, Oxfam mencatat sebanyak 7.237 penerbangan jet pribadi tiba di atau berangkat dari Skotlandia selama Januari hingga September 2026. Penerbangan tersebut diperkirakan menghasilkan emisi CO2 sebesar 44.216 ton.
Oxfam juga memperkirakan dalam kurun waktu 42 menit, emisi karbon dari penerbangan jet pribadi telah melampaui emisi tahunan yang menjadi tanggung jawab seseorang dari separuh penduduk termiskin di Inggris.
May menilai dampak krisis iklim tidak dirasakan secara merata oleh seluruh kelompok masyarakat. Menurutnya, masyarakat yang paling sedikit berkontribusi terhadap krisis iklim justru menghadapi risiko besar akibat banjir, kekeringan, gelombang panas, dan kebakaran hutan.
Sebaliknya, kelompok masyarakat sangat kaya memiliki sumber daya lebih besar untuk menghindari dampak tersebut, misalnya dengan berpindah ke rumah kedua atau menyewa petugas pemadam kebakaran pribadi.
"Krisis iklim adalah krisis ketidaksetaraan dan itulah mengapa keadilan iklim berarti membuat para pencemar harus membayar lebih mahal," ujar May dilansir news.stv.tv.
May menambahkan krisis iklim juga merupakan persoalan ketimpangan sehingga pihak yang memperoleh keuntungan dari aktivitas pencemaran lingkungan perlu memberikan kontribusi lebih besar untuk mengatasi kerusakan yang ditimbulkan.
Oxfam Scotland mengusulkan agar tarif pajak jet pribadi ditetapkan setidaknya 10 kali lebih tinggi dibandingkan tarif tertinggi pajak penumpang pesawat yang berlaku saat ini.
Sementara itu, juru bicara Pemerintah Skotlandia menyatakan pemerintah berencana menerapkan pajak jet pribadi mulai April 2028 untuk memastikan pengguna jet pribadi membayar bagian yang semestinya atas dampak penerbangan mereka. (dik)
