PHNOM PENH, DDTCNews - Otoritas pajak Kamboja mengembangkan sistem baru untuk memodernisasi prosedur pembayaran pajak agar lebih transparan dan efisien.
Dirjen Pajak Kong Vibol mengatakan sistem baru bernama GDT HomeTax ini dirancang untuk memudahkan wajib pajak membayar pajak dari mana saja selama terdapat koneksi internet. Sistem ini mengintegrasikan lebih dari 80 aplikasi dan layanan yang sebelumnya terpisah ke dalam satu portal.
"GDT HomeTax adalah portal digital tunggal yang terhubung dengan sistem perbankan untuk mendukung pengumpulan pajak dan mempermudah wajib pajak melaksanakan kewajibannya kepada negara," katanya, dikutip pada Sabtu (28/2/2026).
Vibol menyebut pengembangan GDT HomeTax menjadi bagian dari reformasi pajak yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Reformasi pajak ini bertujuan membangun kepercayaan para wajib pajak kepada otoritas.
GDT HomeTax diyakini akan peningkatan layanan perpajakan secara signifikan sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kepatuhan. Di sisi lain, digitalisasi telah membuat proses bisnis pada otoritas pajak makin efisien.
GDT HomeTax antara lain melayani pelaporan pajak, pembayaran pajak, serta berbagai layanan dan pengisian formulir. Otoritas pun telah bekerja sama dengan bank-bank komersial untuk menjembatani kesenjangan antara sistem digital dan aksesibilitas fisik.
Digitalisasi pajak dilaporkan telah membuahkan hasil positif di Kamboja. Pada 2025, otoritas mengumpulkan penerimaan pajak senilai US$3,57 miliar atau sekitar Rp59,98 triliun.
Penerimaan pajak tersebut tumbuh 3,25% dari tahun sebelumnya yang sebesar US$3,46 miliar atau Rp58,13 triliun.
"Penerimaan pajak akan dibelanjakan untuk membantu semua sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, dan pertahanan," ujar Vibol dilansir khmertimeskh.com. (dik)
