Review
Rabu, 21 April 2021 | 15:36 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 09:49 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 11:54 WIB
ANALISIS PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 09:24 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 21 April 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 21 APRIL - 27 APRIL 2021
Kamis, 15 April 2021 | 15:25 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 14 April 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 14 APRIL - 20 APRIL 2021
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Reportase
Perpajakan.id

Asyik, Program Pemutihan Pajak Khusus Sepeda Motor Dimulai

A+
A-
0
A+
A-
0
Asyik, Program Pemutihan Pajak Khusus Sepeda Motor Dimulai

Ilustrasi. (DDTCNews)

BENGKULU, DDTCNews – Pemprov Bengkulu resmi memberlakukan pembebasan denda dan tunggakan pajak kendaraan roda dua di bawah 150 cc.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan program pemutihan pajak tersebut mulai berlaku hari ini hingga Desember 2021. Menurutnya, insentif itu untuk meringankan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Program ini khusus untuk kendaraan roda dua dibawah 150 cc yang sudah tercatat di Samsat Bengkulu," katanya, Senin (8/3/2021).

Baca Juga: 300 Alat Perekam Pajak Bakal Dipasang Tahun Ini

Rohidin menuturkan pemutihan pajak khusus sepeda motor tersebut diatur dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Bengkulu No. C.163.BPKD/2021. Untuk diperhatikan, insentif ini tidak berlaku pada kendaraan roda dua milik pemerintah atau kendaraan dinas.

Dia meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Bengkulu menyosialisasikan kebijakan tersebut kepada masyarakat. Dia berharap kebijakan tersebut dapat meningkatkan produktivitas masyarakat di tengah pandemi.

Dia juga mengaku tidak khawatir program pemutihan pajak menggerus pendapatan asli daerah (PAD) Bengkulu. Menurutnya, Badan Pendapatan Keuangan Daerah akan mencari sumber penerimaan lain agar program pembangunan tetap berjalan.

Baca Juga: Atur Pungutan Hiburan Malam, Raperda Pajak Daerah Ditolak DPRD

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Keuangan Daerah (BPKD) Bengkulu Noni Yuliesti memprediksi relaksasi tersebut akan dimanfaatkan 200.000 kendaraan. Setelah mendapat pemutihan, ia berharap para pemilik kendaraan roda dua akan lebih patuh membayar pajak.

Saat ini, lanjutnya. terdapat 900.000 kendaraan roda dua yang tersebar di Provinsi Bengkulu. Namun, kendaraan yang aktif membayar pajak hanya sekitar 300.000 unit.

"Selama ini pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor di Bengkulu mencapai Rp257 miliar, dan ditargetkan program ini dapat merelaksasi sekitar 200.000 pemilik kendaraan roda dua agar aktif kembali membayar pajak," ujarnya seperti dilansir nusadaily.com.

Baca Juga: Jadi Kawasan Food Estate, Pemda Mulai Gali Potensi Pajak

Untuk diketahui, pajak kendaraan bermotor pada sepeda motor di bawah 150 cc merupakan bagian dari 18 program yang dijanjikan Rohidin bersama Wakil Gubernur Rosjonsyah. (rig)

Topik : pemprov bengkulu, pemutihan pajak, pajak kendaraan, pajak daerah
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 16 April 2021 | 10:15 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Kamis, 15 April 2021 | 18:07 WIB
KABUPATEN KENDAL
Kamis, 15 April 2021 | 17:30 WIB
KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kamis, 15 April 2021 | 16:58 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
berita pilihan
Kamis, 22 April 2021 | 18:14 WIB
CUKAI (10)
Kamis, 22 April 2021 | 17:57 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
Kamis, 22 April 2021 | 17:37 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Kamis, 22 April 2021 | 17:15 WIB
KINERJA FISKAL
Kamis, 22 April 2021 | 17:00 WIB
KINERJA FISKAL
Kamis, 22 April 2021 | 16:47 WIB
KINERJA APBD
Kamis, 22 April 2021 | 16:45 WIB
KABUPATEN BEKASI
Kamis, 22 April 2021 | 16:25 WIB
INSENTIF PPnBM
Kamis, 22 April 2021 | 16:19 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 22 April 2021 | 16:05 WIB
KINERJA FISKAL