PERADILAN PAJAK

Ada e-Tax Court, Sidang Bakal Digelar secara Elektronik

Muhamad Wildan | Rabu, 14 Juni 2023 | 14:00 WIB
Ada e-Tax Court, Sidang Bakal Digelar secara Elektronik

Slide paparan yang disampaikan oleh Tim Regulasi/Probis e-Tax Court Aniek Andriani.

JAKARTA, DDTCNews - Kehadiran pengadilan pajak elektronik atau e-tax court bakal membuka ruang bagi Pengadilan Pajak untuk menggelar persidangan secara elektronik.

Tim Regulasi/Probis e-Tax Court Aniek Andriani mengatakan Keputusan Ketua Pengadilan Pajak No. KEP-016/PP/2020 memungkinkan sidang dilakukan secara elektronik. Namun, keputusan itu dirilis dalam rangka merespons pandemi Covid-19.

"Kalau sekarang itu default-nya sidang tatap muka. Dengan KEP-016/PP/2020, pimpinan merespons kondisi pandemi Covid-19 saat itu, diberikanlah fasilitas elektronik," katanya , dikutip pada Rabu (14/6/2023).

Baca Juga:
Beri Conditional Rebate ke Distributor, Bagaimana Ketentuan Pajaknya?

Aniek menjelaskan persidangan atas banding dan gugatan yang diajukan melalui e-tax court bakal diselenggarakan secara elektronik. Menurutnya, sidang tatap muka hanya diselenggarakan apabila diperlukan.

"Sidang tatap muka dimungkinkan berdasarkan perintah majelis. Itu hanya diperlukan untuk pembuktian. Jadi, default-nya tetap sidang elektronik," ujar Aniek.

Ahli dan Saksi Tak Perlu Lagi Dihadirkan secara Tatap Muka

Dengan diimplementasikannya e-tax court, ahli dan saksi tidak perlu lagi dihadirkan secara tatap muka. Saksi dan ahli cukup dihadirkan secara elektronik.

Baca Juga:
Pemkab Tetapkan Tarif Pajak Jasa Hiburan 40%

Namun, perlu dicatat, rohaniwan harus disediakan oleh pihak yang menghadirkan. Rohaniwan juga harus berada dalam ruangan yang sama dengan ahli dan saksi yang disumpah.

"Ahli dan rohaniwan harus dalam berada 1 ruangan. Secara video conference, nanti majelis akan mengambil sumpahnya. Jadi, lebih praktis," tutur Aniek. (rig)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Kamis, 23 Mei 2024 | 15:00 WIB KABUPATEN CIAMIS

Pemkab Tetapkan Tarif Pajak Jasa Hiburan 40%

Kamis, 23 Mei 2024 | 15:00 WIB KPP PRATAMA TANJUNG REDEB

Pengusaha Konstruksi Masuk Daftar Sasaran, Petugas Pajak Adakan Visit

Kamis, 23 Mei 2024 | 14:30 WIB TIPS PAJAK

Cara Sampaikan Pengaduan Pajak dan Bea Cukai ke Komwasjak

BERITA PILIHAN
Kamis, 23 Mei 2024 | 15:00 WIB KABUPATEN CIAMIS

Pemkab Tetapkan Tarif Pajak Jasa Hiburan 40%

Kamis, 23 Mei 2024 | 15:00 WIB KPP PRATAMA TANJUNG REDEB

Pengusaha Konstruksi Masuk Daftar Sasaran, Petugas Pajak Adakan Visit

Kamis, 23 Mei 2024 | 14:30 WIB TIPS PAJAK

Cara Sampaikan Pengaduan Pajak dan Bea Cukai ke Komwasjak

Kamis, 23 Mei 2024 | 13:00 WIB IBU KOTA NUSANTARA (IKN)

Ada Banyak Insentif, Pemerintah Harap Investor Ramai Investasi di IKN

Kamis, 23 Mei 2024 | 12:30 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Fasilitas Pajak atas Pendirian atau Pemindahan Kantor Pusat ke IKN

Kamis, 23 Mei 2024 | 12:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Apakah BUMDes Perlu Bikin NPWP Terpisah dari Pemerintah Desa?

Kamis, 23 Mei 2024 | 11:30 WIB IBU KOTA NUSANTARA (IKN)

Ditjen Pajak akan Awasi Realisasi Pemindahan Kantor ke IKN

Kamis, 23 Mei 2024 | 10:30 WIB PER-6/PJ/2011

Zakat Tak Bisa Jadi Pengurang Pajak Jika Hal Ini Terjadi