Review
Jum'at, 29 Mei 2020 | 05:58 WIB
Seri Tax Control Framework (11)
Kamis, 28 Mei 2020 | 05:22 WIB
Seri Tax Control Framework (10)
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Selasa, 26 Mei 2020 | 14:16 WIB
Seri Tax Control Framework (8)
Fokus
Literasi
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN BANYUWANGI
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

WHO Desak Seluruh Negara Terapkan Sugar Tax

A+
A-
0
A+
A-
0
WHO Desak Seluruh Negara Terapkan Sugar Tax

JENEWA, DDTCNews – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak negara-negara di dunia agar segera menaikkan pajak atas minuman yang mengandung gula (sugar tax). Hal ini sebagai upaya untuk memerangi obesitas yang mewabah di dunia.

Menurut WHO, 1 dari 3 orang dewasa mengalami obesitas dan jumlahnya telah naik empat kali lipat sejak tahun 1980. Oleh karena itu, WHO memberikan rekomendasi dengan mengenakan atau menaikkan pajak atas minuman kemasan yang mengandung gula.

“Sudah ada bukti dengan menaikkan pajak dapat menurunkan konsumsi masyarakat terhadap minuman kemasan yang mengandung gula. Faktor harga berbanding terbalik dengan konsumsi,” ungkap laporan WHO, Selasa (11/12).

Baca Juga: WHO Deklarasikan Corona Sebagai Pandemik, Apa Artinya?

Berdasarkan hitungan WHO, apabila harga dinaikkan sebesar 20%, maka konsumsi akan turun 20%. Sementara jika harga naik 50%, maka memotong konsumsi separuhnya.

Douglas Bettcher dari WHO bersikeras agar pemerintah di seluruh negara segera mengenakan sugar tax, maka risiko berbagai macam penyakit akan berkurang dan lebih menjamin keselamatan hidup warga negara.

Menurut catatan WHO, pada tahun 2012 penyakit obesitas telah mengakibatkan kematian hingga 1,5 juta orang. Lalu pada tahun 2014, sebanyak 39% orang dewasa dan lebih dari 500 juta orang berusia 18 tahun di dunia menderita obesitas. Kemudian, sekitar 42 juta anak di bawah umur 5 tahun pun menderita obesitas pada tahun 2015.

Baca Juga: Video Penjelasan Presiden Jokowi Soal 2 WNI Positif Kena Virus Corona

Seperti dilansir dari freemalaysiatoday.com, Mexico yang telah menerapkan sugar tax sebesar 10% pada tahun 2014 telah berhasil menurunkan jumlah konsumsi minuman yang mengandung gula hingga sampai 6%.

“Kebijakan fiskal seharusnya ditujukan kepada makanan dan minuman tertentu beredar di masyarakat dan memiliki dampak eksternalitas negatif, terutama pada kesehatan kesehatan masyarakat. Sugar tax adalah salah satu jalan keluarnya,” ungkap laporan WHO tersebut. (Gfa)

Baca Juga: Teh dan Soda akan Kena Cukai Rp1.500-Rp2.500, Ini Hitungan Sri Mulyani
Topik : berita pajak internasional, who, sugar tax, pajak gula
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 13 Maret 2019 | 15:35 WIB
TIONGKOK
Jum'at, 22 Februari 2019 | 15:31 WIB
MEKSIKO
Selasa, 19 Februari 2019 | 11:21 WIB
PRANCIS
Selasa, 19 Februari 2019 | 11:06 WIB
CHINA
berita pilihan
Sabtu, 30 Mei 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:00 WIB
PMK 56/2020
Sabtu, 30 Mei 2020 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Sabtu, 30 Mei 2020 | 07:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 22:19 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:58 WIB
EKONOMI DIGITAL
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:51 WIB
EFEK VIRUS CORONA