Review
Kamis, 28 Mei 2020 | 05:22 WIB
Seri Tax Control Framework (10)
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Selasa, 26 Mei 2020 | 14:16 WIB
Seri Tax Control Framework (8)
Selasa, 26 Mei 2020 | 10:01 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Transaksi dengan Agen Travel Kena Pajak Tidak?

A+
A-
13
A+
A-
13
Transaksi dengan Agen Travel Kena Pajak Tidak?

Pertanyaan:

PERUSAHAAN kami melakukan transaksi dengan sebuah agen travel/ perjalanan (tour travel agent). Mengingat jasa tersebut dapat digolongkan sebagai jasa perantara atau keagenan, apakah jasa tersebut harus dipotong Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23? Terima kasih.

Monica, Jakarta

Jawaban:

TERIMA kasih atas pertanyaannya, Ibu Monica. Pasal 1 ayat (2) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 244/PMK.03/2008 telah menguraikan secara terperinci mengenai jenis jasa lain yang atas imbalan sehubungan dengan jasa tersebut merupakan objek PPh Pasal 23.

Dalam ketentuan Pasal 1 ayat (6) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 141/PMK.03/2015 terdapat beberapa tambahan jenis jasa lain yang atas imbalan sehubungan dengan jasa tersebut merupakan objek PPh Pasal 23.

Meskipun terdapat tambahan jenis jasa lain yang menjadi objek PPh Pasal 23 dalam PMK-141, jasa tour travel agent tetap tidak termasuk dalam jenis jasa lain yang atas imbalan sehubungan dengan pemberian jasa tersebut wajib dipotong Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 ayat (1) huruf c angka (2).

Jasa tour travel agent bukan merupakan jasa perantara atau jasa keagenan sebagaimana tercantum dalam PMK-141. Hal ini juga dipertegas dalam definisi ‘jasa perantara’ seperti tertera pada butir 1 huruf b Surat Direktur Jenderal Pajak Nomor S-09/PJ.032/2008 (S-09) tentang Permohonan Penegasan Terhadap Pelaksanaan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-70/PJ/2007.

Dalam butir 3 huruf b angka (2) S-09, dinyatakan bahwa jasa internet, jasa freight forwarding, tour travel agency, agen pelayaran dan agen advertensi tidak tercantum sebagai jasa yang atas penghasilannya dipotong PPh Pasal 23. Oleh karena itu, atas pembayaran yang dilakukan tidak dipotong PPh Pasal 23 sepanjang tidak terdapat unsur sewa atau penggunaan harta sebagaimana dimaksud dalam butir 2 huruf b angka (3) atau jasa sebagaimana dimaksud dalam butir 2 huruf b angka (4) S-09.

Berdasarkan S-09 tersebut, maka dapat ditegaskan bahwa atas jasa tour travel agency bukan merupakan jasa yang dimaksud sebagai jasa perantara atau jasa keagenan, serta tidak tercantum sebagai jasa yang atas penghasilannya dipotong PPh 23 sebagaimana diatur dalam PER-70.

Dengan demikian, atas penghasilan yang diperoleh tour travel agent dari perusahaan Ibu Monica sehubungan dengan jasa tour travel agent bukan merupakan objek PPh Pasal 23, sehingga tidak ada pemotongan PPh Pasal 23 atas transaksi antara perusahaan Ibu Monica dengan tour travel agent.

Demikian jawaban kami. Salam.* ()

(Disclaimer)
Topik : pajak travel, agen travel, PPh Pasal 23
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 14 September 2016 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 05 September 2016 | 15:10 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 22 Juni 2016 | 07:51 WIB
KONSULTASI PAJAK
berita pilihan
Kamis, 28 Mei 2020 | 19:45 WIB
KOTA BUKITTINGGI
Kamis, 28 Mei 2020 | 17:13 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 28 Mei 2020 | 16:51 WIB
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Kamis, 28 Mei 2020 | 16:39 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 28 Mei 2020 | 16:06 WIB
REKONSILIASI FISKAL (18)
Kamis, 28 Mei 2020 | 16:04 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 28 Mei 2020 | 15:21 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Kamis, 28 Mei 2020 | 14:58 WIB
KETENAGAKERJAAN