Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Teks Lengkap Pidato Presiden Jokowi dalam Peringatan Hari Pancasila

A+
A-
14
A+
A-
14
Teks Lengkap Pidato Presiden Jokowi dalam Peringatan Hari Pancasila

Presiden Joko Widodo saat memberikan pidato dalam peringatan Hari Pancasila di Istana Bogor, Senin (1/6/2020). (foto: Setkab)

JAKARTA, DDTCNews—Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat untuk selalu bersatu, saling peduli, dan selalu berbagi untuk kemajuan negeri tercinta ini, terutama di tengah pandemi virus Corona saat ini.

Hal itu disampaikan Presiden saat menyampaikan amanat dalam Peringatan Hari Kelahiran Pancasila dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (1/6). Menurutnya, tantangan yang dihadapi tahun ini dan tahun depan tidaklah mudah.

“Situasi yang memerlukan daya juang kita sebagai bangsa, yang memerlukan kerja keras agar kita mampu melewati masa sulit itu. Kita tidak sendirian, 215 negara di dunia berada dalam kondisi seperti kita, semua dalam kesulitan,” tutur Jokowi.

Baca Juga: Penanganan Covid-19, Presiden Minta Beberapa Provinsi ini Terapkan 3T

Namun demikian, Kepala Negara optimistis Indonesia bisa menjadi pemenang, baik dalam pengendalian virus maupun menjadi pemenang dalam pemulihan ekonominya. Untuk itu, Indonesia tidak boleh berhenti berkreasi, berinovasi dan berprestasi.

Presiden juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkokoh persatuan. Menurut Jokowi, sudah saatnya Indonesia menunjukkan diri sebagai bangsa yang kuat yang dapat memanfaatkan kesulitan menjadi sebuah lompatan kemajuan.

“Selamat hari lahir Pancasila. Selamat hari lahir Pancasila. Selamat hari lahir Pancasila,” pungkas Presiden.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Ini Bukan Hal Biasa, Ini Mengerikan

Berikut teks lengkap pidato Presiden Joko Widodo dalam rangka Peringatan Hari Kelahiran Pancasila sebagaimana dikutip dari Setkab. (rig)

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat pagi,
Salam sejahtera bagi kita semuanya,
Shalom,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan.

Yang saya hormati, Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak K.H. Ma’ruf Amin;
Yang saya hormati, Ketua Dewan Pengarah BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), Presiden ke-5 Republik Indonesia, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri beserta seluruh Anggota Dewan Pengarah BPIP;
Yang saya hormati, Ketua dan Pimpinan Lembaga-Lembaga Negara, Ketua DPR RI, Ketua MPR RI, Ketua DPD RI;
Yang saya hormati, para Menteri Kabinet Indonesia Maju;
Yang saya hormati, Ketua BPIP beserta seluruh jajarannya;

Baca Juga: Realisasi Stimulus Kesehatan Masih Rendah, Ini Reaksi Presiden Jokowi

Hadirin dan undangan yang berbahagia.
Peringatan Hari Kelahiran Pancasila tahun ini kita laksanakan di tengah pandemi COVID-19 yang menguji daya juang kita sebagai bangsa, menguji pengorbanan kita, menguji kedisiplinan kita, menguji kepatuhan kita, menguji ketenangan dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat. Dalam menghadapi semua ujian tersebut, kita bersyukur bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan kita semuanya, menggerakkan persatuan kita dalam mengatasi semua tantangan, menggerakkan rasa kepedulian kita untuk saling berbagi, memperkokoh persaudaraan dan kegotongroyongan kita untuk meringankan beban seluruh anak negeri, dan menumbuhkan daya juang kita dalam mengatasi setiap kesulitan dan tantangan yang kita hadapi.

Hadirin yang saya hormati,
Nilai-nilai luhur Pancasila harus kita hadirkan secara nyata dalam kehidupan kita. Pancasila harus terus menjadi nilai yang hidup dan bekerja dalam kehidupan kita. Nilai yang bekerja dalam kebijakan dan keputusan pemerintah. Nilai yang hidup terus bergelora dalam semangat rakyat Indonesia.

Tidak henti-hentinya saya mengajak seluruh penyelenggara negara dari pusat sampai ke daerah untuk terus meneguhkan keberpihakan kita kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, untuk melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan kelompok, ras, dan agama, serta untuk memenuhi kewajiban kita melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Baca Juga: Masuki New Normal, Jokowi Ajak Negara Asean Buka Konektivitas Dagang

Saya juga mengajak seluruh elemen bangsa di mana pun berada, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, untuk terus memperkokoh tali persatuan dan persaudaraan, saling membantu, saling menolong, dan saling bergotong royong, serta selalu optimis bahwa bangsa kita adalah bangsa pemenang dalam menghadapi setiap tantangan yang menghadang.

Kekurangan dan kelemahan tidak menghalangi kita untuk terus maju. Kekurangan dan kelemahan harus sama-sama kita perbaiki, harus kita jadikan momentum perubahan untuk memicu lompatan kemajuan agar kita menjadi bangsa yang kuat dan mandiri, yang berdiri di atas kaki sendiri.

Hadirin sekalian yang saya hormati,
Tantangan yang kita hadapi tidaklah mudah. Tahun ini atau bahkan tahun depan, situasi yang sulit masih akan kita hadapi. Situasi yang memerlukan daya juang kita sebagai bangsa, yang memerlukan kerja keras agar kita mampu melewati masa sulit itu.

Baca Juga: Sri Mulyani: Presiden Telah Tandatangani Revisi Perpres 54/2020

Kita tidak sendirian, 215 negara di dunia berada dalam kondisi seperti kita, semua dalam kesulitan. Tapi kita juga harus menyadari semua negara tengah berlomba-lomba untuk menjadi pemenang.

Menjadi pemenang dalam pengendalian virus maupun menjadi pemenang dalam pemulihan ekonominya. Sebagai bangsa yang besar, kita juga harus tampil sebagai pemenang. Kita harus optimis, kita harus mampu menciptakan peluang di tengah kesulitan.

Kita harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata. Kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinovasi, dan berprestasi di tengah pandemi COVID-19 ini. Mari kita buktikan ketangguhan kita, mari kita menangkan masa depan kita, kita wujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa.

Baca Juga: 9 Sektor Usaha Mulai Dibuka, Jokowi: Hati-hati dan Bertahap

Sebagai saudara sebangsa dan se-Tanah Air, mari kita terus memperkokoh persatuan, mari kita peduli dan berbagi untuk sesama, mari kita tunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang kuat. Bukan hanya mampu menghadapi tantangan tetapi bangsa yang memanfaatkan kesulitan menjadi sebuah lompatan kemajuan.

Selamat Hari Lahir Pancasila,
Selamat Hari Lahir Pancasila,
Selamat Hari Lahir Pancasila.
Mari kita selalu bersatu, saling peduli, dan selalu berbagi untuk kemajuan negeri kita tercinta ini.

Terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Om Shanti Shanti Shanti Om,
Namo Buddhaya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi 2020, Jokowi: Jangan Sampai Minus
Topik : hari pancasila, presiden jokowi, pandemi virus corona
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 06 Mei 2020 | 10:36 WIB
PEJABAT BARU
Selasa, 05 Mei 2020 | 15:28 WIB
INSENTIF PAJAK
Jum'at, 01 Mei 2020 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kamis, 30 April 2020 | 20:03 WIB
MUSRENBANGNAS 2020
berita pilihan
Senin, 13 Juli 2020 | 19:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 13 Juli 2020 | 18:25 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:00 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Senin, 13 Juli 2020 | 17:41 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Senin, 13 Juli 2020 | 17:15 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 17:07 WIB
SURAT BERHARGA NEGARA
Senin, 13 Juli 2020 | 16:15 WIB
INSENTIF PAJAK