Berita
Jum'at, 22 Januari 2021 | 12:15 WIB
MALAYSIA
Jum'at, 22 Januari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Jum'at, 22 Januari 2021 | 09:00 WIB
DANA TABUNGAN PERUMAHAN
Jum'at, 22 Januari 2021 | 08:45 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Review
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:18 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 19 Januari 2021 | 09:24 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:38 WIB
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (3)
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 17:57 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 20 JANUARI - 26 JANUARI 2021
Senin, 18 Januari 2021 | 09:10 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Tarif Pajak Bakal Naik Tahun Depan, Kelas Menengah Diminta Bersiap

A+
A-
2
A+
A-
2
Tarif Pajak Bakal Naik Tahun Depan, Kelas Menengah Diminta Bersiap

Ilustrasi. (DDTCNews)

LONDON, DDTCNews – Kelompok kelas menengah di Inggris diperkirakan akan mendapatkan tagihan pajak yang lebih besar tahun depan demi menambal belanja penanggulangan pandemi virus Corona atau Covid-19.

Konsensus ekonom Inggris menilai kebijakan menaikkan tarif pajak tidak bisa dihindari. Apalagi, Menteri Keuangan Rishi Sunak berulang kali menyebutkan keinginan untuk mengembalikan belanja penanganan pandemi senilai £280 miliar atau setara dengan Rp5.278 triliun.

Ancang-ancang meningkatkan tarif pajak tersebut sudah terlihat dari dilanggarnya janji politik untuk tidak menurunkan pagu belanja bantuan internasional. Pekan lalu, belanja bantuan internasional dari 0,7% dari PDB diturunkan menjadi 0,5% dari PDB.

Baca Juga: Asosiasi Sebut Insentif Pajak Dorong Pembelian Mobil

Oleh karena itu, janji untuk tidak meningkatkan tarif pajak kemungkinan besar tidak akan dipenuhi pemerintah."Pilihan meningkatkan tarif pajak kemungkinan besar sudah disepakati secara politik dan ekonomi," kata Kepala Kebijakan Pajak EY Chris Sanger, dikutip Jumat (27/11/2020).

Dia memperkirakan jenis pajak yang akan dinaikkan tarifnya antara lain pajak penghasilan (PPh), PPN dan iuran asuransi nasional. Menurutnya, ketiga jenis pajak tersebut dipilih lantaran merupakan penopang utama penerimaan otoritas pajak Inggris, HMRC.

Senada, Direktur Resolution Foundation James Smith menuturkan agenda kenaikan pajak sudah tidak bisa dihindari lagi meski otoritas fiskal kerap menampik isu tersebut. Dia menilai tambahan setoran pajak sudah sangat dibutuhkan.

Baca Juga: Masalah Utang Saat Pandemi, Kebijakan Pajak Jadi Solusi Tunggal

Hal ini dikarenakan tambahan penerimaan pajak diperlukan untuk memperbaiki struktur keuangan negara, sekaligus menghadapi tantangan non-Corona seperti demografi yang menua dan transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Nimesh Shah, Kepala Kebijakan Pajak dari Blick Rothenberg, menuturkan pemerintah berencana meningkatkan tarif dan mengurangi klasifikasi barang bebas PPN. Salah satu rencana yang mencuat adalah mengeluarkan semua jenis makanan dari skema tarif PPN 0%.

Kebijakan mengeluarkan kelompok barang dari skema bebas PPN akan menambah setoran negara sebesar £50 miliar yang £19 miliar di antaranya berasal dari makanan. Meski begitu, kebijakan itu juga berpotensi memengaruhi daya beli kelompok miskin di Inggris.

Baca Juga: Kementan Usul Impor Produk Pertanian Dikenakan Pajak Karbon

"Sebetulnya mekanisme termudah bagi Menkeu untuk mengumpulkan tambahan uang untuk mendanai belanja adalah melalui kenaikan tarif sebesar 1% yang masing-masing berlaku untuk PPh, PPN dan iuran asuransi nasional," ujarnya seperti dilansir inews.co.uk. (rig)

Topik : inggris, tarif pajak, pajak penghasilan, pandemi corona, kebijakan pajak, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 18 Januari 2021 | 14:42 WIB
INGGRIS
Jum'at, 15 Januari 2021 | 18:08 WIB
INGGRIS
Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:08 WIB
VAKSINASI NASIONAL COVID-19
Jum'at, 15 Januari 2021 | 11:30 WIB
KENYA
berita pilihan
Jum'at, 22 Januari 2021 | 12:15 WIB
MALAYSIA
Jum'at, 22 Januari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Jum'at, 22 Januari 2021 | 09:00 WIB
DANA TABUNGAN PERUMAHAN
Jum'at, 22 Januari 2021 | 08:45 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 21 Januari 2021 | 18:33 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kamis, 21 Januari 2021 | 18:21 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 21 Januari 2021 | 18:08 WIB
PPh DIVIDEN
Kamis, 21 Januari 2021 | 18:00 WIB
UU CIPTA KERJA
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:53 WIB
KOTA BANDUNG
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:45 WIB
JERMAN