Berita
Senin, 10 Mei 2021 | 13:15 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:10 WIB
THAILAND
Senin, 10 Mei 2021 | 13:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:54 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
Fokus
Data & Alat
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Rabu, 28 April 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 28 APRIL - 4 MEI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Tak Ada Perpanjangan Waktu, Deadline Lapor SPT Tahunan Seminggu Lagi

A+
A-
4
A+
A-
4
Tak Ada Perpanjangan Waktu, Deadline Lapor SPT Tahunan Seminggu Lagi

Ilustrasi. 

MANILA, DDTCNews – Otoritas pajak Filipina (Bureau of Internal Revenue/BIR) menegaskan tidak ada perpanjangan periode pembayaran pajak penghasilan dan pelaporan surat pemberitahuan (SPT) tahunan.

Komisaris BIR Caesar Dulay melalui Revenue Memorandum Circular (RMC) No. 46-2021 menyatakan batas waktu pembayaran pajak dan pelaporan SPT tahunan akan berakhir pada 15 April 2021. Namun, wajib pajak tetap dibolehkan memperbaiki SPT-nya hingga beberapa waktu setelah tenggat berakhir.

"Batas waktu pelaporan [SPT Tahunan] dan pembayaran pajak yang jatuh tempo tidak diperpanjang," katanya dalam RMC No. 46-2021 yang dirilis pada Selasa (6/4/2021).

Baca Juga: Pendampingan WP Lapor SPT Rampung, Relawan Pajak Dapat Apresiasi

Dulay mengatakan BIR tetap akan menerima perbaikan SPT tahunan hingga 15 Mei 2021 tanpa dikenakan denda. Jika ternyata perbaikan SPT tersebut menyebabkan lebih bayar, wajib pajak dapat memilih untuk mengalihkannya sebagai kredit terhadap pajak yang terutang untuk jenis pajak yang sama pada periode berikutnya atau mengajukan restitusi.

Selain itu, BIR juga akan mengizinkan wajib pajak atau kuasanya membubuhkan tanda tangan elektronik pada semua SPT, lampiran, dan dokumen lain yang menyertainya. Tanda tangan elektronik tersebut akan dianggap setara dengan tanda tangan sebenarnya atau 'tanda tangan basah' untuk tujuan pengarsipan.

Melalui RMC No. 45-2021, BIR juga memberikan memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk mengajukan surat balasan atau keberatan terhadap investigasi audit yang sedang berlangsung sebelum 5 April 2021. Kelonggaran penyerahan dokumen itu mempertimbangkan kebijakan lockdown wilayah seiring dengan naiknya kasus Covid-19.

Baca Juga: Deadline Pelaporan SPT Tahunan Sudah Lewat, Ini Keterangan Resmi DJP

Pengajuan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) kepada divisi audit kredit PPN juga akan diperlonggar dari yang seharusnya berakhir pada 12 April menjadi 30 hari setelah karantina komunitas yang ditingkatkan di wilayah utama dicabut.

Pekan lalu, BIR juga mengizinkan wajib pajak perorangan dan badan untuk melunasi iuran mereka yang jatuh tempo antara 22 Maret dan 30 April di mana saja selama mereka membayar tepat waktu. Seperti dilansir inquirer.net, penerimaan pajak dan bukan pajak sepanjang Januari hingga Februari 2021 hanya P480,3 miliar atau Rp143,4 triliun, terkontraksi 4,2% secara tahunan. (kaw)

Baca Juga: Bagi yang Belum Lapor SPT Tahunan, DJP Bakal Lakukan Ini
Topik : Filipina, SPT Tahunan
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 19 April 2021 | 17:00 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN
Senin, 19 April 2021 | 14:30 WIB
FILIPINA
Sabtu, 17 April 2021 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Jum'at, 16 April 2021 | 16:30 WIB
FILIPINA
berita pilihan
Senin, 10 Mei 2021 | 13:15 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:10 WIB
THAILAND
Senin, 10 Mei 2021 | 13:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:54 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:30 WIB
KABUPATEN SUBANG
Senin, 10 Mei 2021 | 11:45 WIB
SURVEI BANK INDONESIA
Senin, 10 Mei 2021 | 11:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 11:18 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 11:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Senin, 10 Mei 2021 | 10:18 WIB
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA