Review
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:14 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:13 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:02 WIB
STATISTIK SISTEM PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:24 WIB
KURS PAJAK 21 OKTOBER - 27 OKTOBER 2020
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 15:24 WIB
MATRIKS AREA KEBIJAKAN
Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 14 OKTOBER - 20 OKTOBER 2020
Komunitas
Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kamis, 22 Oktober 2020 | 09:54 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:39 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kolaborasi
Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:10 WIB
KONSULTASI
Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:13 WIB
KONSULTASI
Selasa, 13 Oktober 2020 | 11:54 WIB
KONSULTASI
Reportase

Soal Shortfall Pajak, Kepala BKF: Teman-Teman di DJP Lagi Kerja Keras

A+
A-
6
A+
A-
6
Soal Shortfall Pajak, Kepala BKF: Teman-Teman di DJP Lagi Kerja Keras

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu. (tangkapan layar Youtube BKF Kemenkeu)

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah semakin mewaspadai risiko tidak tercapainya penerimaan pajak sesuai dengan target yang sudah diturunkan melalui Perpres 72/2020. Pemerintah berupaya menjaga shortfall – selisih kurang realisasi dan target – penerimaan pajak tidak terlalu besar.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan risiko itu semakin terasa karena penerimaan pajak hingga Agustus 2020 masih mengalami kontraksi 15,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Realisasi penerimaan pajak baru mencapai Rp676,9 triliun atau 56,5% terhadap target dalam Perpres 72/2020 senilai Rp1.198,8 triliun. Simak artikel ‘PPh Migas Turun Tajam, Ini Data Penerimaan Perpajakan Hingga Agustus’.

Baca Juga: Pemda Ini Raih Peringkat Pertama MCP 2020 dari KPK

"Teman-teman di DJP (Ditjen Pajak) lagi kerja keras. Kami harapkan tidak terlalu jauh shortfall pajaknya," katanya melalui konferensi video, Jumat (25/9/2020).

Febrio mengatakan kontraksi pada penerimaan pajak hingga saat ini merupakan akibat dari pandemi virus Corona yang menekan perekonomian nasional. Meski demikian, pemerintah terutama DJP selalu berkomitmen mencapai target penerimaan yang telah ditetapkan.

Menurutnya, pemerintah akan mengupayakan target pajak tercapai dalam 3 bulan yang tersisa pada 2020. Pegawai DJP juga terus mengejar target penerimaan pajak melalui extra effot walaupun terhambat pandemi virus Corona.

Baca Juga: Mau Libur Bayar Pajak Sampai Desember 2020? DJP: Caranya Gampang!

"Teman-teman sadar, untuk pemeriksaan pajak susah sekali dilakukan dalam konteks Covid ini. Jangankan memeriksa pajak, kita ke tetangga saja enggan," ujarnya.

Febrio menilai potensi besaran shortfall biasanya baru akan ketahuan pada Desember atau menjelang akhir tahun. Pada pekan-pekan terakhir 2020, menurutnya, DJP bisa mengejar setoran yang luar biasa besar.

"Walaupun ini lebih buruk dari yang diasumsikan, semoga [shortfall] ini enggak terlalu jauh ya," imbuhnya. (kaw)

Baca Juga: Sederet Kode Eror Ketika Ubah Hak Akses DJP Online

Topik : penerimaan pajak, shortfall, Ditjen Pajak, DJP, BKF, Kemenkeu, pemeriksaan pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 20 Oktober 2020 | 11:51 WIB
EDUKASI PAJAK
Selasa, 20 Oktober 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Selasa, 20 Oktober 2020 | 10:50 WIB
EDUKASI PAJAK
Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:45 WIB
KONSULTASI
berita pilihan
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:34 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:18 WIB
PENGADAAN BARANG DAN JASA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:05 WIB
PMK 156/2020
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:00 WIB
KINERJA PENERIMAAN BEA DAN CUKAI
Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:35 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:30 WIB
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:15 WIB
PAJAK DAERAH (21)
Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:28 WIB
PROVINSI LAMPUNG