REPORTASE DDTC DARI AUSTRIA

Lagi, DDTC serahkan Buku kepada Akademisi Pajak Australia

Redaksi DDTCNews
Rabu, 11 Februari 2026 | 18.00 WIB
Lagi, DDTC serahkan Buku kepada Akademisi Pajak Australia
<p>Dawud Abdul Qohhar Lubis (kiri) dan Abiyoga Sidhi Wiyanto (kanan), menyerahkan buku <em>Konsep Dasar dan Aplikasi Pajak Penghasilan Edisi Kedua</em>&nbsp;kepada Prof. Stephen Barkoczy, Professor in Taxation and Law, Monash University, Melbourne, Australia.</p>

WINA, DDTCNews - DDTC kembali memperkuat jejaring akademik di tengah lanskap pajak internasional. Kali ini, buku terbitan DDTC diterima oleh akademisi pajak ternama, yakni Prof. Stephen Barkoczy dari Monash University, Australia.

Di tengah musim dingin yang menyelimuti Vienna, Austria, buku berjudul Konsep dan Aplikasi Pajak Penghasilan Edisi Kedua diserahkan secara langsung oleh dua profesional DDTC di sela-sela sesi perkuliahan program LL.M in International Tax Law di Vienna University of Economics and Business (WU) Vienna, Austria.

Kedua profesional DDTC tersebut adalah Senior Specialist of DDTC Consulting Dawud Abdul Qohhar Lubis dan Specialist of DDTC Fiscal Research & Advisory Abiyoga Sidhi Wiyanto. Keduanya kini tengah menempuh studi S2 di WU Vienna melalui beasiswa penuh DDTC.

Prof. Barkoczy merupakan sosok akademisi dari Monash University, Australia. Beliau dikenal luas melalui banyak karya disertai berbagai penghargaan prestisius, termasuk Australian Award for University Teaching dan Monash Vice-Chancellor’s Award for Teaching Excellence. Kiprahnya dalam dunia hukum pajak telah menjadi rujukan global bagi mahasiswa dan praktisi di berbagai negara.

Saat ini Prof. Barkoczy juga menjabat sebagai Chair pada Innovation Investment Committee of Industry Innovation and Science Australia, sebuah komite di bawah dewan industri dan inovasi Australia yang mempromosikan investasi dalam riset dan industri.

Menariknya, Prof. Barkoczy ternyata memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia. Prof. Barkoczy mampu berbahasa Indonesia dengan lancar dan telah beberapa kali mengunjungi Tanah Air. Dalam kesempatan tersebut, Abiyoga dan Dawud mengundang Prof. Barkoczy untuk berkunjung ke DDTC Library di Jakarta guna melihat langsung perpustakaan pajak terlengkap di Indonesia yang memiliki koleksi lebih dari 4.700 buku dan menjadi rujukan bagi berbagai kalangan yang berkecimpung dalam dunia perpajakan.

"Sebuah kebanggaan bagi DDTC, buku ini dapat menjadi tambahan referensi lanskap perpajakan di Indonesia, khususnya untuk komunitas pajak dan akademisi di Australia," kata Abiyoga.

Menanggapi pemberian buku tersebut, Prof. Barkoczy merasa senang dapat berinteraksi dengan mahasiswa asal Indonesia di kelas tersebut. Prof. Barkoczy mengaku sangat antusias untuk membaca buku karya profesional DDTC dan membuka peluang untuk berkunjung ke DDTC Library di sela-sela kegiatannya di waktu mendatang.



Dawud (kiri) dan Abiyoga (kanan), menjelaskan koleksi buku yang dimiliki DDTC Library kepada Prof. Barkoczy (tengah). Salah satu koleksi buku berjudul Foundations of Taxation Law ditulis oleh Prof. Barkoczy.

Salah satu koleksi buku milik DDTC yang ditulis oleh Prof. Barkoczy yakni berjudul Foundations of Taxation Law yang diterbitkan oleh Cambridge University Press pada 2022. Buku tersebut dapat dibaca oleh khalayak umum di DDTC Library.

"Menulis buku merupakan salah satu cara yang baik untuk berbagi wawasan kepada masyarakat luas," ujar Prof. Barkoczy.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada Abiyoga dan Dawud agar terus konsisten berkarya dan berterima kasih atas undangan untuk bisa berkunjung ke DDTC.

Sebagai informasi, buku Konsep dan Aplikasi Pajak Penghasilan Edisi Kedua ditulis oleh Founder DDTC Darussalam dan Danny Septriadi bersama B. Bawono Kristiaji, Khisi Armaya Dhora, Atika Ritmelina Marhani, Dawud Abdul Qohhar Lubis dan Abiyoga Sidhi Wiyanto. (sap)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.