VIENNA, DDTCNews - Profesional DDTC kembali terpilih untuk menjadi pembicara dalam konferensi internasional, yakni Rust Conference, yang akan digelar di Austria pada 2-4 Juli 2026 mendatang.
Ada 2 profesional DDTC yang memperoleh kesempatan tersebut, yakni Senior Specialist of DDTC Consulting Dawud Abdul Qohhar Lubis dan Specialist of DDTC Fiscal Research & Advisory Abiyoga Sidhi Wiyanto. Keduanya akan berperan sebagai national reporter dalam konferensi yang digelar Institute for Austrian and International Tax Law, Vienna bertema Turnover Taxes (including VAT/GST and Digital Service Taxes) in the Light of Treaty Law.
Sebagai national reporter, baik Abiyoga dan Dawud akan menyampaikan studi komparatif mengenai implementasi pajak berbasis peredaran usaha (turnover taxes) di Indonesia dengan tetap mengacu pada bingkai perjanjian pajak internasional. Turnover taxes yang diulas dalam konferensi ini mencakup PPN/VAT, goods and services tax (GST), digital service tax (DST), hingga pajak berbasis omzet di sektor usaha tertentu.
Dikutip dari laman resmi The Institute for Austrian and International Tax Law, WU, pemilihan tema tahun ini berlandaskan fenomena bahwa pajak berbasis peredaran usaha, seperti PPN/GST dan pajak atas layanan digital (DST), berpotensi menimbulkan sengketa lintas negara, termasuk pajak berganda. Konferensi ini bertujuan memfasilitasi analisis komparatif mengenai bagaimana pajak-pajak tersebut diatur dalam berbagai kerangka perjanjian internasional yang berlaku.
Sebagai informasi, Rust Conference merupakan forum akademik internasional di bidang hukum pajak yang secara rutin diselenggarakan oleh the Institute for Austrian and International Tax Law, WU Vienna. Konferensi ini dikenal sebagai salah satu ajang diskusi paling bergengsi di Eropa yang mempertemukan akademisi, praktisi, pembuat kebijakan, dan otoritas pajak dari berbagai negara.
Setiap edisi Rust Conference mengangkat tema khusus yang relevan dengan dinamika kebijakan pajak global terkini.
Yang menarik, Rust Conference mengedepankan pendekatan komparatif dan analitis. Setiap peserta ākhususnya penulis laporan nasionalā diminta menyusun kajian mendalam mengenai praktik dan kebijakan di negaranya masing-masing. Hasil kajian tersebut kemudian didiskusikan dalam sesi konferensi dan dipublikasikan serta dikompilasi dalam sebuah buku.
Sebelum Abiyoga dan Dawud, sudah ada beberapa profesional DDTC yang secara rutin terlibat dalam Rust Conference dari tahun ke tahun. Adapun profesional DDTC yang terpilih adalah:
