Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Reformasi Pajak Jadi Agenda Utama Perdana Menteri Baru

A+
A-
1
A+
A-
1
Reformasi Pajak Jadi Agenda Utama Perdana Menteri Baru

Perdana Menteri Italia Mario Draghi. (Foto: europarl.europa.eu)

ROMA, DDTCNews – Perdana Menteri (PM) Italia yang baru dilantik Mario Draghi menyampaikan pidato pertama di hadapan Senat Parlemen dengan menjanjikan 7 program kerja termasuk melakukan reformasi pajak.

PM Italia Mario Draghi menyampaikan 7 agenda kerja sebagai resep membawa Italia bangkit dari pandemi Covid-19. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya percepatan vaksinasi dan reformasi total di berbagai bidang mulai dari pendidikan, kesehatan, pajak, dan pelayanan publik.

"Hari ini pemerintah memiliki kesempatan dan tanggung jawab untuk memulai rekonstruksi baru," katanya dikutip Kamis (18/2/2021).

Baca Juga: Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Draghi menuturkan Italia memiliki akses untuk menggunakan dana stimulus ekonomi Uni Eropa senilai €200 miliar. Agenda pertama dari penggunaan dana tersebut dengan melakukan reformasi dalam skala besar.

Menurutnya, sumber dana dari program pemulihan ekonomi Uni Eropa harus digunakan untuk meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, banyak bidang yang perlu ditata ulang oleh pemerintah.

Nanti, ia akan menggunakan dana tersebut untuk melakukan reformasi birokrasi, perubahan hukum pajak, reformasi sistem peradilan, perbaikan sistem pendidikan dan memastikan kesetaraan gender di pasar tenaga kerja.

Baca Juga: Cryptocurrency Makin Populer, Negara Eropa Ini Ingin Kenakan Pajak

"Perlu dilakukan reformasi atas birokrasi yang kaku. Kode pajak yang seperti labirin dan sistem peradilan yang serba lambat. Kami juga akan fokus pada pendidikan dan kesetaraan gender," ujar Draghi.

Agenda selanjutnya adalah memerangi pandemi Covid-19 dengan melibatkan partisipasi publik; mempercepat proses vaksinasi di ruang publik dan swasta; mendukung penuh persatuan Uni Eropa; memastikan kesetaraan gender.

Lalu, berkomitmen untuk melakukan transisi kebijakan ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan; dan memastikan tercipta konsolidasi politik sebagai sebuah keharusan untuk menjawab tantangan ekonomi dan pandemi Covid-19.

Baca Juga: Pangkas Tarif Cukai BBM, Setoran ke Negara Ini Hilang Rp188 Triliun

"Tanpa Italia maka tidak ada Eropa," tutur Draghi seperti dilansir thelocal.it. (rig)

Topik : italia, perdana menteri, mario draghi, reformasi pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 18:25 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

Senin, 23 Mei 2022 | 18:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Senin, 23 Mei 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Senin, 23 Mei 2022 | 17:39 WIB
KINERJA FISKAL

APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 23 Mei 2022 | 17:25 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Tumbuh 51,49% di April 2022, Sri Mulyani: Sangat Kuat

Senin, 23 Mei 2022 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Senin, 23 Mei 2022 | 16:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir