APARATUR SIPIL NEGARA

Tak Bisa Pecat atau Rumahkan Pegawai, Purbaya Akan Andalkan Mutasi

Muhamad Wildan
Kamis, 05 Februari 2026 | 12.30 WIB
Tak Bisa Pecat atau Rumahkan Pegawai, Purbaya Akan Andalkan Mutasi
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/bar</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru menyadari bahwa dirinya tidak bisa memecat ataupun merumahkan pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan yang berkinerja buruk.

Oleh karena itu, satu-satunya langkah yang bisa diambil Kemenkeu ialah memindahkan tempat dinas pegawai ke daerah lain. Adapun rencana tersebut disampaikan menteri keuangan saat rapat bersama Komisi XI DPR.

"Rupanya kalau di pegawai negeri kita enggak bisa memecat pegawai, merumahkan juga enggak bisa. Nanti dituntut di PTUN kalah lu, ya sudah enggak jadi. Jadi kami pindahkan ke tempat-tempat yang lebih sepi," katanya, dikutip pada Kamis (5/2/2026).

Sebaliknya, lanjut Purbaya, pegawai yang berkinerja baik akan dipindahkan ke wilayah yang lebih strategis.

"Yang bagus-bagus kita tempatkan ke tempat yang lebih baik supaya ada perbaikan di tempat kita. Ini shock therapy, kita pindahkan sebanyak ini belum pernah ya," ujarnya.

Purbaya mengungkapkan dirinya akan merotasi sekitar 50 pejabat Ditjen Pajak (DJP) pada Jumat (6/2/2026). Sebelumnya, menteri keuangan juga telah merotasi 31 pejabat di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai (DJBC).

"[Rotasi pejabat DJP] hari Jumat. Mungkin angka yang masuk baru 50 orang, 50 orang dulu deh. Nanti, habis itu ada susulannya di bawahnya," kata Purbaya.

Purbaya turut menyampaikan rencana perombakan organisasi DJP dalam rapat bersama Komisi XI DPR. Menurutnya, rotasi ini dapat memberikan terapi kejut sehingga pejabat pajak senantiasa menjaga kinerjanya.

Dia menjelaskan rotasi tersebut diperlukan untuk memastikan tidak ada lagi pejabat yang melakukan negosiasi dengan wajib pajak. Di sisi lain, rotasi juga bertujuan memberikan kesempatan kepada pejabat berkinerja baik untuk lebih berprestasi. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Muhamad Hacibo
baru saja
Mending turunkan jabatan nya jadi tukang bersih-bersih di jalan pak biar , karena kalo memang ga kompeten
user-comment-photo-profile
Mulia Aja
baru saja
Tukang ngibul lagi curhat. Kemaren bilang kalo ada yg main" gue pecat, sekarang ngomong lain lain. Ngibul mulu nih orang
user-comment-photo-profile
bolonemase pusat
baru saja
Maksudnya strategis gimana ya pak, daerah basah, sumber basahnya banyak, semua tempat kerja kalau lurus sama saja pak. Justri yg sepi akan sedikit pekerjaanya lebih enak.
user-comment-photo-profile
Henrika
baru saja
enak banget ga bs dipecat or ga bs rumahkan PNS, itu makanya org2nya nyantai dan kurang peduli, blm lg yg korupsi... Kalo ASN JELEK ya JANGAN DIPERTAHANKAN pak, itu bayar gajinya kan pakai PAJAK/UANG RAKYAT, bukan pakai DAUN.... Hadeeeuuuhhh
user-comment-photo-profile
Eddy Farmadi
baru saja
Terus klo yg terjaring ott gimana P..abis disidang dihukum bebas dari hukuman terus bisa kerja lagi.. enak dong klo be gitu..sementara harta hasil korupsi masih banyak.
user-comment-photo-profile
Sudarman SH
baru saja
Bukan tidak bisa dipecat, tapi bahwa ada Peraturan Disiplin ASN/PNS. Kl ada PNS yg melanggar disiplin berat (termasuk korupsi) dapat diberikan sanksi diberhentikan tidak dengan hormat (dipecat)
user-comment-photo-profile
Bondan Wahyu
baru saja
Ternyata memang sistemnya yang tidak mendukung perbaikan, dan sayangnya pak purbaya tidak bisa melawan sistem, jadi ASN yang tidak kompeten dgn performance buruk, koruptif dan cuma jadi parasit tetap ada di semua Kementrian khususnya kementrian keuangan bahkan Pemprov juga Pemkot.
user-comment-photo-profile
rudy brj
baru saja
harusnya menkeu melobi ke DPR agar UU pemecatan pegawai yg bermasalah di terbitkan agar menteri bisa memecat pegawai yg korup. masa sekelas menteri tdk bisa memecat anak buahnya sendiri yg korup hanya terbentur dg UU.
user-comment-photo-profile
irfani royan
baru saja
Benar2 seleksi pak... Jgn asal percaya laporan dari bawah.... Walau dipindah ke t4 sepi pantau terus pak.... Soalnya disana pengawasan lebih lemah ulahnya malah lebih gila.... Dan jadi raja kecil disana....klo ada .kinerja membaik ya dikasih reward bisa pindah ke yg lebih besar
user-comment-photo-profile
irfani royan
baru saja
Benar2 seleksi pak... Jgn asal percaya laporan dari bawah.... Walau dipindah ke t4 sepi pantau terus pak.... Soalnya disana pengawasan lebih lemah ulahnya malah lebih gila.... Dan jadi raja kecil disana.....
user-comment-photo-profile
Rajiun Sitohang
baru saja
Tidak bisa dipecat dan dirumahkan, toh ada tidak diberi peran (non job) itu juga sangat menyakitkan bagi pns
user-comment-photo-profile
Aji Saka
baru saja
Aturan yg konyol, jika pegawai yg jahat dan korup tidak bisa dipecat oleh Menkeu. Mentan Amran Sulaeman sdh bbrp kali pecat pegawainya, mengapa bisa? Jangan2 Menkeu ditakut takuti oleh mafia keuangan yg ada di internalnya.