Review
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 23 September 2021 | 13:45 WIB
SUPERTAX DEDUCTION (4)
Rabu, 22 September 2021 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Rabu, 22 September 2021 | 18:12 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 22 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Kamis, 23 September 2021 | 17:15 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Kamis, 23 September 2021 | 12:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Kamis, 23 September 2021 | 09:30 WIB
DEBAT PAJAK
Rabu, 22 September 2021 | 17:27 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

Peluncuran Buku Komik DDTC, Bahan Literasi Pajak Harus Dikemas Menarik

A+
A-
1
A+
A-
1
Peluncuran Buku Komik DDTC, Bahan Literasi Pajak Harus Dikemas Menarik

Sahabat literasi Maman Suherman dan Ketua Umum Pengurus Pusat Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Nero Taopik dalam peluncuran buku komik Joni dan Kawan Pajak: Pajak Kita untuk Indonesia Maju, Jumat (16/7/2021)

JAKARTA, DDTCNews – Edukasi pajak perlu didukung ketersediaan literatur pajak yang cukup. Literatur tersebut juga harus dikemas dalam bentuk yang menarik dan mudah dipahami agar dapat menyasar berbagai kalangan, termasuk anak-anak.

Dalam acara peluncuran buku komik Joni dan Kawan Pajak: Pajak Kita untuk Indonesia Maju hari ini, Jumat (16/7/2021), sahabat literasi Maman Suherman yang menjadi moderator turut memberikan testimoninya setelah membaca karya terbitan DDTC ini.

Pria yang akrab disapa Kang Maman ini menjelaskan komik mudah dipahami. Dia menyebut 100 fragmen tentang pajak yang ada dalam komik itu juga menimbulkan perspektif yang berbeda. Pasalnya, komik ini mengajak pembaca untuk memahami pajak sebagai sebuah kebutuhan.

Baca Juga: Pajak Karbon untuk Kepentingan Bumi, Negeri, dan Diri Sendiri

“100 tema yang disajikan ringan dibaca. Saya yakin buku ini bisa dibaca oleh semua kalangan. Bahkan, setelah membaca buku ini, saya baru tau apa bedanya pajak dengan cukai,” ucapnya dalam acara tersebut.

Ketua Umum Pengurus Pusat Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Nero Taopik mengatakan relawan FTBM belum banyak yang menyentuh literasi pajak. Pasalnya, bahan pustaka untuk membagikan edukasi pajak masih terbatas.

“Salah satu indikator keberhasilan literasi finansial termasuk pajak adalah bahan literasi. Jadi, dengan hadirnya komik pajak ini semoga akan memantik lahirnya buku-buku tentang literasi pajak. Ini buku pertama dan teman-teman FTBM akan bahagia dapat buku ini,” ujar pria yang akrab dipanggil Kang Opik ini.

Baca Juga: Intensifikasi Pemungutan PPN pada Masa Pandemi

Dalam kesempatan itu, Kang Opik menyarankan agar DDTC mengembangkan komik pajak dalam bentuk lain. Misalnya, dengan metode read aloud atau memvisualisasikannya dalam animasi. Dengan demikian, pesan-pesan manfaat pajak bisa tersampaikan, terutama pada anak-anak

“Literasi memang masih kurang. Yang bentuknya ramah anak baru yang diberikan DDTC. Untuk itu, temen-teman pengola FTBM akan menghidupkan komik ini dalam berbagai kegiatan. Salah satunya melalui read aloud,” jelasnya.

Adapun FTBM adalah forum pembudayaan kegemaran membaca masyarakat yang menyediakan dan memberikan layanan di bidang bahan bacaan, berupa buku, majalah, tabloid, koran, komik, dan bahan multimedia lainnya. (kaw)

Baca Juga: Perlunya Antisipasi Risiko Kenaikan Tarif PPN

Topik : komik pajak, DDTC, edukasi pajak, literasi pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Dicky aditya

Jum'at, 16 Juli 2021 | 15:35 WIB
Haraoan saya dengan peluncuran komik ini agar mengedukasi kesadaran pajak merambah seluruh golongan ntah itu dari anak-anak, remaja, samapi orang dewasa semangat DDTC
1

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 14 September 2021 | 16:19 WIB
DDTC WORKING PAPER

Waduh, Ketimpangan Horizontal Pajak Daerah Masih Besar

Selasa, 14 September 2021 | 15:39 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021

Panduan Meningkatkan Kepatuhan Pajak Orang Kaya

Selasa, 14 September 2021 | 13:58 WIB
DDTC WORKING PAPER

Mau Tahu Kinerja Pajak Daerah di Indonesia? Baca Kajian DDTC ini

Senin, 13 September 2021 | 15:54 WIB
DDTC NEWSLETTER

Tarif PPh Bunga Obligasi Turun, Download Aturannya di Sini

berita pilihan

Kamis, 23 September 2021 | 18:00 WIB
EKONOMI DIGITAL

Transaksi e-Commerce Diprediksi Tembus Rp395 T, UMKM Berperan Penting

Kamis, 23 September 2021 | 17:37 WIB
KINERJA FISKAL

Rokok Ilegal Digempur Terus, Realisasi Cukai Tumbuh 17,8%

Kamis, 23 September 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Hingga Agustus 2021, Pembeli Mobil Serap Insentif Pajak Rp1,73 Triliun

Kamis, 23 September 2021 | 17:15 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021

Pajak Karbon untuk Kepentingan Bumi, Negeri, dan Diri Sendiri

Kamis, 23 September 2021 | 17:00 WIB
ANGGARAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Minta Belanja APBD untuk Perlindungan Sosial Dipacu

Kamis, 23 September 2021 | 16:30 WIB
INGGRIS

Perusahaan Untung Besar, Pengenaan Pajak Tambahan Dipertimbangkan

Kamis, 23 September 2021 | 16:15 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Antisipasi Imbas Gagal Bayar Evergrande ke Indonesia

Kamis, 23 September 2021 | 16:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Dokumen Pajak Bocor, Trump Gugat Ponakannya Sendiri dan The Times

Kamis, 23 September 2021 | 16:00 WIB
SIPRUS

Otoritas Perpanjang Jatuh Tempo Pelaporan Pajak Lintas Yurisdiksi

Kamis, 23 September 2021 | 15:30 WIB
FILIPINA

DPR Akhirnya Setujui Produk Digital Dikenai PPN 12%