Berita
Sabtu, 18 September 2021 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 18 September 2021 | 10:00 WIB
RUU HKPD
Sabtu, 18 September 2021 | 09:21 WIB
PAJAK DALAM BERITA
Sabtu, 18 September 2021 | 09:00 WIB
BELANDA
Review
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 17:06 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 12:00 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 17 September 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 17 September 2021 | 17:58 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 17 September 2021 | 16:56 WIB
PROFIL PERPAJAKAN MAKAU
Jum'at, 17 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Rabu, 01 September 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Komunitas
Jum'at, 17 September 2021 | 21:39 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Jum'at, 17 September 2021 | 14:00 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Kamis, 16 September 2021 | 11:44 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Kamis, 16 September 2021 | 09:30 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Papan Reklame Ditutup, 95% Pengusaha Langsung Bayar Tunggakan Pajak

A+
A-
1
A+
A-
1
Papan Reklame Ditutup, 95% Pengusaha Langsung Bayar Tunggakan Pajak

Ilustrasi. 

MATARAM, DDTCNews – Penyegelan papan reklame yang dilakukan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat mampu memberi efek jera kepada para penunggak pajak.

Kepala Bidang Pelayanan, Penyuluhan dan Penagihan BKD Kota Mataram Ahmad Amrin mengatakan upaya penyegelan tersebut membuat pengusaha advertising berbondong-bondong membayar tunggakan pajaknya. Menurutnya, tunggakan pajak yang tertagih mencapai Rp500 juta.

“Langsung ada efek jera. [Sebanyak] 95% pengusaha yang kita tutup reklamenya datang bayar tunggakan,” kata Amrin, dikutip pada Senin (26/7/2021).

Baca Juga: Peta Kapasitas Fiskal Daerah Provinsi

Amrin menyebut penertiban reklame yang menunggak pajak akan terus dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Namun, langkah penyegelan ini masih terbentur penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Selain reklame yang menunggak pajak, Amrin berujar BKD Kota Mataram akan menyisir reklame yang menempel pada gedung, toko, atau pusat perbelanjaan. Pasalnya, berdasarkan pada peraturan daerah, reklame tidak kena pajak hanya yang berukuran 1×2 meter. Simak ‘Apa Itu Pajak Reklame?’.

Amrin menjelaskan BKD juga akan menetapkan ketentuan baru tentang titik reklame. Hal ini untuk mempermudah pengecekan izin reklame. Dengan penetapan titik reklame, apabila satu objek reklame berakhir, akan disambung lagi untuk periode berikutnya.

Baca Juga: DBH Perikanan Dihapus dalam RUU HKPD, Ini Alasannya

Seperti dilansir suarantb.com, Amrin menilai langkah tersebut akan lebih mempermudah perubahan data. Amrin menyatakan penerapan sistem tersebut telah dikoordinasikan dengan Asosiasi Pengusaha Advertising (ASA) Kota Mataram.

Sebelumnya, BKD Kota Mataram menyegel dan mengancam akan merobohkan papan reklame yang menunggak pajak dan tidak berizin. Penyegelan tersebut dilakukan dengan memasang stiker tanda tunggakan pajak pada sejumlah papan reklame. Simak ‘Belum Bayar Pajak, Sejumlah Papan Reklame Bakal Dirobohkan’. (kaw)

Baca Juga: Tak Perlu Repot, Cek Tagihan Pajak PBB Bisa Lewat Aplikasi Ini
Topik : Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, NTB, pajak reklame, pajak daerah

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 15 September 2021 | 10:15 WIB
DESENTRALISASI FISKAL

Mau Reformasi Pajak Daerah? Perhatikan Aspek Penting Ini

Rabu, 15 September 2021 | 10:00 WIB
DESENTRALISASI FISKAL

Meningkatkan Pajak dan Retribusi Minim Distorsi Ekonomi

Selasa, 14 September 2021 | 16:35 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pajak Sepeda Motor Diusulkan Jadi Kewenangan Kabupaten/Kota

Selasa, 14 September 2021 | 16:19 WIB
DDTC WORKING PAPER

Waduh, Ketimpangan Horizontal Pajak Daerah Masih Besar

berita pilihan

Sabtu, 18 September 2021 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Peta Kapasitas Fiskal Daerah Provinsi

Sabtu, 18 September 2021 | 10:00 WIB
RUU HKPD

DBH Perikanan Dihapus dalam RUU HKPD, Ini Alasannya

Sabtu, 18 September 2021 | 09:21 WIB
PAJAK DALAM BERITA

WP Tak Diaudit Lebih Berisiko dan NPWP Bendahara Dihapus, Cek Videonya

Sabtu, 18 September 2021 | 09:00 WIB
BELANDA

Kebijakan Baru PPN e-Commerce Eropa, Pelapak Online Perlu Tahu Ini

Sabtu, 18 September 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Isu Terpopuler: DJP Kerahkan Pegawai ke Lapangan dan Tebar Email ke WP

Sabtu, 18 September 2021 | 06:00 WIB
KABUPATEN BANGLI

Tak Perlu Repot, Cek Tagihan Pajak PBB Bisa Lewat Aplikasi Ini

Jum'at, 17 September 2021 | 21:39 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA

Multidisiplin Ilmu, Profesional Pajak Harus Tahu Ini

Jum'at, 17 September 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu PKP Kegiatan Usaha Tertentu?

Jum'at, 17 September 2021 | 17:58 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa Gugatan Diterbitkannya Surat Paksa