Berita
Minggu, 19 September 2021 | 12:00 WIB
PROVINSI LAMPUNG
Minggu, 19 September 2021 | 11:30 WIB
PENERIMAAN CUKAI
Minggu, 19 September 2021 | 11:00 WIB
REPUBLIK CEKO
Minggu, 19 September 2021 | 10:30 WIB
KABUPATEN MALANG
Review
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 17:06 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 17 September 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 17 September 2021 | 17:58 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 17 September 2021 | 16:56 WIB
PROFIL PERPAJAKAN MAKAU
Jum'at, 17 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Rabu, 01 September 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Komunitas
Sabtu, 18 September 2021 | 13:13 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Jum'at, 17 September 2021 | 21:39 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Jum'at, 17 September 2021 | 14:00 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Kamis, 16 September 2021 | 11:44 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

Mudahkan Pengelola, Setor Retribusi Parkir Kini Lewat Aplikasi

A+
A-
2
A+
A-
2
Mudahkan Pengelola, Setor Retribusi Parkir Kini Lewat Aplikasi

Ilustrasi. Petugas parkir melakukan pemeriksaan kesehatan di mobil Tim Medis Keliling. ANTARA FOTO/ Reno Esnir/foc.

SLEMAN, DDTCNews – Pemkab Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggandeng BPD DIY dalam meluncurkan aplikasi online pembayaran retribusi parkir.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan aplikasi pembayaran nontunai retribusi parkir (Parikesit) merupakan komitmen prioritas pemerintah menuju Sleman Smart Regency. Selain itu, aplikasi ini juga untuk memudahkan setoran juru parkir ke kas daerah.

"Pengelolaan retribusi juga akan lebih transparan dengan adanya aplikasi Parikesit," katanya dalam keterangan resmi, dikutip pada Senin (17/5/2021).

Baca Juga: Segera Berakhir, Masyarakat Diimbau Segera Ikuti Pemutihan Pajak

Kustini menuturkan aplikasi Parikesit merupakan hasil kerja sama antara Dishub Sleman dan BPD DIY cabang Sleman. Dia menjelaskan kerja sama akan dilanjutkan dengan sosialisasi penggunaan aplikasi kepada pengelola parkir atau juru parkir.

Dia menilai sosialisasi dan edukasi dibutuhkan seiring dengan beralihnya administrasi retribusi parkir dari sistem manual menjadi sistem digital. Masyarakat juga perlu diberikan edukasi terkait dengan mekanisme pembayaran retribusi parkir menggunakan QR code.

"Maka diharapkan ke depannya bayar parkir juga bisa nontunai, cukup dengan QRIS saja. Terlebih yang datang ke tempat wisata ini rata-rata juga anak muda ya," tuturnya.

Baca Juga: Sektor Jasa Tertekan, Setoran Pajak PBB Bakal Dipacu

Plt Kepala Dishub Arip Pramana menerangkan pengelola parkir tidak perlu lagi mendatangi kantor Dishub saat menyetor hasil retribusi ke kas daerah. Mekanisme penyetoran hasil pungutan dilakukan secara daring melalui aplikasi Parikesit yang terhubung dengan sistem BPD DIY.

Peluncuran aplikasi Parikesit merupakan kelanjutan dari program elektronifikasi pendapatan daerah, sekaligus melanjutkan prestasi Pemkab Sleman sebagai salah satu pionir pengelolaan pendapatan asli daerah secara digital.

"Alhamdulillah Kabupaten Sleman pada Maret 2020 mendapatkan penghargaan Digital Award dari Bank Indonesia, karena menjadi kabupaten pertama yang menerapkan digitalisasi elektronifikasi di seluruh Indonesia. Ini prestasi yang luar biasa," ujarnya. (rig)

Baca Juga: Pemda Usulkan Penerapan Pajak Sampah, Begini Respons Sri Mulyani

Topik : pemkab sleman, retribusi parkir, penerimaan asli daerah PAD, aplikasi, pajak daerah

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 15 September 2021 | 11:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Usulan Perubahan Pajak dan Retribusi Daerah Lewat RUU HKPD

Rabu, 15 September 2021 | 11:15 WIB
DESENTRALISASI FISKAL

Optimalkan Pajak Daerah Lewat RUU HKPD, Ini Saran Periset

Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH

Perkembangan Kapasitas Fiskal Daerah di Indonesia 5 Tahun Terakhir

Rabu, 15 September 2021 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK DAERAH

Apa Itu Opsen Pajak?

berita pilihan

Minggu, 19 September 2021 | 12:00 WIB
PROVINSI LAMPUNG

Segera Berakhir, Masyarakat Diimbau Segera Ikuti Pemutihan Pajak

Minggu, 19 September 2021 | 11:30 WIB
PENERIMAAN CUKAI

DJBC Prediksi Setoran Cukai Minuman Beralkohol Membaik Tahun Ini

Minggu, 19 September 2021 | 11:00 WIB
REPUBLIK CEKO

Proses Penegakan Hukum Dihentikan, Wajib Pajak Bisa Dapat Kompensasi

Minggu, 19 September 2021 | 10:30 WIB
KABUPATEN MALANG

Sektor Jasa Tertekan, Setoran Pajak PBB Bakal Dipacu

Minggu, 19 September 2021 | 10:00 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Pegawai Pajak Turun ke Lapangan, Dua Hal Ini Jadi Pertimbangan DJP

Minggu, 19 September 2021 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pemda Usulkan Penerapan Pajak Sampah, Begini Respons Sri Mulyani

Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:

Tantangannya Memang Tak Mudah, tapi Kami Siapkan Strateginya

Minggu, 19 September 2021 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Kurang Dimanfaatkan, Aturan Supertax Deduction Terbuka untuk Direvisi

Minggu, 19 September 2021 | 07:00 WIB
APBN 2021

Sri Mulyani Sebut APBN Tetap Waspadai Covid-19 Varian Mu

Minggu, 19 September 2021 | 06:00 WIB
KANWIL DJP JAWA TIMUR I

Data AEoI Sudah Diterima, Uji Kepatuhan Wajib Pajak Dimulai