Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Meghan Markle dan Anaknya Hadapi Dilema Pajak AS

0
0

Duke & Duchess of Sussexx.

LONDON,DDTCNews – Kerajaan Inggris sedang bersiap menyambut anggota keluarga baru. Mereka menantikan kelahiran anak pertama dari Pasangan Pangeran Harry dan Meghan Markle, yang diperkirakan lahir pada April atau awal Mei nanti. 

Tentu ini menjadi awal baru bagi kedua pasangan tersebut dan keluarga kerajaan. Pasalnya, anak pertama mereka lahir dengan memiliki status kewarganegaraan Amerika Serikat, sebab Meghan Markle sampai saat ini masih menjadi warga negara AS.

Anak sulung mereka akan menjadi anak ketujuh di bawah takhta kerajaan Inggris sekaligus secara otomatis akan menjadi wajib pajak AS. Dilansir dari CBS MoneyWatch, konsultan pajak internasional Stuart E. Horwich menyampaikan ketika seorang anak terlahir menjadi warga negara AS, secara otomatis mereka akan menjadi pembayar pajak untuk AS, terlepas di mana pun ia dilahirkan.

Baca Juga: Bongkar Kasus Perdagangan Ilegal Anak Anjing, HMRC Kantongi £5 Juta

“Anak dari keturunan kerajaan itu mau tidak mau harus mendaftarkan semua rekening bank lokal maupun asing yang ia gunakan serta melaporkan semua penghasilan dan asetnya menurut ketetentuan pajak AS,” ujarnya, Rabu (10/4/2019).

Horwich mengharapkan, penasihat keuangan keluarga kerajaan untuk mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan untuk melindungi anak dari kewajiban pajak AS dan memastikan privasi finansial kerajaan tetap terjaga dengan aman.

Sementara Markle yang juga dikenal sebagai Duchess of Sussex dapat memilih untuk meninggalkan kewarganegaraan Amerika-nya. Adapun anaknya harus menunggu sampai dia berusia 18 tahun sebelum mengambil langkah yang sama.

Baca Juga: Mulai 1 Januari 2020, Perusahaan Layanan Digital Dipajaki 6%

Horwich menambahkan penasihat keuangan keluarga kerajaan akan sedikit kerepotan mengurus laporan pajak yang dibutuhkan oleh Markle dan buah hatinya. (Amu)

Anak sulung mereka akan menjadi anak ketujuh di bawah takhta kerajaan Inggris sekaligus secara otomatis akan menjadi wajib pajak AS. Dilansir dari CBS MoneyWatch, konsultan pajak internasional Stuart E. Horwich menyampaikan ketika seorang anak terlahir menjadi warga negara AS, secara otomatis mereka akan menjadi pembayar pajak untuk AS, terlepas di mana pun ia dilahirkan.

Baca Juga: Bongkar Kasus Perdagangan Ilegal Anak Anjing, HMRC Kantongi £5 Juta

“Anak dari keturunan kerajaan itu mau tidak mau harus mendaftarkan semua rekening bank lokal maupun asing yang ia gunakan serta melaporkan semua penghasilan dan asetnya menurut ketetentuan pajak AS,” ujarnya, Rabu (10/4/2019).

Horwich mengharapkan, penasihat keuangan keluarga kerajaan untuk mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan untuk melindungi anak dari kewajiban pajak AS dan memastikan privasi finansial kerajaan tetap terjaga dengan aman.

Sementara Markle yang juga dikenal sebagai Duchess of Sussex dapat memilih untuk meninggalkan kewarganegaraan Amerika-nya. Adapun anaknya harus menunggu sampai dia berusia 18 tahun sebelum mengambil langkah yang sama.

Baca Juga: Mulai 1 Januari 2020, Perusahaan Layanan Digital Dipajaki 6%

Horwich menambahkan penasihat keuangan keluarga kerajaan akan sedikit kerepotan mengurus laporan pajak yang dibutuhkan oleh Markle dan buah hatinya. (Amu)

Topik : berita pajak internasional, megan markle, prince harry
artikel terkait
Selasa, 23 April 2019 | 11:16 WIB
ZIMBABWE
Senin, 12 September 2016 | 17:01 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 31 Agustus 2017 | 08:54 WIB
ZIMBABWE
Jum'at, 26 April 2019 | 15:54 WIB
ZIMBABWE
berita pilihan
Jum'at, 11 November 2016 | 17:27 WIB
BRASIL
Kamis, 08 Juni 2017 | 14:18 WIB
ARAB SAUDI
Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:33 WIB
AFRIKA SELATAN
Jum'at, 21 Oktober 2016 | 10:03 WIB
SUDAN SELATAN
Kamis, 08 Juni 2017 | 16:55 WIB
BANGLADESH
Jum'at, 21 Oktober 2016 | 12:01 WIB
ITALIA
Kamis, 30 Maret 2017 | 11:35 WIB
INDIA
Jum'at, 14 Juli 2017 | 09:33 WIB
PRANCIS
Kamis, 08 Juni 2017 | 18:36 WIB
UNI EMIRAT ARAB
Jum'at, 05 Mei 2017 | 11:39 WIB
ITALIA