Fokus
Data & Alat
Selasa, 24 Mei 2022 | 20:00 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Lawan Penghindaran Pajak, Otoritas Tambah 1.000 Pegawai Hingga 2023

A+
A-
0
A+
A-
0
Lawan Penghindaran Pajak, Otoritas Tambah 1.000 Pegawai Hingga 2023

Ilustrasi.

COPENHAGEN, DDTCNews – Pemerintah Denmark bakal merekrut 250 pegawai baru di akhir tahun ini. Angka tersebut merupakan bagian dari target penambahan 1.000 pegawai pajak hingga 2023 mendatang untuk memperkuat pengawasan dan pencegahan penghindaran pajak.

Rekrutmen atas 250 pegawai baru kali ini menjadi tahap ketiga dari 4 tahap yang disiapkan. Ratusan pegawai tersebut akan dikerahkan untuk memperbaiki penerimaan PPN, penguatan pengawasan pajak, dan peningkatan pemungutan pajak.

Dirjen Pajak Morten Bødskov menyampaikan isu Panama Papers dan Pandora Papers membuka tirai terkait penghindaran pajak yang dilakukan wajib pajak. Saat ini, ujarnya, kejahatan di bidang pajak telah berkembang menjadi semakin kompleks dan lebih terorganisir.

Baca Juga: Istana Serahkan Keputusan Pengenaan Pajak Baru Kepada Marcos

"…Kepercayaan pada sistem pajak kita telah dirusak. Untuk itu, pemerintah akan meningkatkan upaya dalam memberantas kejahatan ekonomi yang dilakukan. Setelahnya diharapkan otoritas negara dalam melakukan intervensi secara efektif dan efisien," ujarnya, dikutip Senin (29/11/2021).

Dilansir Tax Notes International, misi ketiga yang dijalankan pemerintah menjadi bagian dari misi besar yang terdiri dari 4 bagian. Nantinya pada 2023 diharapkan akan ada 1.000 tambahan karyawan dan tercipta aplikasi analitikal serta IT baru untuk menangkal penghindaran pajak.

Sebanyak 250 karyawan baru hasil perekrutan tahap ketiga akan dialokasikan untuk beberapa kebutuhan. Sebanyak 100 karyawan akan fokus pada pelanggaran pajak, 70 karyawan akan ditugaskan untuk memantau kinerja PPN, dan 80 karyawan akan membantu dalam pemungutan pajak.

Baca Juga: Tarik Investor, Negara Ini Bebaskan PPN Transaksi Kripto Hingga 2023

Pendanaan untuk rekrutmen tahap ketiga ini masuk ke rencana anggaran 2022. Pendanaan yang diajukan untuk meningkatkan sistem pajak saat ini sebesar DKK11 miliar atau setara Rp23 triliun. Dana ini nantinya juga akan digunakan menambah 4 tax center baru pada 2024.

Pada rekrutmen tahap pertama sebelumnya, pemerintah telah menambah 250 karyawan pada 2020. Adapun dana yang dikeluarkan saat itu sebesar DKK200 juta atau setara Rp435 miliar.

Pada 2021, tahap kedua dijalankan dengan memakan dana sebesar DKK1 miliar atau Rp2,1 triliun. Tak hanya itu, pada tahap kedua direkrut kembali 250 karyawan dan penambahan tax center. Adapun tax center yang dibuat terletak di Esbjer, Fredericia, Frederikssund, dan Viborg.

Baca Juga: Inflasi Masih Tinggi, Negara Ini Pangkas Lagi Tarif Pajak Impor

Untuk tahap terakhir nanti, perekrutan 250 karyawan akan tetap dilakukan. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut atas misi keempat yang akan dijalankan. Menurut kabar sementara pada misi ini pemerintah berencana membuka 2 tax center lainnya di Frederikshavn dan Svenborg. (sap)

Topik : pajak internasional, penghindaran pajak, tax avoidance, digitalisasi perpajakan, Denmark, Eropa

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Jum'at, 27 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tanda Pengenal Wajib Pajak Pakai NIK, NPWP Bakal Dihapus Bertahap

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:54 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa PPN Perbedaan Waktu Pengakuan Transaksi Pembelian

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Omzet Rp500 Juta Tak Kena Pajak, DJP: Bukan untuk UMKM WP Badan

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Surat Tanggapan dalam Proses Gugatan Pajak?

Jum'at, 27 Mei 2022 | 16:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Sudah Ikut PPS, Gubernur Ajak Warganya Juga Ungkapkan Hartanya

Jum'at, 27 Mei 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP Leburkan Kegiatan Pemeriksaan & Pengawasan, Ternyata Ini Tujuannya

Jum'at, 27 Mei 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK

Tata Cara Pembatalan Faktur Pajak di e-Faktur 3.2

Jum'at, 27 Mei 2022 | 14:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Restitusi Pajak Diprediksi Meningkat, DJP: Berkat Tingginya Impor