Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Lagi, 2 Profesional DDTC Bakal Tempuh Pendidikan di Austria

A+
A-
2
A+
A-
2
Lagi, 2 Profesional DDTC Bakal Tempuh Pendidikan di Austria

Tampak depan Kampus WU Wien. (foto: wien.info)

JAKARTA, DDTCNews – Dua profesional DDTC akan menempuh program S2 di Vienna University of Economics and Business (WU Wien) Austria.

Kedua profesional DDTC ini adalah Manager Tax Compliance & Litigation Services Anggi P.I. Tambunan dan Specialist of Transfer Pricing Services Rahmat Muttaqin. Keduanya diterima masuk S2 International Tax Law full-time program 2019/2020.

Program yang diambil kedua profesional DDTC ini termasuk unggulan dan diminati di seluruh dunia. Hal ini terlihat dari komposisi alumni yang beragam dari sekitar 66 negara di dunia. Program ini dikepalai langsung oleh Michael Lang sebagai Academic Director LL.M Program in International Tax Law.

Baca Juga: Video: Aturan Pelaksana PPS Segera Terbit & Revisi UU Ciptaker Dikebut

Para pengajar dalam program ini merupakan profesor terbaik di bidangnya. Beberapa diantaranya adalah Michael Lang, Jeffrey Owens, Pasquale Pistone, Robert Risse, Alexander Rust, Josef Schuch, Claus Staringer, dan Alfred Storck.

Keberangkatan kedua profesional DDTC untuk menimba ilmu di Austria merupakan bagian dari program Human Resource Program Development (HRDP) yang diberikan oleh DDTC kepada para profesionalnya untuk mengikuti berbagai pelatihan, kursus, hingga studi lanjut S2 di berbagai instansi maupun universitas ternama di dalam maupun luar negeri.

Rahmat Muttaqin menilai jurusan yang diambil sangat sesuai dengan kebutuhan profesional DDTC di masa mendatang dari sisi pelayanan ke klien maupun komunitas pajak Indonesia.

Baca Juga: Aturan Turunan UU HPP Soal PPN Disiapkan, 4 Hal Ini Perlu Diperhatikan

“Terlebih lagi, ilmu perpajakan merupakan ilmu yang berkembang dengan sangat cepat, terutama untuk lanskap di tatanan global/internasional. Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada DDTC yang selama ini terus mengembangkan keahlian profesionalnya,” tutur Rahmat.

Selain itu, menurut dia, WU Wien menjadi tempat yang tepat karena telah memiliki reputasi yang baik untuk program International Tax Law. Hal ini membuatnya bersemangat untuk lebih mempersiapkan diri agar bisa menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari para pengajar.

“Setelah selesai S2 nanti, tentunya saya berharap dapat membantu mengembangkan tim internal DDTC dan juga memberikan kontribusi lebih bagi dunia perpajakan Indonesia,” imbuhnya.

Baca Juga: Pajaki Orang Kaya, DJP Perlu Antisipasi Passive Income

Hal serupa juga diungkapkan Anggi P.I. Tambunan. Menurutnya, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan S2 di WU Wien Austria akan dimanfaatkan dengan baik. Apalagi, ini sesuai dengan semangat DDTC untuk membangun firma pajak berbasis penelitian dan pengetahuan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada DDTC. Semoga Ilmu yang saya dapatkan nanti dapat berguna dan memberikan sumbangsih bagi DDTC dan dunia perpajakan di Tanah Air,” kata Anggi.

Sebelum Anggi dan Rahmat, sudah ada lima profesional DDTC yang diberangkatkan DDTC untuk menempuh studi S2 di luar negeri. Kelima orang itu adalah Partner Research and Training Services B. Bawono Kristiaji, Partner Transfer Pricing Services Romi Irawan, Senior Manager Tax Compliance & Litigation Services Deborah, Senior Manager Transfer Pricing Services Yusuf Wangko Ngantung, dan Senior Manager Tax Compliance & Litigation Services Ganda C. Tobing.

Baca Juga: Mengulik Sederet Manfaat IPO: Akses Permodalan Hingga Insentif Pajak

Topik : DDTC, Vienna University of Economics and Business, WU Wien, HRDP

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 19 November 2021 | 15:00 WIB
MEDIA VISIT

Tim Kanwil DJP Jakarta Barat Lakukan Media Visit ke DDTCNews

Kamis, 18 November 2021 | 11:00 WIB
CONTAXTUAL

Apa itu Arm’s Length Principle? Simak Penjelasannya di Video Ini

Selasa, 16 November 2021 | 10:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penerapan Pajak atas Penghasilan Selain Uang Perlu Perhatikan Ini

Senin, 15 November 2021 | 11:17 WIB
DDTC NEWSLETTER

Penyesuaian Sektor Penerima Insentif Pajak, Download Aturannya di Sini

berita pilihan

Senin, 06 Desember 2021 | 16:37 WIB
KPP PRATAMA KUBU RAYA

Telusuri Aset WP yang Tunggak Pajak, DJP Gandeng Pemda

Senin, 06 Desember 2021 | 16:30 WIB
KINERJA FISKAL

Dana Pemda yang Mengendap di Bank Segera Susut, Ini Alasan Pemerintah

Senin, 06 Desember 2021 | 16:13 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Curhat Komunitas Difabel ke DJP: Literasi Pajak Masih Minim

Senin, 06 Desember 2021 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pajak Ikut Danai Program Ramah Penyandang Disabilitas, Apa Saja?

Senin, 06 Desember 2021 | 15:43 WIB
PENANGANAN COVID-19

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Daerah Vaksinasi Rendah Naik 1 Level

Senin, 06 Desember 2021 | 15:43 WIB
OPINI PAJAK

Penyalahgunaan P3B Melalui Mekanisme Hybrid Mismatch Arrangements

Senin, 06 Desember 2021 | 15:27 WIB
INSENTIF PAJAK

Serapan Insentif Perpajakan Sudah Lampaui Pagu, Ini Kata Airlangga

Senin, 06 Desember 2021 | 15:00 WIB
KOREA SELATAN

Pengenaan Pajak Keuntungan Modal atas Cryptocurrency Akhirnya Ditunda

Senin, 06 Desember 2021 | 14:30 WIB
TAIWAN

Tegas! Denda Maksimum Bagi Pengelak Pajak Dinaikkan 10 Kali Lipat

Senin, 06 Desember 2021 | 14:00 WIB
INGGRIS

Tarif PPh Badan Naik di 2023, Pengusaha Beri Warning Soal Ini