Berita
Senin, 20 September 2021 | 19:39 WIB
RUU KUP
Senin, 20 September 2021 | 18:51 WIB
SUKUK RITEL
Senin, 20 September 2021 | 18:37 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 20 September 2021 | 18:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM
Review
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 17:06 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Rabu, 01 September 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Komunitas
Senin, 20 September 2021 | 16:04 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Senin, 20 September 2021 | 12:15 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Minggu, 19 September 2021 | 16:36 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Sabtu, 18 September 2021 | 13:13 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

Kring Pajak DJP Terapkan Penyesuaian Layanan, Sudah Tahu?

A+
A-
6
A+
A-
6
Kring Pajak DJP Terapkan Penyesuaian Layanan, Sudah Tahu?

Pengumuman yang disampaikan Kring Pajak. (foto: Twitter @kring_pajak)

JAKARTA, DDTCNews – Contact Center Ditjen Pajak (DJP), Kring Pajak, melakukan penyesuaian layanan selama masa pandemi Covid-19.

Waktu layanan telepon 1500200 dan live chat pada laman http://pajak.go.id adalah Senin hingga Jumat pada pukul 08.00—16.00 WIB. Jika terkendala dalam mengakses layanan tersebut, wajib pajak dapat menggunakan alternatif layanan informasi lainnya.

“Di masa pandemi ini, Kring Pajak menerapkan penyesuaian layanan. Selain telepon 1500200 dan live chat pada laman http://pajak.go.id, #KawanPajak dapat menghubungi kami melalui saluran email [email protected] dan Twitter,” tulis akun Twitter @kring_pajak, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga: Buron Sejak 2019, DJP Akhirnya Tangkap Penerbit Faktur Pajak Fiktif

Layanan alternatif melalui email dan Twitter tersebut bisa diakses kapanpun dan di manapun. Kring Pajak mengatakan tweet, direct message (DM), dan email yang masuk akan dibalas sesuai antrean pada hari kerja berikutnya.

Sebagai informasi, layanan melalui Twitter bisa dipakai wajib pajak jika menemui masalah tidak terkirimnya kode verifikasi pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan melalui e-filing DJP Online ke email.

Kring Pajak menjabarkan beberapa langkah yang bisa dicoba oleh wajib pajak jika mendapat kendala terkait pengiriman kode verifikasi ke email. Beberapa langkah tersebut bisa Anda simak dalam artikel ‘Lapor SPT, Kode Verifikasi Tak Masuk ke Email? Coba Langkah Ini’.

Baca Juga: Peran Humas Pajak Mewujudkan Kepatuhan Kooperatif

“Apabila masih tetap terkendala, bisa menggunakan layanan permintaan #KodeVerifikasi dari kami [dengan me-mention @kring_pajak pada Twitter],” tulis Kring Pajak. Simak ‘Terjadi Lagi, Google Anggap ‘Spam’ Kode Verifikasi e-Filing DJP Online’.

Untuk mempercepat proses informasi kode verifikasi/token e-filing, wajib pajak perlu pertama, mem-follow akun @kring_pajak. Kedua, me-mention 1 kali saja dengan hashtag #KodeVerifikasi. Ketiga, tunggu balasan (reply) dan pesan langsung (direct message/DM) dari @kring_pajak. Mention dan DM yang berulang kali akan mengulang antrean. (kaw)

Baca Juga: Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Penyisiran Lapangan Pelaku UMKM Dijalankan
Topik : layanan pajak, Ditjen Pajak, DJP, contact center DJP

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Irene Risakotta

Selasa, 23 Februari 2021 | 13:29 WIB
sy pensiunan pns kesulitan mencetak bukti potong pajak form 1721A2. Sy hrs. bagaimana? Biasanya sy lapor online pakai e-fin
1

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 11 September 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Isu Terpopuler: WP PT Perlu Diaudit dan DJP Cek Lagi Penerima Insentif

Jum'at, 10 September 2021 | 19:18 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

UMKM Jangan Lihat Laporan Keuangan Sebagai Momok

Jum'at, 10 September 2021 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Dapat Surat Teguran dari DJP? Wajib Pajak Diimbau Lakukan Ini

Kamis, 09 September 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sudah Ada Suket PP 23 Tetap Kena Potong Pajak? Ini Solusi dari DJP

berita pilihan

Senin, 20 September 2021 | 19:39 WIB
RUU KUP

Suara PBNU Soal Pajak Karbon: Mendukung dengan Syarat

Senin, 20 September 2021 | 19:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Angka Kapitalisasi dalam Pajak Bumi dan Bangunan?

Senin, 20 September 2021 | 18:51 WIB
SUKUK RITEL

PPh Bunga Obligasi Turun, SR015 Laku Keras Sampai Pecah Rekor

Senin, 20 September 2021 | 18:37 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Level PPKM di Jawa-Bali Kini Berlaku 2 Minggu

Senin, 20 September 2021 | 18:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Buron Sejak 2019, DJP Akhirnya Tangkap Penerbit Faktur Pajak Fiktif

Senin, 20 September 2021 | 18:21 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (3)

Ini 11 Alasan Mengapa Wajib Pajak Dikenai Sanksi Administrasi Bunga

Senin, 20 September 2021 | 18:09 WIB
PROVINSIJAWA BARAT

Pemprov Sulit Pungut Pajak Air Permukaan, Ini Kendalanya

Senin, 20 September 2021 | 18:00 WIB
SELANDIA BARU

UU Diamendemen, Investasi Asing Kini Wajib Ungkap Data Pajak

Senin, 20 September 2021 | 17:41 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Tak Ada Lagi Daerah Level 4 di Jawa-Bali, PPKM Masih Diperpanjang

Senin, 20 September 2021 | 17:30 WIB
AUSTRALIA

Bantu Pengusaha Hadapi Pandemi Covid-19, Insentif Pajak Ditambah