Berita
Selasa, 04 Oktober 2022 | 18:04 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:36 WIB
KERJA SAMA PERPAJAKAN
Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN BEA DAN CUKAI
Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Review
Selasa, 04 Oktober 2022 | 10:44 WIB
KONSULTASI UU HPP
Kamis, 29 September 2022 | 16:16 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 27 September 2022 | 11:55 WIB
KONSULTASI UU HPP
Minggu, 25 September 2022 | 11:30 WIB
KEPALA BAPENDA RIAU SYAHRIAL ABDI
Fokus
Data & Alat
Selasa, 04 Oktober 2022 | 16:15 WIB
KMK 50/2022
Rabu, 28 September 2022 | 09:39 WIB
KURS PAJAK 28 SEPTEMBER - 04 OKTOBER 2022
Rabu, 21 September 2022 | 08:33 WIB
KURS PAJAK 21 SEPTEMBER - 27 SEPTEMBER 2022
Rabu, 14 September 2022 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 14 SEPTEMBER - 20 SEPTEMBER 2022
Komunitas
Selasa, 04 Oktober 2022 | 16:11 WIB
UNIVERSITAS TRISAKTI
Selasa, 04 Oktober 2022 | 15:13 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Selasa, 04 Oktober 2022 | 09:00 WIB
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
Senin, 03 Oktober 2022 | 16:52 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Reportase

Konfirmasi Transaksi Saham Hingga Rp10 Juta Kini Bebas Bea Meterai

A+
A-
6
A+
A-
6
Konfirmasi Transaksi Saham Hingga Rp10 Juta Kini Bebas Bea Meterai

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah akhirnya memerinci ambang batas (threshold) pembebasan bea meterai yang berlaku di pasar keuangan, khususnya atas trade confirmation yang bebas dari bea meterai.

Merujuk pada Pasal 5 huruf b Peraturan Pemerintah (PP) 3/2022, fasilitas pembebasan bea meterai diberikan atas dokumen transaksi surat berharga di bursa efek berupa trade confirmation dengan nilai maksimal Rp10 juta.

"Yang dimaksud dengan 'konfirmasi transaksi (trade confirmation)' adalah konfirmasi transaksi efek dari perantara pedagang efek sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundangan di bidang pasar modal," bunyi penjelasan dari Pasal 5 huruf b PP 3/2022, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga: Penyelenggara e-Commerce Jadi Pemungut Pajak? Ini Kata Pemerintah

Selain trade confirmation, dokumen transaksi surat berharga di pasar perdana berupa formulir konfirmasi penjatahan efek juga mendapatkan pembebasan bea meterai. Pembebasan diberikan atas dokumen dengan nilai paling banyak Rp5 juta.

Selanjutnya, dokumen transaksi surat berharga yang dilakukan melalui penyelenggara pasar alternatif juga mendapatkan pembebasan bea meterai apabila dokumen yang dimaksud memiliki nilai maksimal Rp5 juta.

Adapun yang dimaksud dengan penyelenggara pasar alternatif adalah pihak yang menggunakan sistem elektronik dalam mempertemukan transaksi efek atas efek bersifat secara terus-menerus di luar bursa efek.

Baca Juga: Wah, Ditjen Pajak dan Korlantas Polri Teken Kerja Sama Pertukaran Data

Selain itu, pemerintah juga memberikan pembebasan bea meterai atas dokumen transaksi surat berharga berupa dokumen subscription dan redemption unit penyertaan kontrak investasi kolektif senilai maksimal Rp10 juta.

Kontrak investasi kolektif yang dimaksud antara lain reksa dana, dana investasi real estate, dana investasi infrastruktur, dan dana investasi multiaset.

Terakhir, pembebasan bea meterai diberikan atas dokumen transaksi surat berharga pada layanan urun dana dengan nilai maksimal Rp5 juta. (rig)

Baca Juga: Realisasi Penerimaan Bea dan Cukai 2022 Bakal Tembus Rp300 Triliun

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : konfirmasi transaksi efek, saham, pp 3/2022, bea meterai, relaksasi bea meterai, DJP, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 03 Oktober 2022 | 13:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Data Nomor NIK di DJP Berbeda, Wajib Pajak Perlu Lakukan Ini

Senin, 03 Oktober 2022 | 12:33 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Jokowi Sebut Pandemi Segera Berakhir, Tetapi Ekonomi Belum Normal

Senin, 03 Oktober 2022 | 12:15 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Tertinggi dalam 8 Tahun! Inflasi September 1,17% Imbas Kenaikan BBM

Senin, 03 Oktober 2022 | 12:00 WIB
PERPRES 120/2022

Perpres Baru! Jokowi Tugaskan Kementerian PUPR Percepat Pembangunan

berita pilihan

Selasa, 04 Oktober 2022 | 18:04 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penyelenggara e-Commerce Jadi Pemungut Pajak? Ini Kata Pemerintah

Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:36 WIB
KERJA SAMA PERPAJAKAN

Wah, Ditjen Pajak dan Korlantas Polri Teken Kerja Sama Pertukaran Data

Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN BEA DAN CUKAI

Realisasi Penerimaan Bea dan Cukai 2022 Bakal Tembus Rp300 Triliun

Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Ditjen Pajak Sebut Ada 2.422 Peserta PPS yang Harus Repatriasi Harta

Selasa, 04 Oktober 2022 | 16:30 WIB
KPP PRATAMA JOMBANG

Tagih Utang Pajak, KPP Sita Motor Sport Kawasaki Ninja

Selasa, 04 Oktober 2022 | 16:17 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ekspor Melonjak, Restitusi Sektor Manufaktur dan Tambang Ikut Naik

Selasa, 04 Oktober 2022 | 16:15 WIB
KMK 50/2022

KMK Baru! Ini Tarif Bunga Sanksi Administrasi Pajak Oktober 2022

Selasa, 04 Oktober 2022 | 16:11 WIB
UNIVERSITAS TRISAKTI

Kanwil DJP Jakarta Barat dan Usakti Perpanjang Kerja Sama Tax Center

Selasa, 04 Oktober 2022 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ada Tren Kenaikan Harga Komoditas, DJP Bakal Lakukan Dinamisasi

Selasa, 04 Oktober 2022 | 15:30 WIB
IHPS I/2022

BPK Sebut Insentif Pajak Rp15,3 Triliun Belum Dikelola secara Memadai