SESI pertemuan pertama intensive course bertajuk Comprehensive Transfer Pricing (Batch 33) digelar setelah Lebaran, tepatnya pada Sabtu, 28 Maret 2026. Jika ingin mengikuti program ini untuk belajar transfer pricing secara komprehensif, segera daftar lewat situs web DDTC Academy.
Intensive course pada batch kali ini dilaksanakan secara tatap muka (offline) di Menara DDTC. Dengan demikian, interaksi dengan pemateri ataupun peserta lainnya dapat dilakukan secara langsung pada 4 sesi pertemuan (setiap Sabtu pada 28 Maret–25 April 2026, pukul 09.30–15.30 WIB).
Dengan adanya kesempatan interaksi secara langsung, harapannya ada pengayaan materi transfer pricing, termasuk dari pengalaman praktik. Apalagi, transaksi intragrup dalam suatu grup usaha sudah sering dijalankan untuk efektivitas dan efisiensi pemanfaatan sumber daya.
Contoh transaksi intragrup yang dijalankan antara lain transaksi jasa, transaksi terkait penggunaan atau hak menggunakan harta tidak berwujud, transaksi keuangan, transaksi pengalihan harta, restrukturisasi usaha, dan kesepakatan kontribusi biaya.
Selain sesi pertemuan pembahasan materi, akan ada 1 sesi ujian akhir (Sabtu, 9 Mei 2026, pukul 09.00-12.00 WIB). Peserta yang memperoleh nilai minimal 65 dari 100 akan mendapatkan certificate of excellence in transfer pricing – intermediate level.
Sertifikat ini menjadi bukti bahwa peserta telah memahami konsep dan penerapan transfer pricing. Selain itu, 5 peserta dengan nilai tertinggi dalam ujian akan mendapat buku DDTC berjudul Transfer Pricing: Ide, Strategi, dan Panduan Praktis dalam Perspektif Pajak Internasional (Edisi Kedua - Vol 2).
Buku tersebut membahas secara sistematis gambaran lengkap, terkini, dan mendalam mengenai persoalan transfer pricing atas skema transaksi khusus, strategi perusahaan dalam transfer pricing, serta aspek prosedural dan hukum dari transfer pricing.

Seperti diketahui, pemahaman mengenai transfer pricing kian dibutuhkan. Apalagi, isu transfer pricing masih menjadi sorotan dalam pengawasan pajak. Dalam konteks Indonesia, pengawasan terhadap wajib pajak grup dan transaksi afiliasi juga masih menjadi prioritas otoritas pajak.
Perlu dicermati, pengawasan dari otoritas juga bisa berlanjut ke level pemeriksaan. Seperti diketahui, era baru pemeriksaan pajak pascaberlakunya PMK 15/2025 turut memuat penyesuaian proses menyangkut aspek transfer pricing dan wajib pajak grup.
Faktanya, jumlah wajib pajak secara umum yang diperiksa cenderung naik sejak 2022 hingga 2024. Pada periode tersebut, rasio cakupan pemeriksaan (audit coverage ratio/ACR) berada di kisaran 0,83% hingga 1,00% (masih ada potensi optimalisasi dari otoritas).
Jika pada akhirnya masih ada perbedaan penerapan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha (PKKU) antara otoritas dan wajib pajak, ada risiko sengketa. Simak pula ‘Ada Risiko Sengketa Pajak, Pilih Metode Transfer Pricing yang Tepat’.
Jadi, tunggu apa lagi? Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar tentang transfer pricing secara komprehensif! Amankan kursi Anda dengan mendaftar di situs web DDTC Academy karena kelas akan segera dimulai. Jangan sampai terlewat batch kali ini.
Belajar transfer pricing di DDTC Academy adalah pilihan tepat. Hal ini dikarenakan, DDTC kembali mempertahankan posisi tier 1 konsultan pajak transfer pricing 2026 di Indonesia berdasarkan peringkat yang dirilis oleh International Tax Review (ITR), Inggris.
Seluruh materi akan dibawakan oleh para profesional DDTC yang sebagian besar telah bersertifikasi transfer pricing dari Chartered Institute of Taxation (CIOT), Inggris. Beberapa di antaranya bahkan telah menyandang gelar Advanced Diploma in International Taxation (ADIT).
Para pemateri dalam course ini juga berpengalaman dalam menangani berbagai permasalahan dalam transfer pricing. Pengalaman praktis ini memastikan setiap materi relevan dengan tantangan yang dihadapi dalam praktik sehari-hari. Oleh karena itu, pemateri juga akan membahas landmark case law di tiap sesi pelatihan.
Jika ada kesulitan melakukan pendaftaran melalui situs web DDTC Academy, hubungi WhatsApp Hotline DDTC Academy 0812-8393-5151 (Minda), email [email protected], atau melalui akun Instagram DDTC Academy (@ddtcacademy).
Anda juga dapat melihat berbagai program yang akan diselenggarakan oleh DDTC Academy pada 2026 melalui booklet bertajuk Rooted, Growing & Trusted.
